
Dari sore..?? tanya Mukmin ke Arah keluar tenda.
Lalu Putripun mendekat. " iya Tadi kami berempat sempat jalan bareng ke Arah Sana, karena ingin buang air kecil.. sahut Putri..
"Cuma memang, Ani tadi yang Pipis di bawah pohon besar itu, Aku coba untuk melarangnya,tapi dia sudah terlanjur jongkok.. Kata Acha menambahkan.
"Astaghfirullah... Sahut Mukmin sambil menghela nafas panjang..
"sudah,.. mereka sudah mengakui kesalahan mereka kan...?? jadi,kami semua di sini,tidak ada Niat untuk macam-macam,kami hanya berniat untuk sekadar menikmati Alam yang Allah ciptakan untuk bangsa Jin dan Manusia. jadi tolong,kami minta lepaskan dan maafkan lah anak ini.".. Kata mukmin ke Sosok yang merasuki Ani.
"Anak Ini kotor, Jangan sampai kotorannya tertinggal di tempat ini".. ucap sosok itu lagi.
"baik,saya pstikan tidak ada lagi yang akan mengotori tempat ini " ujar Mukmin.
Lalu, Tiba-tiba Kepala Ani mendongak ke Atas, Dan meraung kencang bagaikan suara Harimau. seluruh tubuhnya kaku,matanya melotot ke atas dan hampir semua otot di leher dan bagian yang terbuka, Terlihat mencuat dari dalam kulitnya . dan sekejab setelahnya,Terlihat bayangan belang berupa sekumpulan Seperti Asap yang lepas dari Tubuh Ani.. dan bayangan itu Hilang menembus dinding Tenda,di barengi dengan tiupan Angin yg tiba-tiba datang dan pergi dalam Sekejab. lalu Anipun Ambruk dalam sekejab itu. dengan sigap, Mukmin memapah tubuh Ani yang tiba-tiba terkulai lemas.
Alhamdulillah..." tutur Mukmin.
"Gimana mas...?? Aman...?? kata Anton selaku ketua team.. mengkhawatirkan Anggotanya tersebut.
"Alhamdulillah mas . Semua baik-baik saja. sahut Mukmin,.. Tolong ini temen-temen Ceweknya masuk, Dan gantiin seluruh pakaian Anak ini, dan bersihkan barang yang kotor dari tubuhnya.. Seru Mukmin.
Lalu Acha dan Teman-temannya pun masuk ke dalam Tenda.lalu menutupi pintu tenda, sementara teman yang laki-laki menunggu di luar tenda. kondisi Ani masih belum Juga sadar, Lalu Putri,Acha dan dua lainnya,membuka semua pakaian Ani dengan perlahan, Ketika Celana Ani di Buka,.. Achapun Terkejut, terlihat Noda Darah di ****** ***** Ani.
"Put,...?? tanya Acha
"Apaan,..?? sahut Putri.
"Ani Dateng bulan Kayaknya deh.. Kalian ada yang bawa pembalut apa enggak...?? tanya Acha.
__ADS_1
Eh aku Ada kayaknya.. sahut salah seorang dari mereka. kebetulan saat itu Ada yang bawa satu Pack pembalut, mengigat Dan Persiapan mana kala terjadi hal semacam itu. mereka berempatpun membersihkan dan mmemakaikan pembalut pada Ani. sementara Ani belum juga sadar dari pingsannya.
Itulah Gambaran, Manakala kita sedang berada di dalam hutan,atau posisi hiking naik gunung,atau dimana saja kita berada,harus selalu menjaga Etika, menjaga kelestarian Alam, menjaga ucapan, dan perbuatan-perbuatan yang berdampak tidak baik pada lingkungan yang akan kita kunjungi.dengan kata lain,ANDA SOPAN,KAMIPUN SEGAN. begitulah kira-kira slogan yang tepat untuk kita yang memiliki hobi naik gunung.
kini suasananyapun Sedikit terkendali, Dan banyak dari mereka pun sudah masuk ke dalam tenda, sementara waktu menunjukkan pukul setengah 3 dini hari. "Mas, terimakasih ya untuk semuanya,saya tidak tahu kalau tidak ada mas masnya ini,mau kayak apa jadinya.. Ujar Anton kepada Adi dan Kawan-kawan.
"Santai Aja mas, Ya beginilah sewajarnya namanya satu hobi kita harus saling bantu. sudah kewajiban sesama pendaki mas.. Sahut Mukmin. "dan misalnya nanti anak itu sadar,namun Kondisinya lemas,jangn di paksakan naik ke puncak ya mas.. imbuhnya..
"ok mas siap.. jawab Anton.
setelah situasi sudah di anggap kondusif, Adi dan 4 lainya pun kembali ke tenda, dan melanjutkan istirahat mereka. susanapun berubah menjadi hening,dan Malampun berangsur-angsur marayap menuju pagi Hari.
300
Bunyi alarm handphone dari Wahidpun, membangunkan Avan yang tidur bersebelahan dengan Wahid. melihat jam,sudah pukul setengah 5 pagi. mereka semuapun di bangunkan oleh Avan. saat itu pula mereka semua bangun, Avanpun masak Air, dan terlihat Adi sedang meracik 5 gelas plastik Kopi hitam.
"Neng Acha,...Snack yang kemaren itu masih banyak kan...?? tanya Anton pada Acha yang sedang menyiapkan sarapan pagi... "masih kok kak.. sahut Acha..
300
"Sebagai tanda terima kasih.. Anterin sebungkus deh buat tenda mas yang semalem Itu.. ujar Anton.
ohh ya.. ok Ka Nanti biar aku saja yang nganter kesana.. sahut Acha.
"oh ya putri,.. Gimana keadaan Ani,.. tanya Anton ke Putri yang tak jauh dari posisi Acha.
"Sudah sehat kayaknya,tuh...!! sambil Putri menunjuk ke Arah Ani yang sedang mencuci Muka..
"Ohh ya udah syukur lah.. Sahut Anton.
__ADS_1
sementara group Mukmin sedang melakukan Sholat subuh berjamaah, Ani yang sudah sepenuhnya Pulihpun Menghampiri tenda Adi Dan Kawan-kawan. Dengan membawakan beberapa makanan kecil, dan Acha membawa 5 gelas susu putih. melihat mereka sedang sholat, Dua Gadis inipun terharu,sambil menunggu di dekat tenda Adi.
"Idaman banget sih mereka, Ujar Ani.. sambil senyum-senyum..
"eh kamu,.. Ya udah sih kenalin aja.. Achapun menjawab dengan melirik ke Arah Ani. Anipun terlihat malu-malu sambil tersenyum.
Tak lama, mereka selesai Sholat subuh. dan keluar dari tenda di kejutkan dengan dua bidadari yang membawakan Susu untuk mereka..
"eh mbaknya.. Gimana Udah baikan...?? tanya Adi,"..Sudah Kok mas, Alhamdulillah, terima kasih ,Yang Ada aja di bawa.. hahhaha.. sahut Wahid yang tiba-tiba muncul dari dalam tenda,.. Susanapun menjadi hangat kala itu.
"Maaf masnya siapa namanya...?? sambil Acha mengulurkan k tangannya ke Arah Adi..
"ohh ya Maaf,Saya Adi.. jawab Adi sambil mengangkat kedua tanganya di depan Dada. Adi enggan bersalaman dengan Acha,karena mengingat Kesetiaanya pada Icha ,kekasih tercintanya. Achapun tersipu malu dan jadi salah tingkah dibuat nya.
"kalau enggak salah masnya....??!!
belum sampai Acha selesai bicara.. Adipun memotong pembicaraan Acha.. "Eee .. entar aja kita kalau ketemu di puncak,biar lebih enak ngobrol nya ya..!?? potong Adi Dengan Nanda lembut.
"ok deh kalau gitu.. makasih ya mas...sahut Acha..
lalu mereka Berduapun kembali ke campnya dan bersiap untuk menuju puncak.
...MEMORI DI PUNCAK GUNUNG...
Rombongan Achapun terlihat semua sudah siap untuk menuju puncak. merekapun mulai berjalan satu persatu. Sementara itu Rombongan Adi pun tak lama menyusul di belakang Rombongan Acha.
Pagi itupun semilir angin mengiringi langkah langkah kaki para pendaki, dan langit terlihat sangat cerah. hingga sempurnalah penampakan matahari terbit pagi itu.
Sementara,fajar sudah mulai menampakan wujudnya. Tibalah Rombongan Acha kepuncak gunung. disusul kemudian Adi dan Kawan-kawanpun Tiba di sana.
__ADS_1