Ternyata Pacarku Hantu

Ternyata Pacarku Hantu
episode52


__ADS_3

"makasih Mama.. jawab Acha.


300


sementara mamanya tidak tahu kalau Acha, akan pergi menemui pamannya yang bernama Irfan, ke pabrik milik peninggalan Ayahnya di Karawang. selesai sarapan pagi, AChapun berpamitan untuk berangkat kerja,.. Acha pun bergegas meninggalkan rumahnya..


Sementara itu di tempat lain, terlihat Adi dan Affan sedang sarapan pagi di warung milik Ayu seperti biasanya.


"eh Fan,.. (Avan) lu ingat nggak sama cewek yang di gunung yang ngajak gue ngobrol.. ".. tanya Adi.


"ya ingatlah,.. Kenapa emangnya..." .. Sahut Avan.


"kalau nggak salah dulu dia ninggalin nomor HP kayaknya ya, di kertas yang dikasih sama bapak penjaga Pos basecamp.


"nomornya dulu ama siapa ya...".. lupa gue.. kata Adi


"..lah.. bukannya lu yang ngantongin, kan waktu itu diterima oleh Wahid terus dikasihin ke elu...".. jawab Avan..


"astaga gue baru ingat, ternyata kertas yang kemarin gua buang itu di celana, kirain kertas apaan, tapi emang udah lusuh habis dicuci sih.. makanya gua langsung buang.. Kata Adi


"Emangnya lu ngobrol apa aja sih sama dia..??.. tanya Avan.


"jadi dia ngaku punya saudara kembar yang hilang beberapa tahun yang lalu, namanya sama dengan nama cewek gue di komplek bawah,.. nah waktu dulu gue ketemu di mall,gua kirain dia,..cewek gue.. tahunya cewek itu.. emang mukanya sih mirip banget sama cewek gue..."".. jawab Adi


300


"oh iya ya ya gue paham... "..jawab Avan..


"ya Itu makanya,.. dia pengen ketemu sama gue, dia mau ketemu juga sama cewek gue,.gitu ceritanya.. gue jadi ngerasa bersalah buang nomor itu.. jawab Adi.


"Ya cari lagi aja di tempat sampah barangkali masih ada,... jawab Avan.


"orang tempat sampahnya kemarin udah dibawa ama tukang sampah,gua lihat.. jawab Adi.


"Ya udah salah lu deh.." jawab Avan.


saat itu pun Jam menunjukkan pukul 09.00 pagi.. seusai sarapan Mereka pun berpisah dan berjalan menuju arahnya masing-masing.


Sementara itu, Acha masih dalam perjalanan menuju Karawang. Masuklah dia ke kawasan pabrik di daerah itu. Terakhir Acha ke pabrik milik papanya Itu, ketika Acha masih sekolah SMP. Tapi memang dasar dia Anaknya cerdas, dia pun tidak mudah lupa kemana arah-arah untuk menuju pabrik tersebut. Hingga sampailah dia di pabrik yang dituju,.. sekitar pukul 10 siang..


Kemudian Achapun Masuk dan melewati Gerbang pabrik tersebut. Karena Asing melihat Mobil Yang di Bawa Oleh Acha, Achapun di hentikan Oleh Scurity setempat.


"Selamat pagi Ibu...Maaf ..'. Ibu mau nyari siapa Ya..."..? tanya Scurity.


"Ya pagi juga pak,.. Saya ingin bertemu dengan Bapak Irfannya Ada pak...??

__ADS_1


"Ohh.. ibu Udah ada janji...?? tanya Scurity.


'Gak ada si Pak,.. cuma Saya ingin ketemu Aja sama Dia.. Jawab Acha.


300


"waduh Bu, Harus Ada janji Dulu Bu,baru bisa bertemu dengan Beliau.. kata Scurity.. Dan beliau belum Dateng juga kayaknya Bu.. Imbuhnya.


"ya udah Sih, tinggal buka Aja gerbangnya Susah Amat....Kata Acha Agak Kesal karena banyak pertanyaan dari Scurity tersebut.


"Waduh,Maaf Bu, Saya tidak bisa sembarang bukain Pintu buat Tamu Bu,.. Soalnya Udah prosedur perusahaan,nanti Yang Ada Saya di Omelin Bu Sama Atasan... Jawab Scurity


"Bilangin Sama Atasan Bapak,.. Saya Keponakannya Pak Irfan...!! Kata Acha Dengan Nada keras..


"Baik Bu,Maaf dengan Ibu Siapa...?? tanya Scurity lagi."Acha.. jawab Acha ketus..


300


"ok Sebentar Bu ya.. jawab Scurity


Tersebut.


lalu security itu pun masuk ke dalam , dan terlihat sedang berunding pos, dengan temannya yang ada di dalam pos tersebut. tidak lama kemudian, security itu terlihat menelpon seseorang, selain tak bukan adalah Irfan si pemilik pabrik.


"halo Bos Selamat pagi,... Kata Scurity dengan menempelkan telepon di telinganya.


"ini Pak ada tamu, maksa masuk ke dalam pabrik... namanya Acha, katanya ingin bertemu dengan Bapak.. gimana pak,diizinin masuk apa nggak pak...?? kata security. Saja. suruh tunggu saja di ruangan saya. kata Telfon tersebut..


"Baik Pak jawab Scurity.


kemudian security itu pun membukakan pintu gerbang pabrik, untuk Acha.


Achapun masuk dan memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang dinamai Irfan.. Achapun turun dari mobilnya. Tak lama kemudian, ada security yang menghampirinya..


"Maaf Bu kalau bisa parkirnya jangan di situ,.. kata security itu.


"Kenapa emangnya...!!?? jawab Acha.


"Itu parkir khusus buat bapak Irfan.. kata security itu.


"bilangin hari ini gue yang parkir di tempat dia.. jawab Acha dengan Nada Tinggi.. "udah nggak usah banyak nanya gimana ruangannya Pak Irfan ..


security itu pun terlihat agak segan terhadap Acha. kemudian, Achapun diantarkan ke ruangan Pak Irfan.


"silakan Bu ini ruangannya,.. tunggu di sini aja ya Bu Nanti nggak lama lagi juga Pak irfannya datang.. "..

__ADS_1


"iya ..Jawab Acha singkat saja.


tak selang berapa lama Acha duduk, ada seorang wanita yang menghampirinya.


"neng Acha..betul..?? tanya wanita tersebut.


"iya,Ibu Ini siapa,dan sebagai apa di pabrik ini.. '.?? Tanya Acha.


"saya sekretarisnya Pak Irfan.. Jawab wanita tersebut.


"ohh.. kebetulan sekali. kalau Boleh saya tahu,di mana ruangan yang mengurusi bagian keuangan di pabrik ini...?? tanya Acha.


"Ada Neng di sebelah sana... wanita tersebut sambil jarinya menunjukkan sesuatu tempat.


"sudah datang orangnya...? tanya Acha.


"sudah Neng orangnya juga ada... jawab wanita itu.


"Jangan panggil saya Neng ini kan tempat kerja ibu, jadi panggil saya dengan sebutan ibu, karena di sini area kerja bukan rekreasi.. ".. kata Acha dengan nada judes.


"Iya Bu,.. maaf Bu.. jawab wanita itu pun agak gugup.


Ternyata sekretaris ini memang sudah ditelepon oleh Irfan, untuk menemani keponakannya tersebut, dan sedikit Achapun diantar ke ruangan bendahara di pabrik itu. Sesampainya di ruangan tersebut, Achapun mengintrogasi Sekertaris dan bendaharanya.


"Tolong tutup pintunya.. perintah Acha.


lalu sekretarisnya Irfan pun menutup pintu ruangan tersebut.


"saya mau nanya, tolong kalian Jawab jujur, dan tidak usah takut pada atasan kalian, (Irfan) kalau dengan pertanyaan ini kalian Jawab jujur, terus nantinya kalian terancam dipecat,.. biar Saya yang tanggung jawab.. kata Acha dengan tegas. terlihat bendahara dan sekretaris pabrik itu pun saling berpandangan..


"Saya ingin tahu laporan keuangan selama 3 bulan ini, Bagaimana akses penjualannya, Bagaimana akses pendapatan dan pengeluarannya..


"terserah siapa yang mau jawab.. Tanya Acha kepada Mereka berdua.


"baik bu.. " kata Bendahara..


"presentasi pengeluaran dan pemasukan untuk 3 bulan belakangan ini, meningkat sebesar 10% dari bulan-bulan yang lalu,.. dan khusus untuk bulan ini pun, pesanan dari klien-klien kami, lumayan membludak, karena itu kami juga terpaksa membuka kembali lowongan pekerjaan karena banyak nya pesanan... kata Bendahara menceritakan situasi dan keadaan di pabrik tersebut.


""oke stop cukup.... kata Acha. aku hanya perlu jawaban itu... dan nggak perlu rinciannya.


"Baik bu.. jawab bendahara, .. bendahara itu seumuran dengan Acha.


Sekitar 30 menit Selepas Acha sampai dan ngobrol dengan mereka di pabrik itu, Irfan pun tiba dan langsung menuju


...**Maaf ya guys ga update lagi soalnya banyak kendala...

__ADS_1


...mau tau kelanjutannya komen yang banyak supaya author nya ga maless nulis hihi** ...


__ADS_2