
kemudian mereka keluar dari Mall tersebut,
tetapi kondisi Rina dan Yuli belum sadarkan diri
"Rina yuli bangunlah" ucap Deon mencubit pipi Yuli
"deon mengapa kau mencubit pipi anak itu? " tanya Raka
"ya soalnya gemoy si.. " ucap Deon
sesaat kemudian Rina terbangun
"hoam... tidurku nyenyak bangat dah, Eng? kenapa banyak orang di sini, astaga woy ada apa ni Yuli astaga kau pingsan bangun woy bangun" panggil Rina dengan terkejut melihat banyak orang
"kamu sudah sadar, tadi kamu pingsan" ucap Deon
"pingsan?HAHAHA mana ada seorang Rina bisa pingsan gue hanya tidur tadi bah" ucap Rina dengan tertawa
"umm, aduh badan ku sakit" ucap Yuli terbangun
"YULI!!! bangun juga kau ha cepat bah kita pergi yo" ucap Rina menarik tangan Yuli
"woy woy tunggu lah. aku kan masi kesakitan" sahut Yuli
"yah lemah kali kau bah" jawab Rina, langsung duduk kembali
"ah, bagaimana jika kalian berdua numpang di mobil kita, bisa kan Raka" ucap deon, Raka menjawab dengan menganggukkan kepala nya
"Boleh, ya yok lah gas" ucap Rina bergegas jalan ke mobil Raka
"Rina kamu tau mana mobil Raka" ucap Yuli
__ADS_1
"ya..... ngak tau lah''''emang yang mana sih" ucap Rina dengan merasa agak malu
"itu mobil kita yang warna biru" ucap deon
"ayo masuk" panggil Deon
kemudian Raka pun menyetir, Rina dan Yuli tertidur pulas di dalam mobil , tidak lama Raka menyetir ia mulai merasakan bahwa ada energi yang akan membawa mereka ke Zaman lain
"cilaka kenapa harus panggil sekarang, aku masi bersama teman teman ku, ku mohon jangan dulu" ucap dalam hati Raka
"bro... ini kenapa ya kok jalanan di depan gelap si padahal ini masi pagi" ucap deon dengan dengan bingung
saat itu Rina tertidur dan yuli juga tapi yuli terbangun dan melihat di sekitarnya menjadi gelap,lalu ia mencoba membangunkan Rina yang tertidur pulas.
"Rin, bangun Rin cepat" ucap Yuli, menggoyang goyang kan Rina, tapi Rina tidak terbangun
tiba tiba mobil mereka tidak terkendali dan menghilang di jalan secara Tiba tiba, lalu berputar putar dalam portal
"KYIAAA" teriak deon
"astaga aku tidak bisa mengontrol, SEMUANYA PEGANGAN YANG ERAT.... " teriak Raka
"apa yang terjadi,mana Rina belum bangun lagi woy Rina" ucap Yuli yang penuh keringatan
lalu mobil mereka jatuh ke tanah yang sangat tandus, tidak terdapat air atau tumbuhan subur lainnya, hanya terdapat pohon yang tersisa ranting saja.
Bakkkk
"haa... apakah kita selamat" ucap Yuli
__ADS_1
"yah kita aman ayo kita keluar" ucap deon keluar dari mobil
"apa ini tahan tandus, yang benar saja" ucap Yuli kebingungan.
kemudian Rina terbangun
"haa... pagi cerah, eh buset di mana kita apa ini kenapa semua tanah yang kering woy,ngak ada air mati lah kita" ucap Rina melihat sekeliling
"Yah,, ini benar terjadi, sebaiknya aku mengajak mereka ke desa terpensil di sini" ucap Raka mengajak teman teman nya ke desa tersebut
"Semuannya kalian Ikut aku" panggil Raka
"tungguin kita Rak" panggil deon
"mau ke mana..?? " tanya Rina
"ngak usah banyak nanya" jawab deon
"hmmm " ucap bersamaan yuli dan Rina
mereka berjalan sudah sangat lama tapi belum menemukan tumbuhan atau mahluk hidup pun di sana
"woy udah berjam jam ni, Haa biar pun kaktus bah ngak mampu tinggal di sini woy, mana gue haus" ucap Rina berbaring di tanah
"eh bentar gue bingun nih, kenapa cuacanya gelap nya, tapi rasa nya panas, " tanya Rina
"sudahlah Rina ayo lanjutkan perjalanan " ucap Yuli
Yuli mengulurkan tangannya dan menjaga Rina unjuk semangat berjalan
"ayo Rina kita harus semangat" ucap Yuli membuat semangat Rina
__ADS_1
"hmm yah ayo" jawab Rina,memegang tangan Yuli. Raka dan Deon yang melihat itu mereka terseyum melihat mereka berdua. kemudian mereka melanjutkan perjalanan