Ternyata Suamiku Kakak Tiri Dari Pacarku

Ternyata Suamiku Kakak Tiri Dari Pacarku
Episode 16


__ADS_3

Keesokan Paginya.


Seperti biasa Andin sudah bangun pukul 04.00, selesai sholat subuh Andin pun bergegas untuk membantu ibunya memasak sarapan pagi, selesai membantu ibu membuat sarapan Andin pun masuk kedalam kamarnya untuk mandi selesai mandi dan berpakaian Andin pun menyiapkan pakaian yang akan ia bawak, setelah semuanya selesai Andin pun keluar kamarnya dan menuju meja makan untuk sarapan pagi dimana sudah ada bapak dan ibunya yang tengah menunggunya, setelah Andin duduk di kursinya bapak pun mulai berbicara.


****Nak, kamu mau bapak antarkan kesekolah kamu biar cepat sampai bapak takut nanti kamu ditunggu Guru dan teman kamu lagi? Tanya Bapak.


****Tidak usah pak, Andin pergi ke sekolah sama Andi karena teman Andin yang akan ikut Olimpiade itu adalah Andi,,,, Jawab Andin.


****Ohh, ya sudah kalau begitu, kamu yang semangat ya semoga kamu berhasil dan sekolah kalian dapat juaranya.


****Amin, Makasih Pak Atas Do'anya.


****Iya, sudah ayo sarapan lagi.


Setelah itu mereka pun melanjutkan sarapan pagi mereka, selesai sarapan Andin pun bergegas mengambil tas dan sepatunya untuk dibawa keluar rumah, setelah itu Andin pun keluar dari kamarnya dan kemudian Andin pun berjalan keluar menuju teras rumahnya, untuk menunggu Andi menjemputnya, setelah beberapa menit Andin menunggu Andi tapi belum juga datang akhirnya Andin pun menghubungi Andi.


tut,,, tut,,,, tut,, beberapa menit kemudian panggilan pun terhubung.


****Assalamu'alaikum, kamu dimana aku sudah siap nih? Tanya Andin.


****Waalaikumsalam, Iya sebentar lagi aku sampai kok, ya udah aku tutup teleponnya ya,,,, Jawab Andi.


****Iya aku tunggu.


Setelah telepon berakhir, beberapa menit kemudian ada sebuah mobil hitam mewah berhenti dipinggir jalan tepat didepan rumah Andin, Andin yang tau kalau itu adalah mobil Andi segera berpamitan kepada kedua orang tuanya, setelah berpamitan Andin pun berjalan ke arah mobil Andi, Andi pun membuka pintu mobil dan mempersilahkan Andin untuk masuk, setelah Andin masuk kedalam mobil pak supir pun melajukan mobilnya ke arah sekolah.


Di dalam mobil Andi dan Andin belajar dan saling lempar tanya jawab soal apa yang mereka pelajari 2 hari yang lalu, beberapa menit kemudian mereka berdua pun sampai di depan gerbang sekolah, mereka berdua pun turun dari mobil dan berjalan kearah depan kantor dimana sudah ada pak Juna dan pak Zainuddin yang menunggu mereka, setelah sampai depan kantor pak Juna pun mengajak mereka berangkat ke bandara, dan mereka berempat pun masuk kedalam mobil dan pak Juna pun melajukan mobilnya ke arah bandara dengan ke cepat tinggi karena takut kehilangan pesawat, karena penerbangan mereka jam 08.30 dari sekolah ke bandara butuh waktu 2 jam, kini jam sudah menunjukkan 06.30, Setelah 1 setengah jam perjalanan mereka pun sampai dibandara, karena diperjalanan tidak macet jadi mereka pun sampai lebih cepat.


Setelah sampai Andi, Andin, dan pak Juna pun turun dari mobil pak Zainuddin, setelah mereka turun pak Zainuddin pun pergi meninggalkan mereka karena dalam perjalanan menuju bandara pak Zainuddin telah memberikan pengarahan dan semangat untuk Andi dan Andin Mereka bertiga pun berjalan kedalam ruang tunggu, beberapa menit kemudian penerbangan mereka pun tiba, seluruh penumpang pun masuk kedalam pesawat, dan mereka pun masuk kedalam dalam pesawat juga Andi dan Andin duduk bersebelahan sedangkan pak Juna di belakang mereka.


Setelah diberi pengarahan oleh pramugari pesawat yang mereka tumpangi pun lepas landas, 1 jam kemudian pesawat mereka pun mendarat dengan sempurna, mereka pun turun dari pesawat dan mereka pun menuju hotel yang telah disiapkan oleh sekolah, setelah mereka sampai di hotel, mereka pun bergegas masuk ke kamar masing-masing dan membersihkan tubuh mereka, setelah selesai mereka bertiga pun pergi ke tempat Olimpiade diadakan, karena Olimpiade itu dimulai jam 1 siang, setelah makan siang mereka bertiga pun telah sampai di tempat lomba itu diadakan, Mereka pun memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu di kantin sekolah tersebut.


Setelah selesai makan mereka masih menunggu lomba dimulai setelah 30 menit mereka menunggu akhirnya lomba Olimpiade itu dimulai, Semua siswa-siswi dari berbagai sekolah pun berkumpul dan duduk di meja mereka masing-masing Andi dan Andin pun duduk di meja mereka dengan nomor perserta 15, Sedangkan pak Juna melihat mereka dari kejauhan karena tidak diizinkan mendekati area perlombaan tersebut, Karena takut ada kecurangan dari sekolah lain.


Perlombaan pun dimulai, satu-persatu pertanyaan telah dilemparkan seseorang pemberian pertanyaan, siswa-siswi berebut untuk menjawab pertanyaan tersebut untuk mendapatkan poin. semakin tinggi poin yang mereka dapat semakin besar pula kesempatan mereka lanjut ke babak selanjutnya, kini sesi tanya jawab pun selesai karena waktu sudah habis, kini skor tertinggi di pegang oleh 5 sekolah dari 20 sekolah yang hadir dalam lomba tersebut.


Baiklah karena waktu sudah hampir malam lomba Olimpiade ini kita tunda, lomba akan dilanjutkan besok pagi pukul 10.00 wib, sekolah yang akan masuk ke babak selanjutnya adalah : yang pertama

__ADS_1


1). SMA Negeri 2 Kota C


2). SMA Negeri C Kota B


3). SMK Negeri 5 Kota A


4). SMK Negeri 1 Kota K Dan yang terakhir adalah 5). SMA Negeri 4 Kota N, Baiklah Terima kasih atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih,,,,, Ucap Si Pembawa Acara.


Andi dan Andin sangat senang karena usaha mereka membuahkan hasil mereka berhasil masuk ke babak selanjutnya dengan pikiran yang porak poranda mencari jawab dan hasilnya memuaskan, Andin dan Andi pun menghampiri pak Juna yang menunggu mereka jauh dari tempat mereka berlomba akhirnya mereka telah berada di depan pak Juna, pak Juna pun memberi mereka ucapan selamat.


****Selamat nak, sekolah kita dapat masuk ke babak selanjutnya, semoga kita akan menang dan mendapatkan juaranya,,,,, Ucap Pak Juna.


****Terima kasih pak,,,,, Sahut Mereka Bersamaan.


****Pak sekarang kita mau kemana, oh iya pak saya baru ingat kak saya ada di kota ini, dia juga mengajak kita untuk makan malam bersama dengannya pak, apa bapak bisa? Tanya Andi.


****Kak mu, oh iya bapak baru ingat Sandy Pranjaya kan, Orang terkenal di kota S dan juga di luar negeri, baiklah bapak mau,,,, ujar pak Juna.


****Bagus lah kalau bapak bersedih ikut, kalau kamu Andin gimana mau ikut gak? tanya Andi.


****Baik lh kalau begitu, pak kita pulang ke hotel kan, dan kita bersiap-siap untuk pergi ke restoran xxxx,,,, ujar Andi.


****Iya nak, ayo kita ke hotel.


Akhirnya mereka berjalan ke luar dari sekolah tersebut dan kembali ke hotel, sesampainya mereka dihotel, Andi, pak Juna, dan Andin pun masuk ke dalam kamar masing-masing, setelah Andi masuk ke kamarnya Andi mengambil handphonenya didalam saku celananya dan langsung menghubungi kakaknya, beberapa menit kemudian panggilan pun terhubung.


****Assalamu'alaikum kak,,, sapa Andi.


****Waalaikumsalam, gimana jadi kamu temani kak makan malam,,,, ujar Sandy langsung tude poin.


****Iya kak, jadi direstoran xxxx kan,,, ujar Andi.


****Iya, Apa guru dan teman kamu ikut,,,,, Tanya Sandy.


****Iya Kak, Tapi yang ikut hanya pak Juna saja, sedangkan teman Andi gak ikut,,,, jawab Andi, persamaan sedih karena kekasih hati tidak ikut makan malam bersama kak nya padahal dia ingin sekali mengenal kan Andin ke pada kak nya.


****Iya, sudah kak tutup dulu telponnya, ingat jangan buat kak menunggu lagi, kamu tau kan apa akibatnya,,,,, ujar Sandy.

__ADS_1


****Iya Kak, Aku tau.


Setelah telpon terputus Andi pun langsung masuk kedalam kamar mandi, membersihkan tubuhnya, setelah selesai mandi Andi pun mengambil pakaianya, selesai berpakaian Andi pun keluar dari kamarnya ingin ke kamar pak Juna tapi ia teringat dengan Andin, Andi pun berjalan ke arah kamar Andin, setelah sampai didepan pintu kamar Andin Andi pun mengetuk kamar Andin.


Tok, tok, tok


Di Dalam Kamar


Siapa sik yang mengetuk pintu kamar ku malam begini,,, Gumam Andin dalam hati.


Setelah itu Andin berjalan ke arah pintu kamarnya, Andin pun memang hendel pintu dan membuka pintu kamarnya, tampak lah seorang pria tampan dengan memakai kemeja berwarna hitam, dan bau parfumnya yang sangat mas kulin, membuat siapapun yang memandang ingin memilikinya, Andin pun langsung terpanah karena ini kali pertamanya Andin melihat Andi berpakaian sangat elegan, kalau biasanya sik Andin hanya berpakaian seperti orang biasa tapi malam ini seperti orang yang luar biasa, Andi pun bingung melihat tingkah Andin yang seperti melihat hantu saja.


****Sayang kamu kenapa,,,, tanya Andi.


****Eh, enggak Apa-apa kok, kenapa kamu kesini bukannya kamu mau pergi makan malam bersama kakak kamu? Ujar Andin.


****Iya, Ini aku mau berangkat, kamu yakin gak mau ikut, aku sik pengen kamu ikut? Tanya Andi.


****Maaf ya Andi, aku gak ikut deh, aku capek mau istirahat.


****Ya, udah kalu gitu aku jalan dulu ya kamu mau titip apa nanti aku beliin, oh iya kamu jangan lupa makan malam juga, apa mau aku pesani,,,, ujar Andi.


****Gak usah Andi, soalnya aku mau turun kebawa aja, sekali aku mau makan malam disana.


****Ya udah, aku jalan duluan ya.


****Iya kamu hati-hati ya.


Setelah selesai mengobrol dengan Andin, Andi pun langsung ke kamar pak Juna yang ternyata sudah ada diluar kamarnya menunggu kedatangan Andi, Andi pun sampai dimana pak Juna telah menunggunya.


****Ayo pak kita jalan, maaf membuat bapak menunggu lama,,,, ajak Andi


****Ayo nak, tidak Apa-apa,,,, ujar pak Juna.


Mereka berdua pun berjalan ke luar hotel dimana sudah ada mobil yang dikirim kan kak nya Andi untuk menjemput mereka, mereka pun masuk kedalam mobil tersebut dan mobil itu pun pergi ke restoran xxxx dimana kak nya berada.


PASTI KALIAN PENASARANKAN CERITA SELANJUTNYA YUK IKUTI TERUS CERITANYA😊

__ADS_1


__ADS_2