
saat Rina ingin masuk ke dalam rumah Ulis tiba tiba Raka menarik tangannya
"eh apaan bah ni lepas ngak" ucap Rina
"tolong serahkan busur panah mu" sahut Raka
"oh tidak bisa ini sudah menjadi milik ku maaf dah gue masuk dulu" ucap Rina masuk ke rumah Ulis
"haduhai anak ini" ucap Raka menggelengkan kepalanya.
kemudian mereka masuk ke dalam rumah Ulis.
"wah rumah apaan bah" ucap Rina terkejut melihat rumah Ulis
"wah ini semua teman teman Ulis ya" ucap ayah Ulis
"hmm sejak kapan Ulis mempunyai kedua orang tua bukanya dia dari alam lain, ini sangat membingungkan " ucap Yuli
"iyh, permisi maaf jika kami datang tiba tiba" ucap amel
"astaga Ulis kamu tida bilang pada ibu jika teman teman mu datang ke rumah ya, kalau ibu tau ibu akan membuatkan kalian kue tadi" ucap ibu Ulis
"tida perlu tanta" sahut Rina
"ya sudah tunggu ya ibu ambilin kalian minum ya" ucap ibu Ulis
"iyh maaf Tanta jika merepotkan" ucap Rina
"tidak kok kalian tenang saja" sahut ayah Ulis
beberapa menit kemudian ibu Ulis datang membawakan jus segar
"ayo silahkan di minum" ucap ibu Ulis
__ADS_1
"makasi Tanta" ucap yuli
mereka pun minum jus itu, beberapa menit kemudian
"baiklah aku akan membersihkan kamarku, dan mebereskan semua barang barang ku" ucap Ulis
"kami akan membantumu Ulis " ucap Rina
"bagus ayok" ucap Ulis
"paman apakah ada yang bisa kami bantu" ucap Adit
"ada, baiklah kalian ikut paman" ucap ayah Ulis
beberapa jam mereka membantu kemudian Rina dan yang kalian pulang
"terimakasih kalian sudah membantu ku ya" ucap Ulis
"dan juga Terima kasih sudah membantu kami" ucap kedua orang tua Ulis
beberapa menit kemudian, Kaivan, Adit, amel, dan juga citra. jalan lebih awal dari mereka berempat
.saat itu Raka Deon kubis yuli dan juga Rina berbincang di jalan.
"kalian merasa aneh tida di rumah Ulis tadi" ucap Yuli
"tida aku tida merasa ada yang aneh" sahut Rina
"bukan itu, bukanya Ulis dari dunia lain, dan dia juga tida mempunyai orang tua kan di dunia itu, tapi mengapa di dunia ini tiba tiba ada ya, sangat aneh" ucap Yuli
"yap itu juga benar, aku juga merasa begitu" sahut deon
"hey apa yang kalian katakan Ulis adalah anak baik, mungkin saja ia memang mempunyai orang tua di dunia alam itu" ucap Rina
__ADS_1
"seperti Raka juga, Raka mempunyai ayah di dunia ini dan juga dia mempunyai ayah di alamnya, mungkin Ulis juga begitu" ucap Rina
"tapi aku dan Raka juga saat ingin masuk ke Rumah Ulis kami merasah aneh" ucap Kubis
"kalian jangan bercanda sudahlah aku pulang duluan" ucap Rina berjalan cepat
"Raka mengapa kau tida membantu kami" ucap Deon
"hmm percuma saja dia sudah terlalu dekat dengan Ulis jika kita membuatnya menjauh dari Ulis itu sangat susah sebaiknya kita diam saja" ucap Raka
"oh yah, yuli ku mohon bantuanmu kau tolong perhatikan gerak gerik Ulis terhadap Rina ya" ucap kubis
"baik" sahut Yuli
keesokan harinya, sekolah.
"hay Ulis" ucap Rina
"baik ini waktu yang tepat" ucap Yuli. saat itu yuli mendengar Rina dan Ulis berbincang tiba tiba guru mereka datang dan mengagetkan Yuli
"bom," teriak guru itu di telinga yuli
"uwaaaa" tarika Yuli, seketika terjatuh di hadapan Ulis dan Rina
"Yuli, kenapa kau" ucap Rina
"haa AHAHAHAHAHAHA, bukan apa apa aku hanya" ucap yuli, seketika di hentikan oleh guru
"sudahlah kalian duduklah di tempat kalian, yuli kamu juga duduk di tempatmu" ucap guru itu
"baik Pak" jawab Ulis
jam pelajaran pun berlangsung. jam istirahat
__ADS_1
"haa ya ampun memalukan sekali" ucap Yuli melihat Ulis dan Rina berjalan bersama, saat itu Yuli melihat gelang yang di pakai oleh Ulis, lalu ia memfoto nya dan mengirimnya kepada Kubis, Raka dan Deon.
"gelang apa yang di pakainya, sudahlah yang terpenting aku sudah memfoto nya" ucap Yuli, dan berlari menuju Ulis dan Rina.