
Berapa menit kemudian Andi dan Pak Juna pun sampai di restoran xxxx, dan langsung masuk kedalam restoran tersebut langsung menuju ruang VIVI yang telah dikasi tau oleh kakaknya lewat telepon, setelah sampai didepan pintu ruang tersebut Andi pun langsung membuka pintu tersebut benar saja didalam ruang itu telah ada kakaknya yang menunggu dirinya sedaritadi dengan wajah raut datarnya, Andi pun langsung duduk didepan kakaknya dan begitu juga pak Juna, setelah Andi duduk Andi pun langsung memperkenalkan pak Juna kepada kakaknya.
****Kakak kenalin ini Pak Juna Waka disekolah ku, dan Pak Juna ini kakak saya Sandy,,,, ucap Andi memperkenalkan.
Meraka pun berjabat tangan dan memperkenalkan diri mereka masing-masing, beberapa menit kemudian pelayan masuk dan memberikan buku menu, setelah menulis pesanan mereka pelayan itu pun keluar dan beberapa menit kemudian para pelayan pun masuk membawa troli yang diatasnya banyak makan yang dipesan oleh pengunjungnya itu dan langsung menyajikan makan, setelah menyajikan makan tersebut para pelayan itu pun langsung keluar dari ruang itu.
****Oh, ya pak saya ingin menanyakan tentang Andi, bagaimana mana Andi disekolahnya apa dia berbuat ulah? tanya Sandy.
****Tentu saja tidak nak Andi adalah anak yang pintar dan Andi dia juga sudah mengharumkan nama sekolahnya,,,, Jawab pak Juna.
****Bagus lah kalau begitu, kakak bangga dengan mu,,,, puji Sandy.
****hehehe, biasa aja kakak jangan menguji ku seperti itu,,,, ujar Andi.
****Mari kita makan sebelum makannya keburu dingin,,,,, ujar Sandy.
****Oh ya, Ayo,,,,, jawab mereka bersamaan.
Mereka bertiga pun langsung memakan makan mereka yang mereka pesan tadi tanpa mengeluarkan suara yang terdengar hanyalah bunyi sendok dan garpu saja.
DISISI LAIN
Andin yang baru saja ingin keluar dari lift, Andin yang sibuk chattingan bersama sahabat lewat grup whatsapp, keluar dari lift tiba-tiba dia ditabrak seorang laki-laki bertubuh kekar dan tinggi membuat Andin jatuh ke lantai dan pria itu pun langsung membatu Andin berdiri dan pria tersebut terburu-buru untuk mengambil barangnya yang tertinggal dirungan rapat yang berada di lantai paling atas membuat dia terburu-buru takut barang yang ia tinggalkan tadi diambil orang membuatnya tak sadar bahwa ada orang yang akan keluar dari lift itu, dan pria tersebut pun langsung bertanya.
****Apa kau tidak apa-apa atau ada yang terluka? tanya pria tersebut.
****Aku tidak apa-apa,,,,, jawab Andin.
****Saya minta maaf karena saya terburu-buru,,,, sambung pria tersebut.
****Iya tidak apa-apa,,, shut Andin.
Setelah Andin berdiri dan pria tersebut pun langsung terkejut melihat wajah wanita yang ditabraknya.
****Andin, apa benar kamu Andin? tanya pria tersebut.
****Iya nama saya Andin,,,,, jawab Andin, Andin pun langsung melihat wajah pria tersebut.,,,,, Kakak Jimmy, benarkah ini kakak Jimmy anak dari kepala desa Itik?,,,, Sambung Andin lagi.
****Iya aku Jimmy kakak angkat mu, Apa kamu lupa sama aku,,,,, jawab kakak Jimmy,,,,,, Oh iya kamu sedang apa disini Andin, Oh iya kakak harus keatas dulu ada barang kakak tertinggal, Nanti kamu tunggu kakak direstoran ya jangan kemana-mana,,,, Sambung Kakak Jimmy sembari masuk ke dalam lift.
Andin pun berjalan kearah restoran karena perutnya sudah sangat lapar, Andin pun duduk sembari menunggu makanan yang ia pesan, beberapa menit kemudian pesannya pun sampai, Andin pun langsung makan makanannya.
...***Flashback On***...
Jimmy Pratama adalah seorang pria bertubuh kekar, tampan, ramah kepada siapapun, dia anak dari seorang kepala desa Itik, dia dulunya merantau ke kota B untuk mencari pekerjaan pada saat itu ia melihat seorang wanita parubaya yang ada di pinggir jalan, tiba-tiba ada motor yang datang langsung menarik tas yang dibawa wanita parubaya itu dan langsung membuat wanita parubaya itu terjatuh ke terotoan Jimmy yang melihatnya langsung berlari ke arah wanita parubaya itu dan membantunya berdiri, setelah wanita parubaya itu berdiri Jimmy langsung mengejar para jambret itu dan langsung melemparkan sepatu tepat mengenai jambret tersebut langsung tejatuh karena lempar sepatu itu, dan Jimmy langsung menghampiri jambret tersebut dan jambret tersebut langsung berdiri dan memukuli Jimmy tapi Jimmy yang pandai dalam ilmu bela diri langsung mengalahkan dua jambret tersebut, setelah para jambret tersebut menyerahkan tas yang ia jambret tadi, dan langsung meninggal Jimmy, Jimmy pun langsung menemui wanita parubaya tersebut dan mengembalikan tasnya.
****Ini bu tasnya,,,, ucap Jimmy.
****Terima kasih nak, udah mau bantu ibu,,,, ucap wanita parubaya itu.
****Iya bu sama-sama, Ibu mau kemana biar saya temanin takut nanti ibu kenapa-kenapa lagi,,, ucap Jimmy lagi.
****Gak perlu nak, ibu lagi nunggu mobil yang menjemput ibu, oh iya nak kamu mau kemana? ,,,, tanya wanita parubaya itu.
__ADS_1
****Saya mau mencari pekerjaan bu,,,, jawab Jimmy.
****Kenali nama ibu Indah, ini kartu nama suami saya kemungkinan ada pekerjaan disana,,,,, ucap Ibu indah sambil memberikan kartu nama suaminya.
****Terima kasih bu, kenalin nama saya Jimmy, apa masih lama jemput ibu? ,,,, tanya Jimmy.
****Mungkin sebentar lagi,,,, ucap Ibu indah.
Setelah mereka mengobrol panjang lebar, akhirnya jemput ibu indah pun datang, dan ibu indah pun pergi meninggalkan Jimmy, Jimmy pun langsung menunggu ojek online yang ia pesan, beberapa menit kemudian ojek yang di pesan oleh Jimmy pun datang Jimmy langsung memberi tau alamat perusahaan suaminya ibu indah, beberapa menit kemudian Jimmy telah sampai di depan perusahaan yang besar dan megah Jimmy pun masuk berjalan kearah resepsionis dan langsung bertanya tentang pekerjaan tapi sayangnya kata resepsionis itu tidak ada lowongan pekerjaan, Jimmy pun berjalan keluar dari gedung tersebut baru beberapa langkah Jimmy terkejut didepan telah ada ibu Indah wanita parubaya yang ia tolong tadi, Ibu Indah pun langsung bertanya kepada Jimmy kenapa tidak masuk.
****Nak, kenapa tidak masuk kedalam? tanya ibu Indah pada Jimmy.
****Kata resepsionis tidak ada lowongan pekerjaan bu,,,, Jawab Jimmy.
****Ya sudah kamu ikut ibu aja, Ayo ikut ibu, bertemu dengan suami ibu,,,,, ajak Ibu Indah.
****Baik bu.
Jimmy pun berjalan dibelakang ibu Indah, saat masuk ke dalam kantor semua orang memperhatikan Jimmy yang masuk ke dalam perusahaan bersama dengan istri dari seorang pemilik perusahaan itu, yang lebih terkejut lagi resepsionis tadi resepsionis itu bingung dan bertanya akan kah mereka masih bertahan diperusahaan ini itu yg dipikirkan resepsionis itu, setelah sampai di dalam kantor semua orang membungkuk hormat kepada Ibu Indah istri pemilik perusahaan itu, setelah ibu Indah dan Jimmy nak lift khusus presdir mereka pun berjalan ke arah ruang yang tertulis presdir utama, Jimmy yang masih mengagumi perusahaan itu pun kaget ketika Ibu Indah memanggilnya.
****Nak, Ayo masuk,,,, ajak Ibu Indah.
****Oh iya bu,,,, sahut Jimmy.
Ibu Indah dan Jimmy pun masuk kedalam ruangan presdir, Ibu Indah pun langsung menyapa suaminya dan memeluk suaminya itu, Laki-laki parubaya itu hanya tersenyum sesaat kepada istrinya dan kembali ke wajah datarnya, laki-laki parubaya itu pun melihat ke arah Jimmy dengan tatap yang mengintimidasi, Ibu Indah yang tau suaminya melihat Jimmy langsung memperkenalkan Jimmy.
****Mas, kenalin ini Jimmy orang yang menolong aku tu mas dari penjambret, dan yang aku cerita itu mas,,,,, Ucap Ibu Indah.
****Makasih Pak,,,, Ucap Jimmy.
****Oh iya, terima kasih kau telah menolong istri ku pada saat dia di jambret,,, ucap pria parubaya itu.,,,,, Oh iya kenalkan nama saya Setiawan Anggara, dan saya juga sudah tau kalau kamu sedang mencari pekerjaan dan kamu akan bekerja di perusahaan saya sebagai sekretaris saya karena sekretaris saya yang dulu sudah saya pindahkan ke perusahaan cabang, oh iya satu lagi saya lihat surat lamaran mu,,,, ujar pak Anggara.
Jimmy pun langsung membuka tasnya dan mengeluarkan suara lamaran yang ia buat.
****Ini Pak surat lamaraan pekerjaan saya,,,,, ucap Jimmy sambil mengulurkan surat lamarannya.
Pak Anggara pun membaca surat lamaran Jimmy dan setelah membaca surat lamaran pekerjaan Jimmy Pak Anggara pun langsung menerima Jimmy sebagai sekretarisnya.
****Selamat nak, kamu bapak Terima,,,,, ucap pak Anggara sembari menjabat tangga Jimmy.
****Benaran pak saya diterima? Tanya Jimmy.
****Iya Nak, kamu diterima.
****Terima kasih pak,,,, ucap Jimmy
Setelah berbicara dan pak Anggara menjelaskan tentang perkerjaan Jimmy, Jimmy pun berjalan keruangannya.
Setelah 1 tahun lebih Jimmy menjadi sekretaris di perusahaan Anggara Corp, Jimmy pun langsung diangkat sebagai tangan kanan di perusahaan Anggara Corp, pak Anggara percaya pada Jimmy setelah beberapa kali dia menguji Jimmy dan Jimmy pun berhasil melewati beberapa ujian itu, bahkan pak Anggara pernah menguji Jimmy dengan orang suruhan pak Anggara untuk menyogok Jimmy untuk membongkar tentang perusahaan akan tetapi Jimmy tidak mau berhianat, pada akhir pak Anggara mengangkat Jimmy tangan kanan di perusahaan itu.
Setelah Jimmy bekerja selama 3 tahun diperusahaan itu Pak Anggara dan Ibu Indah yang tidak memiliki keturunan selama 20 tahun menikah pada akhirnya mereka memutuskan untuk mengangkat Jimmy sebagai anak angkat mereka, karena mereka yakin dan percaya pada Jimmy mereka ingin Jimmy lah yang akan mengurus perusahaan mereka.
Jimmy yang sedang sibuk memeriksa berkas dapat telepon dari Pak Anggara, Jimmy pun langsung mengangkatnya.
__ADS_1
****Iya ada apa pak,,,,, tanya Jimmy.
****Kamu ke ruang saya bisa nak,,, jawab pak Anggara.
****Bisa pak saya segera kesana,,, ucap Jimmy.
Jimmy pun langsung berangkat dari kursinya dan langsung menuju ruangan Pak Anggara, setelah sampai depan ruangan presdir, Jimmy pun langsung mengetuk pintunya.
...Tok, Tok, Tok...
Mendengar ada yang mengetuk pintu pak Anggara pun menyuruh masuk.
****Masuk,,,, ucap Pak Anggara. Jimmy pun langsung masuk.
****Selamat siang Pak, Bapak memanggil saya,,,, ucap Jimmy.
****Oh iya Jimmy ada yang ingin bapak bicarakan dengan kamu nak,,,, ucap pak Anggara.
****Apa pak, apa kah ada masalah dalam kantor,,,,,, ucap Jimmy khawatir.
****Tidak ada nak, perusahaan sekarang bertambah berkembang pesat bahkan sudah masuk ke luar negeri, aku bangga memilikimu nak yang sudah bekerja keras untuk perusahaan ini,,,,,,,, oh iya nak ada yang ingin bapak sampaikan kamu tau kan kalau bapak dan ibu tidak memiliki keturunan bahkan sampai saat ini, bapak ingin kamu mau menjadi anak angkat bapak dan ibu, kamu tau kan kalau istri bapak sangat sayang sama kamu bahkan dia sudah menganggap kamu anaknya sendiri, kamu mau tidak menjadi anak bapak dan ibu, kamu kan tau usia bapak tidak lagi muda dan bapak juga ingin kamu yang mengambil alih perusahaan ini karena bapak dan ibu sangat percaya dengan diri mu nak apa kah kau bersedia,,,,, ucap pak Anggara panjang lebar.
****Apa Bapak bersungguh-sungguh, saya kurang yakin pak, tapi kalau menjadi anak angkat bapak saya tidak keberatan tapi kalau mengambil alih perusahaan saya keberatan pak,,,,,, jawab Jimmy.
****Kalau bukan kamu siapa lagi orang yang bapak percaya nak jadi bapak mohon pertimbangankan lah nak,,,, ucap pak Anggara.
****Nanti saya pikirkan dulu pak,,,, apa ada lagi yang ingin bapak sampai? tanya Jimmy.
****Tidak ada nak, tapi tolong pikirkan apa yang bapak bilang tadi, dan kamu boleh balik keruangan kamu,,,, ucap pak Anggara. Jimmy pun kembali keruangan kerjanya dan menyelesaikan semua pekerjaannya.
6 bulan telah berlalu dari permintaan pak Anggara yang ingin Jimmy menjadi anak angkatnya pun telah disetujui oleh keluarga Jimmy akan tetapi untuk mengambil alih perusahaan Jimmy sampai saat ini belum menyetujuinya, Pada saat berada diruang rapat tiba-tiba pak Anggara jatuh pingsan membuat Jimmy dan para pemegang saham pun panik dengan sigap Jimmy pun langsung menggendong pak Anggara dan langsung membawa pak Anggara ke dalam mobil, mobil Jimmy pun langsung melesat kerumah sakit kota B, setelah sampai Jimmy pun langsung menurunkan pak Anggara dan langsung membawa pak Anggara ke ruangan IGD dengan secepat kilat dokter langsung menanganinya, Jimmy yang menunggu di depan ruangan IGD khwatir dan beberapa menit kemudian dokter keluar dan mengatakan bahwa pak Anggara sakit karena beliau terlalu kecapean dan kelelahan yang berlebihan dan karena umurnya yang sudah tidak muda lagi seharusnya dalam usaha seperti itu pak Anggara sudah beristirahat dirumah saja, Jimmy pun langsung menemui pak Anggara yang berada diruang rawat VIV yang telah ditemani oleh ibu Indah, Jimmy pun langsung berjalan mendekati pak Anggara yang terbaring dengan selang infus ditangannya.
****Nak Papa harapan kamu tidak lagi menolak permintaan papa, kamu tau kondisi papa tak mungkin lagi untuk mengurusi perusahaan papa harapan kamu mau mengambil alih perusahaan nak,,, ucap pak Anggara.
****Tapi papa Jimmy belum yakin dan belum siap,,,, jawab Jimmy.
****Nak ku sayang tolong penuhilah permintaan papa mu itu nak,,,, ucap Mama Indah.
****Tapi Ma,,,,,, belum selesai bicara Mama Indah langsung memotong.
****Tidak ada tapi-tapian kamu mau papa masuk rumah sakit lagi,,,, ucap Indah.
****Baik lah papa mama Jimmy mau menggantikan posisi papa,,,,, ucap Jimmy pasrah karena dia juga tidak mau melihat papanya sakit-sakitan.
****Ini baru nak papa,,,, ucap papa Anggara.
Setelah dirawat 2 hari dirumah sakit papa Anggara pun menyiapkan pesta untuk anak angkatnya yang akan menggantikan posisinya, setelah persiapan selesai, acara pun berlangsung sangat mega dan ada juga wartawan yang meliputi berita tersebut.
Setelah Jimmy menjadi anak angkat dan juga menduduki posisi sebagai direktur utama, Nama Jimmy pun berubah menjadi Jimmy Anggara, Jimmy pun bekerja kerja untuk membuat perusahaan itu semakin maju dan setelah 2 tahun Jimmy menjabat sebagai direktur utama perusahaan itu pun menjadi terkenal dan menjadi perusahaan nomor 2 terbesar dia dunia setelah perusahaan Pranjaya Grup.
...***Flashback Off***...
PASTI KALIAN PENASARAN KAN CERITA SELANJUTNYA YUK IKUTI TERUS CERITANYA. BAGI YANG SELALU MENUNGGU UPANNYA CERITANYA TERIMA KASIH 😊
__ADS_1