
TEROR HANTU GUNUNG
Di keesokan harinya, seperti biasanya Adi dan Kawan-kawan sudah Mulai mempersiapkan barang barang dagangan Mereka masing-masing.Dan setelah Semua selesai, Berangkat menuju ke arah Tujuan mereka masing-masing. satu hari itu cukup melelahkan untuk Adi dan Kawan-kawan. Karena Dagangan mereka Agak sepi tidak seperti biasanya.ya hanya sekadar Bisa masuk tabungan walau sedikit,di karenakan hari itu Cuaca agak sedikit mendung, dan sesekali hujan turun. Jadi mungkin para pecinta es krim tidak terlalu pengin di karenakan cuaca yang tidak menentu. Hingga tibalah Avan Dan Adi di tempat biasa. Di sebuah warung (warteg) yang memang setiap hari mereka pasti bertemu di situ di jam yang sudah mereka jadwalkan setiap harinya.
ADI :" eh kemaren lu pergi kemana sama Ayu, kayaknya habis asyik asyikan nih ya wkwkwkwk
Avan: "Ah lu mah apaan sih .. enggak kok hahahaha...
Adi: "Halah ... Gue juga paham.. Lu serius sama Ayu..??
Avan:." Seriuslah Coy..ngapain juga main-main.. sepi banget gue hari ini. Kalau lu gimanaa..?rame gak...??
Adi: " sama,sepilah namanya juga lagi mendung hujan gini coy ...Avan: ""Eh Di,gue tiba tiba pengin Naik gunung,.. gimana kalau Minggu depan kita muncak yuk. Kemaren Ayu juga katanya pengin ikutan muncak.
Adi: "Gue sih ayok ayok aja,yang lain pada mau apa enggak ..? Kasianlah kalau bawa cewek apalagi cuma satu ,maaf maaf kata, Kadang beban coy tau sendiri lu kayak apa jalur pendakian kan..? Masa iya di tenda lu Nemenin tidur,..? Yang ada kalian gak bisa pulang nanti malah.
Avan: "Sembarangan kalau ngomong. Ayu udah pernah Naik katanya,kalau memang mahu,dia entar ngajak temen ceweknya,Ada 2 orang cewek temen dia yang biasa Naik.
Adi:" ohh ..ya udah kalau gitu mah. Atur aja,Nanti semua kumpulin coba pada mau apa enggak. Mereka Adi,Avan, Mu'min, Wahid dan topik. Adalah kawan satu profesi Adi, dan memang mereka memiliki hobi yang sama. Yaitu mendaki Gunung. Atau bahasa kerenya, Hiking. hampir setiap 2 bulan sekali pasti mereka berlima pergi ke puncak gunung. Untuk sekadar melepas lelah dan refreshing pikiran serta melihat keindahan Alam. Dan waktu beranjak sore, Adipun seperti biasanya mampir ke tempat Icha,sekalian mau iseng Nawarin Icha untuk Ikutan Naik Gunung. Sesampainya di depan Rumah Icha,Ichapun keluar dan membukakan pintu. Lalu merekapun duduk di sofa berwarna merah tempat biasa mereka melepaskan Nafsu dan Rindu..
"Sayang gimana hari ini rame apa sepi jualannya...? Tanya Icha "Hari ini lumayan sepi say, dari pagi kan mendung,gerimis,.ujan,reda ujan lagi. Jadi mungkin bikin orang males mau keluar. Sahut Adi
"Eh iya sayang, Minggu besok aku Mau Hiking, Aku kan biasa sama temen aku naik gunung Setiap 2 bulan sekali. Kamu mau ikut apa enggak..?
__ADS_1
"Iiihh Pengin, tapi aku Ada Acara keluarga Minggu besok sayang,jadi aku enggak bisa ikutlah. Jawab Icha.
"Haduh sayang banget sih .. jawab Adi
"Ada ceweknya apa enggak..? Tanya
Icha
"Ada tiga orang
Rencananya, makanya aku pengin ajakin kamu juga.. jawab Adi "Ya gimana lagi,acaranya kamu dadakan Sih. Jadi aku enggak bisa batalin deh ke mama sama papa.. Ya lain kita muncak bareng gimana,...? Berdua berani apa gak sayang..?? Tanya Icha ngeledek Adi
"Ih...!! Siapa takut.. ayok aku mah.. jawab Adi tegas.
"Ya sudah,kalian semua hati hati ya sayang,aku enggak mau kalian,kamu terutama sayang entar kenapa-kenapa di Gunung. Aku enggak mahu kehilangan kamu.
Setelah Adi puas Ngobrol dengan gadisnya itu, diapun pamitan, lalu berjalan pulang menuju basecampnya. Hari sudah gelap selepas magrib. Sekeluarnya dari Rumah Icha, perasaan Adi sudah enggak enak. Seperti Ada sesuatu di belakangnya yang mengikutinya. Dan
sesekali dia menoleh ke belakang,namun tidak ada siapapun di belakang Adi. Adipun mempercepat laju Gerobaknya. Sesampainya di tanjakan makam ke Arah Basecamp Adi, tiba-tiba, Gerobaknya seperti berat. Diapun berhenti untuk memeriksanya. Ternyata benar saja,Ada gulungan plastik yang menggulung di antara ban gerobak Adi, Adipun mengambil dan membuka gulungan plastik itu,sambil terus matanya tengok kanan kiri karena merasa agak takut. Begitu selesai membuka plastik itu, ketika dia hendak kembali ke Sadel Gerobaknya tiba-tiba matanya terbelalak kaget..
ASTAGHFIRULLAHALA'DHIMM....!!!! NAMPAK SESOSOK HITAM DENGAN MUKA SERAM DAN TANDUK DI KEPALANYA YANG HAMPIR MENYENTUH TANAH, terlihat sedang duduk di atas Sadel gerobak miliknya. Adipun terpaku melihat sosok tersebut. Gerak pun tidak mampu, seluruh badanya merinding seakan-akan hendak melayang ke Udara. Adipun menyebut sebisa-bisanya dan mengatasi ketakutan dengan memejamkan mata ,sambil mulutnya terlihat komat Kamit membaca apa yang bisa dia baca. Sesaat kemudian, Adi perlahan membuka matanya, Ketika matanya sudah terbuka lebar,sosok itupun sudah menghilang.
langsung saja Tanpa pikir pajang,Adi mendorong Gerobaknya sekuat tenaga. Mengeluarkan jurus ontel seribunya takut kalau kalau makhluk
__ADS_1
itu muncul lagi. Hingga selamat lah dia sampai ke basecamp. Terlihat Adi memarkir gerobaknya sambil Nafas yg tidak teratur dan keringat dingi di tubuhnya.. Teman-temannya Yang melihat itupun keheranan. Lalu Adi menceritakan apa yang baru saja dia Alami. Sontak saja ceritanya malah mengundang gelak tawa Teman temannya.
"woy Lu kenapa Di,habis di kejar setan g ya...? Wkwkw tanya Avan.
"Haduh,gila Ampun mimpi apa gue semalem.. jawab Adi sambil nafas yang belum stabil.
"Ya lu lihat apaan,.. ?? Tanya Wahid
"Itu Tadi di tanjakan makam, Setan kurang kerjaan,ikut naik ke gerobak bangsat bener,..jawab Adi
"Apa yang ku lihat,tanya Mukmin.
"Tinggi besar hitam,.. serem pokonya .. jawab Adi
Itu mau bantu kamu jualan di,.. Sahut si Bos pawit yang kebetulanlewat di tengah-tengah mereka.
Dan Adipun menjadi bahan tertawa'an saat itu. Dan
Ternyata,bukan Hanya Adi yang pernah di isengin oleh hantu Itu. Yang lain Wahid Dan Mukmin pun pernah dengan kejadian yang sama.
Adipun pergi untuk membersihkan tubuhnya. Lalu kembali menemui teman-temannya untuk diskusi mengenai Acara Hiking Yang akan mereka buat.
"Gimana Min, Wahid... Sabtu besok berangkat yok.. tanya Adi pada mukmin dan Wahid.
__ADS_1
"Gas lah ayok berangkat. Gue juga udah kangen banget sama situasi tenda malam dan Sunrise di pagi hari coy.. sahut Mukmin. Dan ternyata mereka semuapun antusias untuk membuat acara hiking tersebut.
Sementara itu tanpa ada perjanjian dari siapapun,ternyata di tempat lain,