
Terbangun. Adi mulai
berpikir,"sebenarnya apa petunjuk dan arti mimpinya tersebut, hingga mimpi itu datang sampai tiga kali berturut-turut dengan mimpi yang sama.
Waktu pun sudah hampir mendekati waktu subuh, terdengar suara lantunan ayat-ayat suci Alquran dari beberapa masjid sudah mulai dikumandangkan,. sebagai tanda Jika waktu Sholat Subuh sudah dekat.
seperti mimpi-mimpi biasanya setelah Adi terbangun dia pun tidak lagi bisa tidur sampai menjelang pagi hari. hari pun mulai terang, seperti biasa kegiatan Mereka sehari-hari pun dilakukan seperti hari-hari sebelumnya. pasukan gerobak pun sudah mulai berjalan menuju ke lokasi dagang mereka masing-masing. Hendak mencapai kaki gunung tersebut, Icha terhentikan dan dilarang masuk ke gunung oleh penunggu kaki gunung,.. Icha diperingatkan macam-macam oleh penunggu di sana sesama jin.. karena di sana banyak juga penghuni-penghuni gaib, yang namanya gunung Iya tempat tinggal para jin. dan kebanyakan jin di Puncak Gunung,tidak suka jika ada Manusia yang membawa khodam atau jin dari tempat lain. serta Icha tidak mampu masuk ke dalam basecamp Adi. dikarenakan memang dalam rumah tersebut,sudah dikelilingi khodam-khodam milik bos pawit..yang memang Bos Pawit ini memasang pagar ghoib untuk melindungi rumah tempat usahanya.
Dan topik pun penasaran pada Mukmin, lalu topik bertanya perihal Icha.
"mimpi itu datang lagi.. Aku tuh takut terjadi sesuatu sama kamu.. pokoknya aku nggak mau kamu kenapa-napa,.. agar aku bisa jaga kamu setiap waktu, Aku pingin cepat-cepat nikahin kamu..
kata Adi sambil menatap dan menyentuh wajah Icha yang cantik.
"nggak bakalan terjadi apa-apa sama aku sayang Emangnya kamu mimpi apa lagi sih.." sahut Icha dengan lembut.
"aku tuh Ngelihat kamu mau diperkosa sama orang di tempat ini.. dan di atas sofa ini... kata Adi sambil menunjukkan sofa tempat mereka duduk.
"kamu... mimpi aja dipikirin sih.. Mimpi kan cuman bunga Tidur Sayang udahlah... nggak usah berpikir yang aneh-aneh".. jawab Icha dengan tenang.
sambil menepuk nepuk pundak Adi.
"ya udah makanya aku pengen ketemu sama orang tua kamu,.. dan aku ingin ngelamar kamu secepatnya biar aku tenang... kata Adi.
__ADS_1
"Sabar Sayang,aku kan masih kuliah,.. aku ingin nyelesaiin kuliah aku dulu baru aku mikirin nikah.. Sahut Icha..
"emang Setelah nikah udah nggak bisa kuliah,.. kan masih bisa.. jawab Adi.
"Iya aku tahu... tapi kamu sabar dulu,.. aku nggak bakal ke mana-mana kok, aku bakal setia sama kamu." jawab Icha lagi.
"mimpi itu datang sekali Mungkin aku nggak kepikiran macam-macam sayang,.. tapi udah tiga kali bayangin gimana aku nggak kuatir...".. kata Adi.
"ih bahas mimpi lagi,..udah ah...?!! aku nggak mau dengar-dengar kayak gitu lagi, Kan aku juga jadi ikutan takut sayang, Udahlah nggak usah cerita itu lagi ya...??.. jawab Icha sambil memegang wajah Adi untuk mengalihkan pembicaraan.
mendengar ucapan kekasihnya tersebut, Adi pun menurutinya.. Adi memang benar-benar sudah sayang dengan Icha.. kalau kata orang bilang sudah cinta mati dengannya. Bagaimana tidak, seorang pemuda biasa yang terlahir dari keluarga sederhana, dengan pekerjaan yang seadanya, ada gadis kaya yang mencintainya, cantik juga baik, serta memberikan segalanya Untuk Adi.. laki-laki mana yang mampu menolak perempuan seperti itu.
Singkat cerita, Adi pun sudah sedikit merasa tenang pikirannya, mendengar jawaban dari Icha. karena waktu sudah hampir setengah delapan malam, Adi pun berpamitan pada kekasihnya untuk segera pulang. lalu Adi pun beranjak pintu memisahkan mereka berdua dan tidak lupa terlihat Adi mencium kening Icha sebelum pergi meninggalkannya.
"eh kakek ketemu lagi kek,.. siapa Adi ke Kakek tersebut..
"Eh kamu Nak,.. Emangnya kamu pulang ke mana Kok lewat sini,...kata kakek tersebut..
"itu loh kek di pertigaan atas belok kiri, di kampung atas...".. jawab Adi. kakek dari mana mau ke mana malam-malam gini,..?? Tanya Adi.
"oh biasa, kakek dari tempat anak kakek yang ada di sini,.. sahut kakek tersebut.
"kakek mau es krim nggak Kayaknya masih ada satu kalau kakek mau... kata hati menawarkan es krimnya.. "udah tua gini Nak Gimana mau makan es krim,".. kakek udah nggak kuat nak,. siapa namanya...?? jawab kakek tersebut.
__ADS_1
"saya Adi kek.. sahut Adi.
"oh nak Adi Namanya.. kata kakek tersebut.
"oh ya kek ini kayaknya Saya masih punya rokok ya.. silakan kek..
sambil Adi memberikan rokok kepada kakek tersebut..
"oh terima kasih nak Adi... jawab si Kakek sambil menerima rokok dari Adi.
Adi pun merasa senang ketika bertemu kakek tersebut. Adi merasa nyaman di dekat Kakek itu. padahal Adi tidak tahu siapa dan dari mana kakek itu berasal.
"terima kasih ya nak Adi.. kata Kakak itu sambil menyodorkan rokoknya kembali kepada Adi.dan kakek itu mengambil satu batang dan langsung menyalakannya.
"Iya kek sama-sama nggak usah sungkan ya kek, anggap aja Saya cucu kakek,.. mau kan kek punya cucu kayak saya..."?? kata hati sambil melemparkan senyumannya.
"udah kek sisanya ambil aja buat kakek rokoknya buat ngerokok nanti... aku masih ada kok.. kata Adi..
"alah nak Asi ini jadi merepotkan..." sahut Si kakek..
"nggak apa-apa kek nggak repot kok,.. kan nggak berat kek... Jawab Adi. "kamu orang baik nak, suatu saat nanti kamu akan menjadi orang yang sukses, nasibmu sangat baik, tinggal kamu memperbaiki diri kamu dihadapan Sang kuasa kelak,".. di antara laki-laki di dunia ini,".. mungkin kamu salah satu orang yang paling beruntung.". jika kamu menjadi orang kaya nanti, jangan pernah melupakan Budi jasa orang-orang di sekitarmu di masa kamu sedang susah ya nak..".. kata Kakak itu sambil menasehati Adi.
"terima kasih nasehat dan doanya ya kek,..." mudah-mudahan doa kakek senantiasa mengiringi setiap langkah kakiku agar menjadi orang yang lebih baik kek....".. Jawab Adi sambil mengucapkan kata Aaamiinn...
__ADS_1
"Iya nak,.. tinggal Nak Adi tunggu saja waktu itu akan tiba.. jaga diri kamu