
sisi lain
"benda yang di pakai anak tadi ialah, pasangan dari pedang suci ku ini" ucap Raka
seketika itu Raka memeriksa pedangnya
"aku harus memutuskan gelang itu agar dia tidak hilang dari dunia ini, kerana dia pasti akan bingung jika muncul di dunia lain" ucap Raka, dan terbang menggunakan pedang itu ke rumah Rina
Rumah Rina
saat itu Raka tiba tiba muncul di jendela kamar Rina
"permisi" ucap Raka
"wah, woy OSIS lu muncul dari mana" ucap Rina, dengan terkejut
"haa, pangeran" ucap Kubis
"pangeran" tanya Rina
Raka pun masuk ke dalam kamar Rina dan mulai berbicara dengan Rina dan Kubis
"pas, cepat pengaran putuskan gelang itu" tariak kubis
"baik harimau tolong kamu membuat lingakarannya" ucap Raka
"ketua OSIS kau bisa melihat kubis" tanya Rina
Raka tida menjawab nya dia hanya fokus kepada tujuannya untuk memutuskan gelang di tangan Rina
"wah wah di kacangin lagi gue" ucap Rina dengan sebal
"cepat sarahkan tanganmu" ucap Raka, dan Rina mengulurkan tangannya ke Raka
Raka pun mulai membaca mentara nya dan
mulai memutuskan gelang itu dengan menggunakan
__ADS_1
pedang suci itu, dan akhirnya terlepas
"wah lepas yess gue aman" ucap Rina dengan bahagia. dan saat itu Raka ingin pulang tetapi kaka Rina masuk ke dalam kamar Rina
"waduh suara langkah kaki abang gue" ucap Rina
"sembunyi cepat" ucap Rina mencari tempat untuk Raka bersembunyi.
dan Raka bersembunyi di bawah kasur Rina, dan kaka nya masuk ke dalam Rina
"rin abang mau ambil headpone, ketinggalan tadi di kamar kamu" ucap kaka Rina
"haa ini ini, cepat abang keluar" ucap Rina
"ngak abang mau. " ucap kaka Rina seketika berhenti berbicara, karena melihat wajah Rina yang menakutkan
"aku kecium bau mematikan abang keluar ya" ucap kaka Rina keluar dengan ketakutan
Raka pun keluar dari bawah kasur dan dan meloncat dari jendela dan kembali ke rumah nya
"wah ngak mati tuh anak" ucap Rina yang terkejut kerana melihat Raka loncat dari jendela
Rina* datang terlambat lagi ke sekolah, saat di depan gerbang, ia bingung kerena tida ada yang berjaga di gerbang, dan dia melihat jam di tangannya 07:25
"eh bukanya ini udah telat ya kenapa pak satpam kaga ada ya" tanya rina
dan Rina masi bertanya tanya tentang kejadian malam hari itu
"hmm gelang gue putus, dan pedang OSIS tadi kaga, berarti dia akan muncul ya di zaman dulu nanti" ucap rina
"dia sudah biasa kerana dia adalah pengaran" ucap kubis yang tiba tiba muncul di samping rina
"ya!! kubis kaget gue" teriak rina
"kubis kau ini udah berapa tahun si, pasti baru 6 bulan ya" ucap rina
"6 bulan apaan coba, gue udah hampir hidup selama 2.000 tahun tau ngak" ucap kubis
"2.000 tahun kenapa lu wujudnya kecil coba" tanya Rina
__ADS_1
"ah itu, woy lu udah mau terlambat masuk no masuk" ucap kubis.
"astaga kenapa bisa lupa bah ni" ucap rina bergegas masuk ke sekolah
Rina pun masuk ke dalam sekolah, dan menuju ke ruangannya, tapi dalam ruangan itu tidak siswa satupun
"eh buset, ini penghuninya di mana semua" ucap Rina
"Rin kita masuk ke kelas delapan,cepat" panggil yuli
"oh yul tungguin gue" teriak Rina
mereka berdua menuju ke ke lantai 2 dan melihat semua siswa berkumpul di Ruangan itu
"oky semua sudah kumpul, bapak ingin beri tahu sesuatu" ucap pak kepala sekolah
"eh deon ini penyampaian apa ya" tanya yuli kepada deon
"eh mana gue tau" ucap Deon
"eh lu kan anaknya" ucap Yuli
"yuli deon kalian berdua diam" panggil pak kepala sekolah.
"eh maaf pak" ucap deon
"anak anak mulai hari ini saya memberikan kalian libur selama 5 hari ya" ucap kepala sekolah
"ya libur wuhu libur juga" ucap Rina, dan melihat ke arah Raka,
"Raka gue harus bertanya sebentar"ucap Rina
" oky sekarang kalian bermain lah kerana kita tidak belajar, bapak pergi dulu"ucap kepala sekolah
saat itu Rina langsung menuju ke Raka, tetapi citra udah sampai duluan
"hay Raka" ucap citra
"ya elah telat gue, kenapa si kutu busuk itu harus muncul di saat penting gini" ucap Rina seketika berbalik dan keluar dari ruangan
__ADS_1