
Adipun penasaran,lalu dia dengan perlahan, berjalan menuju Ke depan pintu Rumah Icha, ketika dia Intip perlahan dari Jendela,nampak Icha sedang ngobrol dengan seorang laki-laki Yang terlihat lebih Tua darinya. Adipun terus memperhatikan mereka berdua. tidak lama setelah itu, Terlihat laki-laki itu seperti merayu Icha. perlahan terlihat, Tangan laki-laki tersebut meraih Rambut Icha,dan mengelusnya dengan lembut seraya mengajak sesuatu Kepada Icha. "Sudahlah Kamu tenang saja,mama papa sama Adek kamu kan lagi ke Jogja,Jadi tidak ada siapa-siapa di sini cuma aku dan kamu saja" kata laki-laki itu kepada Icha.
"Om apa apaan sih, sadar Om..!! jawab Icha dengan nada Marah.dengan Paksa, dan mendorong Icha hingga terjatuh ke Atas Sofa. dan lalu menutup dan mengunci pintu Rumah Icha.. kemudian, Menampar Icha dengan keras.. "Kurang ajar kamu ya,...?? berani kamu melawan..!!!! Kata laki-laki tersebut. dengan Posisi Icha Akan Di Perkosa, Adipun Bergegas Ingin masuk untuk menyelamatkan Kekasihnya itu. Lalu Adi mendorong gagang pintu Rumah Icha, Di ongkek ongkek,Di tendang, sambil lalu di dorong. Namun Anehnya, Seperti Tidak Ada Respon sama sekali dari Icha maupun laki-laki tersebut. seolah tidak mendengar suara pintu yang Adi gedor gedor. Terlihat laki-laki itupun masih tetap Ingin memperkosa Icha.
Dan Tiba-tiba saja, ..!??? "Woy brengsek Lo Di.. Lu tidur ngapain Pecicilan, Dorong-dorong gue jatoh nih...
Di, Adi....!! sadar woy,...!! Lo mimpi apaan...???!!
Sontak Adipun Terbangun dari Tidur dan mimpi Buruknya. Ternyata,yang dia pukul yang dia Dorong Bukanlah pintu, melainkan Wahid yang saat itu Tidur di Sampingnya.
"kenapa Hid.. ??? tanya Adi. "Lu Dorong-dorong gue sambil teriak-teriak barusan, memangnya mimpi apa kamu sih,sampai kayak Gitu...?? jawab Wahid
"enggak ko, Engga mimpi apa-apa.. sahut Adi dengan wajah yang masih memerah terbawa Mimpi buruknya. sementara jam sudah menunjukkan pukul 5 pagi.
Lalu Adipun langsung pergi ke kamar mandi. Adipun mandi. Sementara Wahid melanjutkan tidurnya lagi karena masih belum puas.
Di saat yang bersamaan,Avan yang masih terbaring tanpa Busana bersama Ayu kekasihnya di kamar hotelpun terbangun, Lalu diapun ke kamar mandi untuk kencing. seusai dari kamar mandi, dia kembali ke Ranjang. dan melihat ayu yang masih Tidak berbusana Sama sekali, Avanpun perlahan membuka dan merentangkan kedua kaki Ayu. Lalu mencoba Memasukkan Senjata Andalannya ke arah ******** Ayu. Ayupun merasakanya. Dan Ayu terbangun langsung meraih Punggung Avan dan memeluknya Erat-erat. Sambil sesekali merintih keenakan. Sementara Avan terus menarik Ulur Senjatanya dari dalam ******** Ayu. Hingga mereka masing-masing menemui titik Puncak Kenikmatanya. Setelah puas, merekapun langsung kembali berpelukan dan kembali Tidur.
Sementara Itu,sudah pukul Jam 6 pagi. Adi bersama kawan kawanya yang lainpun, Bersiap seperti biasa, Beres-beres barang dagangan mereka ,dan ada juga yang memeriksa keadaan gerobak masing-masing.Setelah Di rasa semua beres,maka Tibalah Saatnya Jalan ke Arah Masing-masing seperti hari-hari biasanya. Waktupun menunjukkan pukul setengah sembilan pagi. Hari itu Adi dengan semangat penuh Menggayuh gerobaknya. dengan di selimuti Rasa penasaran, dan Mimpi buruknya tadi pagi,ingin rasanya segera Cepat sore hingga tiba waktunya Menemui Icha kekasihnya, dan Segera menanyakan tentang kejadian Semalam Di mall.
Adipun Menyatroni seluruh tempatnya biasa berjualan dengan Semangat. gang demi gang, jalan demi jalan, .. Agar Supaya terasa cepat sore dan segera menemui kekasihnya.
Hingga tidak terasa,saat itupun tiba. Sore itu Dan Sudah hampir mulai Mahgrib,Adi langsung bergegas menuju ke rumah ceweknya.
__ADS_1
Sesampainya di sana, Seperti biasa, Icha menyambut Adi dengan senyum
Manisnya. Merekapun duduk di tempat biasa mereka Berpacu dalam Nafsu. yaitu Sofa kesukaan Icha.
"Sayang,.. Aku mau Nanya nih sama kamu,...Kata Adi.
"ya nanya aja sih sayang,ada apa ... sahut Icha.
"tapi kamu janji jangan marah dan pernah tinggalkan aku.. Sahut Adi.
"Iya sayang,Aku janji."" sahut Icha.
"kenapa semalem kamu waktu di mall pura-pura enggak kenal sama aku...?? tanya Adi.Ichapun bengong sejenak,sambil menatap ke Arah Adi dengan mimik muka keheranan.
"sumpah kamu enggak ke Mall...?? tanya Adi meyakinkan.
"Sumpah demi apapun!!...sahut Icha sambil mengangkat kedua jari nya.
"ya sudah aku percaya deh sekarang.. sahut Adi tenang.
"emangnya kenapa sih,heran dech...
kata Icha "jadi gini, semalem kan aku habis benerin handphone,terus aku iseng kan nyari nyari baju,Eh tiba-tiba aku tabrakan punggung sama seseorang, pas aku noleh,Eh aku kaget ,kenapa,...?? karena itu mukanya mirip banget,eh bukan mirip sama persis sama kamu tau enggak si. "terus pas aku tanya,kamu Icha kan.. ?? Lalu dia jawab,Aku Acha,bukan Icha.. papar Adi bercerita.
__ADS_1
mendengar perkataan Adi, Ichapun terdiam dan terlihat mukanya Agak sedih. "ooooohhh....? itu doang...? kirain apaan. jawab Icha Dengan santainya. Tapi kamu enggak ajak dia kenalan kan,engga ajak dia makan kan, enggak ajak dia tidur kan...?? sahut Icha sambil merenggut cemburu.
'apaan sih kamu,ya enggak lah.. terus aku malu langsung pergi terus pulang aja.. Sahut Adi. " dan lagi, malem Aku mimpi ke sini. dalam mimpi aku,kamu hendak di celakai sama Orang sayang, Aku takut banget,mau tolongin kamu tapi seolah aku tak berdaya. aku takut ada apa apa sama kamu... papar Adi menceritakan tentang mimpinya.
"apaan sih sayang,Cuma mimpi. itu bunganya orang Tidur. Jawab Icha dengan senyum.
dan setelah Adi menceritakan semuanya, Seperti biasa,tapi kali ini mereka hanya berciuman bibir saja ,tanpa saling menyentuh anggota tubuh yang lainya. dan Adi pun merasa agak lega. lalu Adipun berpamitan dan kembali pulang Ke basecamp nya. Sementara itu, terlihat Acha dan Ibunya sedang ngobrol di Ruang tengah.
"Ma..kemaren aku kan ke Mall, Dan enggak sengaja, menabrak seseorang cowok,lumayan ganteng si.. kata Acha.
"he'em... Terus...sahut Ibu "ya terus kami saling bertatap muka kan, dan diapun kayak sok Akrab.
dan lalu dia bilang Ma. Gini bilangnya.
"KAMU Ichakan...!! ya aku jawab dong,aku Acha bukan Icha.. terus nanya-nanya dan sok akrab gitu deh.. tapi tidak lama dianya langsung pergi ,..aku cariin Juga enggak ketemu."
dan mendengar kata-kata dan cerita Dari Icha, Ibu indahpun tertunduk diam.
dalam hatinya.."Apakah benar Anaku masih Hidup ..?? gumamnya dalam hati.
"ah.. paling mungkin cuma kebetulan aja kali. sahut mamanya Acha,.."
"ya mudah-mudahan sih gitu" sahut Acha. Setelah puas cerita sana sini, hingga tidak terasa waktu mulai beranjak malam, merekapun masuk ke kamar masing-masing.
__ADS_1