
Andin yang merasa bahagia karena mendapatkan hadiah dari kakaknya Jimmy berupa boneka yang ia inginkan sewaktu kecil, langsung menelepon kakak Jimmy, setelah beberapa detik panggilan pun tersambung.
****Assalamu’alaikum kakak, Terima kasih ya kakak atas hadiahnya, kok kakak bisa tau kalau aku ingin sekali boneka ini?,,,,, ucap Andin.
****Wa’alaikumsalam, iya sama-sama, kalau masalah itu nanti kakak cerita in, kamu harus kemasi pakaian mu sekarang kakak takut kita akan terlambat ke bandara.
****Oh iya aku lupa kakak, aku tutup dulu ya teleponnya.
****Iya, Assalamu’alaikum.
****Wa’alaikumsalam.
Setelah telepon terputus Andin pun bergegas merapikan pakaiannya ke dalam tas dan merapikan seluruh kamar yang ia tinggali setelah selesai Andin pun menelepon kakak Jimmy untuk meminta bantuan membawa hadiah yang diberikan olehnya tadi.
****Assalamu’alaikum kakak, kakak ada dimana? Bisa bantuin aku gak?
****Kakak ada di restoran, bantuin apa?
****Ini kakak bawakin hadiah yang kakak kasih tadi soalnya barang aku banyak yang mau aku bawak kakak.
****Oke kakak ke atas jangan lupa hubungi teman kamu sama guru kamu.
****Oke, Kakak.
Setelah kematian sambungan telepon tadi Andin pun menelepon Andi agar segera bersiap-siap untuk pergi ke bandara.
****Assalamu’alaikum Andi,,,,, salam Andin setelah sambungan telepon terhubung.
****Wa’alaikumsalam, ada apa sayang? Tanya Andi.
****Kamu sudah bersiap-siap apa belum?
****Udah kok sayang tenang aja Oke.
****Kalau sudah turun lah ke bawah tunggu kami di lobi hotel Oke.
****Iya-iya.
****Sudah ya aku tutup teleponnya.
****Oke Sayang, Assalamu’alaikum.
****Wa’alaikumsalam.
Baru saja memutuskan telepon tadi ada yang mengetok pintu kamar, Andin pun berjalan ke arah pintu dan membuka pintu tersebut, dan ada seseorang dengan setelan jas berdiri di depan pintu kamarnya.
****Eh, kakak Jimmy, ayo kakak masuk,,,, ucapan Andin, ia pria dengan setelan jas itu adalah kakak Jimmy.
__ADS_1
****Dimana barang yang akan kakak bawak.
****Itu kakak,,,,, ucap Andin sambil menunjuk sebuah kotak dan juga peper bag yang berada di atas ranjang.
****Oke kakak bawak in, ayo sekarang kita turun.
****Iya kakak.
Setelah mengambil barang-barang Andin, Kakak Jimmy dan Andin pun keluar dari dalam kamar secara bersamaan, akan tetapi disisi lain ada sepasang mata yang melihat mereka ada perasaan sakit, emosi dan segalanya, ingin marah itu tidak mungkin itu lah yang dipikirkan oleh orang pria itu.
Kenapa ya aku merasa bahwa pria itu suka kepada Andin, aku tau kalau mereka akrab dari kecil, tapi...... Ah sudah lah aku yakin Andin cuman menganggapnya sebagai kakak saja,,,,,,, gumam pria itu.
Setelah melihat Andin dan Jimmy masuk ke dalam lif, pria itu pun berjalan ke arah lif yang berada di sebelah lif yang dimasuki Andin dan kakak Jimmy, dia pun masuk dan tak butuh waktu lama lif itu pun berbuka, dan pria itu pun keluar dan berjalan ke arah lobi tak jauh dari dia berdiri ada dua orang yang ia kenal yaitu Andin dan Jimmy ingin sekali marah tapi dia tidak berani, pada akhirnya dia berjalan ke arah mereka.
****Maaf menunggu lama,,,,,, ucap pria itu.
****Eh, Andi enggak kok,,,,, sahut Andin.
****Dimana pak Juna?
****Dia sudah ada di dalam mobil, ayo.
****Iya.
Mereka bertiga pun berjalan ke arah mobil kakak Jimmy yang telah terparkir di depan hotel, setelah mereka masuk ke dalam mobil, mobil pun melaju meninggalkan hotel tersebut, setelah beberapa menit mereka pun terjebak macet karena ada kecelakaan di depan sana, setelah menunggu beberapa menit akhirnya mereka pun melanjutkan perjalanan, tidak ada satu orang pun yang bicara cuman ada bunyi mesin mobil semakin jauh mereka, semakin macet jalanannya karena orang-orang kantor pulang oleh sebab itu lah jalanan bertambah macet, setelah menembus kemacetan yang parah akhirnya mereka bisa berjalan dengan lancar, setelah sampai di Bandara ternyata mereka telah ketinggalan pesawat karena pesawat telah lepas landas 5 menit yang lalu, mereka pun kecewa karena ketinggalan pesawat.
****Maafkan aku ya Andin, pak, Andi kalian ketinggalan pesawat,,,,,, ucap kakak Jimmy.
****Iya udah aku antar pakai jet pribadi kakak aja ya.
****Tidak usah, biar aku telepon kakak saya saja untuk mengirimkan jet pribadinya,,,,, sambung Andi.
****Oh, iya silahkan.
Andi pun mengambil ponselnya dan langsung menelepon kakaknya, dan berjalan menjauh dari pak Juna, Andin dan kakak Jimmy, beberapa menit kemudian panggilan pun berhubung.
****Assalamu’alaikum kakak, kakak ada dimana?
****Wa’alaikumsalam, kakak ada di Bandara, kenapa?
****Kakak kirim jet pribadi kakak untuk jemput kami di kota B karena kami ketinggalan pesawat kakak.
****Kok bisa, kalau sekarang enggak bisa karena kakak harus ke luar kota, untuk bertemu dengan rekan bisnis kakak, nanti setelah mengantar kakak, kakak akan langsung menyuruhnya untuk jemput kamu oke.
****Oh iya kakak, jam berapa kakak?
****Jam 7 malam lah, kamu jalan-jalan aja nanti kakak suruh dia hubungi kamu oke.
__ADS_1
****Iya oke.
****Sudah dulu ya, kakak mau berangkat, Assalamu’alaikum.
****Wa’alaikumsalam.
Setelah bicara dengan kakaknya Andi pun berjalan ke arah pak Juna, Andin dan juga kakak Jimmy, Dan Andi pun memberi tau.
****Sepertinya kita tidak bisa pulang sekarang karena jet pribadi kakak lagi dia pakai oleh dia, kita disuruh menunggu jet pribadi kakak akan jemput kita jam 7 malam nanti, lebih baik kita jalan-jalan terlebih dahulu.
****Oh gitu ya, ya sudah kalau begitu,,, ujar Andin.
****Kalau kalian ingin pulang sekarang aku antar pakai jet pribadi aku saja,,,, ucap Jimmy.
****Tidak usah kakak, nanti merepotkan kakak kami menunggu saja,,,,, sahut Andin.
****Kalau begitu aku ajak kalian jalan-jalan di kota ini, bagaimana kalian kan masih menunggu 3 jam lagi dari pada bosen gimana?
****Boleh juga,,,,, ucap Andin.
****Bapak ikut saja.
****Kalau begitu ayo.
Mereka pun memutuskan untuk jalan-jalan keliling kota b dan membeli oleh-oleh untuk keluarga, setelah keluar dari bandara kakak Jimmy pun mengarahkan mobil ke arah pusat perbelanjaan di kota b, setelah 45 menit mereka pun sampai, dan mereka berempat pun turun, dan berjalan masuk ke dalam tempat tersebut.
Setelah berada di dalam mereka pun masuk ke dalam tempat penjualan oleh-oleh khas kota b selesai membeli itu semua mereka pun memutuskan untuk makan malam di dalam mall tersebut, baru saja mereka selesai makan ponsel Andi pun berbunyi, Andi pun langsung mengangkat telepon tersebut.
****Selamat malam tuan muda, Ini saya Jodi pilot dari jet pribadi tuan Sandy, saya sudah ada di bandara tuan,,,,, ucap sang pilot pribadi Sandy.
****Baik lah saya akan ke sana sekarang, tunggu kami beberapa menit.
****Baik tuan.
Setelah menerima telepon Andi pun kembali ke meja tempat mereka makan, dan langsung memberi tahu kalau jet pribadi kakaknya telah ada di bandara.
****Pak, Andin, jet pribadi kakak sudah datang ada di bandara, kita harus segera ke bandara sekarang,,,, ucap Andi.
****Bukannya jam 7 nanti ya? Tanya Kakak Jimmy.
****Aku juga enggak tau,,,,, sahut Andi.
****Ya sudah sekarang kita berangkat.
Setelah membayar makan malam mereka, mereka pun pergi ke bandara, setengah jam kemudian mereka pun sampai di bandara, kakak Jimmy pun mengantar Andin sampai ke depan jet pribadi dan berpesan kepada Andin.
****Hati-hati dijalan ya, kalau sudah sampai kabari kakak ya, salam buat ibu sama bapak dan di pepper bag yang kakak kasih ada juga untuk bapak sama ibu, sudah sana naik nanti kamu ketinggalan lagi, dah.
__ADS_1
****Iya kakak, kakak jaga kesehatan ya, dah.
Setelah mereka berdua berbicara Andin pun naik ke dalam jet pribadi milik kakaknya Andi, sedangkan kakak Jimmy berjalan ke luar dari area landasan, beberapa menit kemudian jet pribadi mereka pun lepas landas, setelah melihat jet pribadi itu lepas landas kakak Jimmy pun memutuskan untuk kembali ke mansion keluarga Anggara.