
Di dalam Hati Acha, sebenarnya dia masih ingin ngobrol banyak dengan Adi, Namun apa mau di kata, Waktu yang sudah tidak memungkinkan untuk mereka berdua. Entah apa yang di rasakan oleh Achapun Agak sedikit Aneh. Dia sangat Nyaman Rasanya berdekatan dengan Adi.Namun Dia Sadar, Adi sudah memiliki seorang pacar. Tapi Dia juga merasa sudah agak sedikit memiliki Gambaran untuk membuka Tabir siapa sebenarnya Icha pacar Adi tersebut,Apakah benar-benar Kaka Acha Atau bukan. Kerana Acha sekarang sudah mendapatkan nomer hp Adi. jadi dia bisa menghubungi Adi kapanpun.Pikirnya dalam Hati. Achapun tiba di tempat Camp, Mereka Semuapun melepaskan lelah dan istirahat sejenak. sebelum Akhirnya Mereka berkemas Dan turun Gunung.
"Gimana Cha hasil wawancaranya ...?? tanya Putri pada Acha.
"Ih wawancara apaan, emangnya gue reporter televisi...ujar Acha sambil Tertawa-tawa Ala perempuan.
Agak sedikit Aneh sih,.. jawab Acha.
"Maksud Lo aneh Gimana..?? sahut Putri.
"Ya aneh, biasanya kan namanya cowok atau cewek,kalau punya pasangan kan pasti punya Foto nya kan..?? tapi Dia enggak ada sama sekali.. katanya emang gak suka selfie ceweknya.. udah gitu, katanya Si Icha ini punya Adik juga perempuan masih sekolah SD"....Papar Acha menceritakan pembicaraanya waktu bersama Adi di puncak.
"Berarti,kalau dia punya Adik,itu artinya bukan Kaka kamu dong...?? sahut Putri.
"Ya itulah, tapi,aku masih tetap penasaran put,... kata Acha bernada Sedih.
"Ya sudah sabar Aja Cha,. Kalau memang itu bener Kaka kamu,aku yakin ko,pasti akan berkumpul kembali Sama kamu dan mama kamu.. Sahut Putri menenangkan sambil memegang kedua tangan Acha.
"Besok Atau Lusa, mungkin aku akan ketempat Mas Adi,.. biar aku gak penasaran lagi,aku pengin ketemu sama Ceweknya itu,.. Kata Acha.
"emangnya kamu Udah tanya Alamat nya..?? Sahut Putri.
"Gak sih.. tapi,Aku punya nomer mas Adi. Jadi aku bisa hubungi dia kapan Aja kalau Ada waktu.
"cerdas...!!! Ok lah,pokoknya,aku selalu berdoa yang terbaik Buat kawan sejati ku ini yang cantik buanget..?? Sahut Putri sambil meledek Acha, agar melupakan kesedihannya tatkala Acha teringat akan Kakanya.
__ADS_1
Dan setelah itu,karena waktu sudah beranjak siang, Anton segera memerintahkan kepada seluruh anggota agar semua beres-beres persiapan packing dan lain-lain untuk segera berjalan menuruni Gunung. Acha dan putri dan seluruh anggotapun sibuk merapikan barang-barang mereka masing-masing. sampai Akhirnya beres, dan semua telah siap untuk jalan. Kembali Urutan Jalanpun di samakan dengan Posisi Naik kemaren. Dan terlihat selangkah demi selangkah, mereka mulai menuruni jalur. kelak kelok naik turun. sesekali merekapun harus berhadapan dengan jalur yang terjal.
Sementara itu Adi dan Kawan-kawan, mereka nampak nya tidak Sadar bahwa waktu sudah siang. kisaran Jam setengah 11 siang. Di sinilah suasana yang tadinya bergembira Ria,seketika berubah Menjadi terasa menakutkan buat mereka. Bagaimana tidak, Dalam sekejab itu, yang mereka tadinya merasa masih banyak pendaki lain yang masih berada di puncak,tanpa mereka sadari, Kini hanya tersisa mereka berlima..
"Loh..kok sepi coy.. Kata Adi yang membuat semuanya pun tersadar. Merekapun clingak clinguk melempar pandangan mereka ke berbagai penjuru. namun Tidak satupun dari mereka yang melihat ada pendaki yang lain. mereka pun Agak bingung dengan fenomena itu..
"Iya kok aneh ya, kayaknya barusan masih Rame kenapa sekarang gak ada orang...?? sahut Avan dan juga 3 lainya.
"Coba lihat hp jam berapa...? tanya Wahid.
"Astaghfirullah,.. kok udah jam 10...!!!! teriak Mu'min yang kala itu melihat ke Arah hp nya. Mereka merasakan Seolah Pindah ke dimensi lain dalam sekejap. di sekeliling mereka Sudah penuh Dengan kabut tebal,hingga pandangan mereka hanya berjarak sekitar 5 meter kedepan. karena memang peraturan di gunung itu,setiap pendaki harus turun di bawah jam 10 siang,jika tidak,maka nyawalah taruhanya, di samping Awan yang sudah turun, mengingat juga jalurnya yang teramat terjal.karena banyak sudah pendaki yang hilang di gunung tersebut di karenakan tersesat dan banyak juga korban jatuh karena terbatasnya pandangan mata, dan juga banyak jurang-jurang yang terjal. dan dalam kebimbangan itu, Mereka Berlima Berkumpul dan membaca Do,a bersama.
Ok tenang, semua tidak Usah panik ya." Kata mukmin menenangkan mereka. "Satu poin, kita jangan sampai pisah"..
dan merekapun berusaha untuk menenangkan diri mereka masing-masing. Setelah berdoa bersama, lalu beranjak dan mulai menelusuri jalur ke Arah Camp. suasana yang tadinya cerah, seketika berubah menjadi Sebuah Kumpulan Kabut dan Awan hitam.Menutupi seluruh permukaan Puncak Gunung.
Adi di depan, Lalu Avan, Wahid, mukmin dan di susul kemudian oleh Topik. ketika sedang Susah-susahnya mencari Jalur, Tiba tiba dari Arah belakang mereka di kejutkan oleh suara pekikan topik.
"Aduh....!!! Astaghfirullahala'dhimm.. toloooonngg...!! Teriak topik dari arah belakang. Langsung semua bergegas menuju arah suara Topik. Terlihat disana topik terjatuh dengan posisi tubuhnya tengkurap.
"Astaghfirullah...!! Lu kenapa Pik...!?? Teriak Avan. Lalu Avan mencoba membantu topik untuk bangun.
"Lu ada-ada aja sih PIK...??!! Astaghfirullah.. kata Wahid. Dan terlihat Avan yang sedang membantu topik untuk berdiri, dan anehnya, Tubuh topik terasa berat banget, Hingga Avan tidak mampu untuk mengangkat tubuh topik.
"Eh ini tolong bantuin,..kok berat "Pik, apa yang lu rasain..?? Tanya Mukmin..
__ADS_1
"Gue gak rasa apa-apa,cuma berat aja gak bisa gerak.. tadi seperti ada yang nyangkut di kaki gue,terus langsung jatuh kayak gini.
"asatagfirulloh.. sahut Mukmin.
DI tengah suasana yang semakin kacau, Tiba-tiba Terdengar suara Auman Seperti Harimau dari Arah belakang mereka. Di balik semak belukar, yang tidak bisa terlihat karena tebalnya kabut saat itu.
"Astaghfirullahala'dhimm... Ya Allah ...Teriak Wahid,
Merekapun merapat kan barisan, dan meraih apapun yang bisa untuk di jadikan alat pelindung diri,mana kala harimau itu benar-benar muncul ke arah mereka. Namun,lama kelamaan suara itupun semakin menjauh, terus mengaum terus menjauh,hingga akhirnya suara itupun hilang di telan Tebalnya kabut.
Dan merekapun Agak sedikit merasa lega. baru saja merasakan agak lega, tiba-tiba Angin kencang datang meliup liup suara angin yang menerpa dedaunan dan pohon di atas Gunung
"Asatagfirulloh, asatagfirulloh,.. Ada apa lagi ini Min... Bisik Adi ke arah Mukmin..
"Sudah-sudah tidak usah pada panik, tenangkan hati dan pikiran kalian, sekarang fokus ke Arah topik.. Seru mukmin mencoba untuk menenangkan suasana itu.
"Sekarang kalian duduk bersila mengitari Topik... seru Mukmin.
lalu mereka berempatpun 5 berikut Mukmin, duduk bersila mengitari Topik yang masih dalam keadaan kondisi tengkurap. lalu terlihat mukmin duduk bersila, dengan posisi kedua tangannya di letakkan di atas paha,dengan posisi telapak tangan menadah ke Atas layaknya orang yang sedang berdoa.
"Kalian baca apa saja yang Kalian Bisa' dan lu pik,ikut juga berdoa... Seru Mukmin.
Lalu Mukmin menundukkan kepalanya, dan terlihat bibir nya komat Kamit membaca doa.
Dan tiba-tiba ke Anehanpun terjadi, Sesaat setelah itu, tiba-tiba muncul sosok hitam tinggi,..Dengan kedua matanya yang menyala merah, tanduknya hampir menyentuh tanah dan Taringnya yang berlumuran darah. Serta tingginya sekitar 4 meter menjulang ke Atas. Anehnya,sosok itu mampu di lihat oleh semua yang adadi situ. Tidak terkecuali Wahid. Wahid yang terkenal Penakut, Tatkala menyaksikan pemandangan tersebut,tubuhnya langsung keringat dingin dan terlihat jelas Tanganya pun gemetaran.
__ADS_1
Terlihat Mukmin membuka matanya..lalu mengambil 3 buah batu krikil yang ada di samping dia duduk. Stelah batu itu di bacakan sesuatu ,lalu Adi melempar ke Arah sosok yang duduk di atas punggung Topik.. dan tak lama kemudian, Sosok itu terbakar, dan lalu hilang bagaiaikan di telan bumi.