Ternyata Suamiku Kakak Tiri Dari Pacarku

Ternyata Suamiku Kakak Tiri Dari Pacarku
Episode 22


__ADS_3

Setelah 1 jam mereka pun sampai di bandara kota N, mereka pun turun dari jet pribadi dan didepan sudah ada mobil yang menunggu kedatangan mereka, Andi, pak Juna, dan Andin pun masuk ke dalam mobil tersebut tidak ada yang bicara, setelah mengantarkan pak Juna pulang mobil pun melesat ke arah jalanan pedesaan, beberapa menit kemudian Andin pun sampai di depan rumahnya, Andin pun mengucapkan Terima kasih pada Andi.


****Terima Kasih ya Andi,,,, ucap Andin.


****Iya sama-sama sayang, ya udah sana istirahat ya, kan besok kita akan ke sekolah jadi kamu harus istirahat oke.


****Iya, kamu juga ya, dah.


****Iya, dah.


Setelah mobil Andi berjalan ke arah vilanya Andin pun masuk ke dalam rumahnya di mana sudah ada bapak dan Ibu yang telah menunggu Andin, Andin pun mengucapkan salam dan mencium punggung tangan bapak dan ibunya.


****Assalamu’alaikum Pak, Bu, Andin rindu kalian ibu bapak sehat kan selama Andin pergi? Ucap Andin.


****Ibu dan bapak sehat, bagaimana lombanya nak? Tanya ibu.


****Alhamdulillah lancar Bu, Sekolah Andin dapat juara pertama.


****Alhamdulillah, ya sudah sana istirahat kan besok kamu sekolah.


****Iya, Pak, Bu Andin ke kamar dulu.


****Iya,,,,, sahut bapak dan ibu bersamaan.


Andin pun masuk ke dalam kamarnya, akan tetapi Andin baru ingat hadiah dari kakak Jimmy tidak ada, Andin pun segera menelepon Andi beberapa menit kemudian panggilan pun tersambung.


****Assalamu’alaikum Andi, apa ada barang aku yang ketinggalan di mobil kamu? Tanya Andin.


****Wa’alaikumsalam sayang, ada peper bag sama kotak kan?


****Iya.


****Besok, aku bawakin oke, sekalian kita berangkat sekolah bareng oke.


****Iya, udah dulu ya aku mau mandi.


****Iya, Assalamu’alaikum sayang.


****Wa’alaikumsalam.


Setelah telepon terputus Andin pun langsung masuk ke dalam kamar mandi, setelah selesai mandi Andin pun mengambil pakaian dan setelah selesai Andin pun beristirahat karena capek dan lelah, tak butuh waktu lama Andin langsung masuk ke dalam dunia mimpinya.


Sedangkan Andi masih memandangi beberapa peper bag, sebuah kotak dan didalam-Nya ada sebuah surat, Ada perasaan sakit hati, kecewa, akan tetapi dia tidak boleh lemah dalam berjuang dia tau maksud dari kakak Jimmy memberi hadiah kepada Andin, Setelah memandang semua itu Andi pun berjalan ke arah balkon kamarnya dan menelepon seseorang, beberapa menit kemudian panggilan pun tersambung.


****Apa semuanya sudah kau siapkan? Tanya Andi.


****Sudah semua tuan muda,,,,, jawab orang dari seberang sana.


****Bagus,,,,, ucap Andi dan langsung menutup telepon tanpa berkata lagi.


Setelah telepon terputus Andi pun langsung menuju ranjangnya untuk beristirahat tak butuh waktu lama Andi pun langsung masuk dalam mimpinya.


Alarm dari jam weker Andi pun berbunyi, setelah mematikan alarm Andi pun bergegas mandi selesai mandi Andi pun bergegas turun untuk sarapan pagi, setelah sampai di meja makan Andi pun memanggil Pak Wawan.


****Pak Wawan,,,,, panggil Andi.


****Iya tuan muda,,,, Sahut pak Wawan.

__ADS_1


****Pak kotak dan peper bag yang ada di meja kamar saya ya.


****Baik tuan muda.


Setelah itu Andi pun melanjutkan sarapannya, beberapa detik kemudian pak Wawan pun datang.


****Yang ini tuan muda, bukannya ini ada di dalam mobil kemarin malam.


****Iya Pak, taruk di dalam mobil ya, itu barang punya teman saya pak.


****Oh, baik tuan muda.


Setelah itu Andi pun duduk di sofa sambil memakai sepatu selesai memakai sepatu Andi pun berjalan ke luar Villa, dan menuju ke arah mobil dimana sudah ada pak Wawan.


****Ayo pak berangkat.


****Baik tuan muda.


Andi pun masuk ke dalam mobil, dan mobil pun melaju ke luar dari halaman Villa.


****Pak berhenti di tempat teman saya yang kemarin malam ya pak.


****Baik tuan.


Beberapa menit kemudian Andi pun sampai di rumah Andi dan turun dari mobil berjalan ke arah pintu rumah Andin, baru ingin mengetuk pintu akan tetapi pintu itu pun berbuka dan keluar lah seorang gadis cantik mengenakan pakaian sekolah yang rapi.


****Assalamu’alaikum Sayang.


****Eh, Wa’alaikumsalam, eh Andi.


****Terima Kasih, jadi merepotin kamu lagi.


****Enggak kok sayang.


****Aku masukan ini ke dalam dulu ya.


****Iya.


Andin pun berjalan masuk ke dalam kamarnya, setelah itu dia pun keluar dari kamar berjalan ke arah luar dimana sudah ada Andi, setelah sampai di depan Andin pun mengajak Andi pergi ke sekolah.


****Ayo kita berangkat.


****Ayo sayang.


Andi dan Andin pun masuk ke dalam mobil, mobil pun melaju ke arah sekolah beberapa menit kemudian mereka pun sampai di depan gerbang sekolah, Andi dan Andin pun turun mereka pun berjalan masuk ke dalam sekolah dari ke jauh sudah ada sahabat mereka Andin dan Andi pun menghampiri mereka, dan langsung menyapa sahabat mereka.


****Assalamu’alaikum semuanya, apa kabar aku kangen kalian,,,,, ucap Andin kepada 3 Sahabatnya.


****Waalaikummsalam, ih kami kangen sama kalian berdua,,,, jawab mereka bersamaan.


****Oh Iya, mana oleh-olehnya Andin?,,,, Tanya Linda.


****Ada di rumah nanti sepulang sekolah main ke rumah aku ya,,,,,, Jawab Andin.


****Oke,,,, sahut mereka bersamaan.


Setelah mengobrol panjang lebar bel sekolah pun berbunyi dan mereka pun berkumpul di tengah lapangan karena ada sebuah pengumuman, mereka pun berjalan menuju ke lapangan dimana seluruh siswa berkumpul, setelah sampai di lapangan bapak Juna pun menyampaikan pengumuman pembagian hadiah perlombaan dan juga menyampaikan tentang Olimpiade yang di ikut oleh Andin dan Andi.

__ADS_1


 


****Baik lah anak-anak bapak akan menyampaikan kabar gembira buat sekolah kita, yaitu tentang perlombaan Olimpiade matematika di kota B bahwa sekolah kita mendapatkan juara pertama dalam lomba Olimpiade itu, baik lah kepada siswa dan siswi yang bernama Andin dan Andi silakan maju ke depan,,,,,, panggil pak Juna.


Andi dan Andin pun maju ke depan, setelah maju ke depan pak Juna dan bapak kepala sekolah pun menyerahkan Piagam dan Piala kepada mereka, setelah itu sesi foto, setelah selesai Andi dan Andin pun kembali ke barisan, dan pak Juna pun menyerahkan pengumuman selanjutnya kepada pak Ari, setelah 1 jam lebih pengumuman akhirnya mereka pun dibubarkan, karena besok mereka akan pembagian rapot jadi hari ini mereka pulang lebih cepat dari pada biasanya, seperti biasa mereka berlima pulang naik mobil Andi dan mereka siang nanti kumpul di rumah Andin karena Andin ingin memberikan oleh-oleh kepada sahabatnya.


Setelah Andin sampai di rumah Andin pun membersihkan diri selesai mandi Andin pun bergegas menyiapkan camilan dan oleh-oleh untuk sahabatnya, setelah selesai Andin pun makan siang terlebih dahulu sebelum sahabatnya datang setelah selesai Andin pun menata semua camilan dan oleh-olehnya di atas meja, setelah selesai Andin pun menelepon sahabatnya, beberapa menit kemudian panggilan pun tersambung.


****Assalamu’alaikum, kalian ada dimana sekarang? Tanya Andin.


****Ini bentar lagi sampai kok, tunggu aja.


****Oh, iya aku tunggu.


Setelah selesai bicara dan panggilan terputus Andin pun berjalan keluar baru sampai didepan pintu sudah ada yang mengetuk, Andin pun langsung membukanya akan tetapi tidak ada orang di depan pintu hanya ada sebuah kertas yang di tempel di pintu saja, Andin yang penasaran dengan kertas itu pun langsung membukanya, dan ternyata ada tulisannya.


***Andin nanti malam ada mobil yang menjemput mu, dan akan membawa mu ke suatu tempat, yang menjemput kamu akan datang jam 7 malam ini oke, aku tunggu kamu di sana.


Salam Sayang Andi☺***


Andin yang bingung langsung menelepon Andi akan tetapi Andi tidak menjawab teleponnya, baru saja ingin masuk ke dalam rumah 3 sahabatnya sudah sampai.


****Assalamu’alaikum, Andin udah lama ya tunggu? Tanya Septi.


****Waalaikummsalam, enggak kok ayo masuk udah aku siapin ayo.


****Oke.


Mereka berempat pun masuk ke dalam dan Dwi pun bertanya.


****Andin kok Andi enggak datang ya, katanya dia mau ke sini juga? Tanya Dwi.


****Enggak tau, juga aku Dwi mungkin dia ada kerjaan mungkin.


****Oh.


****Ayo di makan dan diminum doank.


****Iya.


****Eh, Andin yang ditangan kamu itu apa? Tanya Linda.


****Oh, Ini kertas tadi di tempat di pintu rumah, pas aku baca ternyata ini dari Andi.


****Mana sini liat,,,, kertas itu pun ditarik oleh Linda dari tangan Andin.


****Cie, romantis banget sik Andi, ini liat deh,,,, Linda pun melihatkan kertas itu kepada Septi dan Dwi.


****Cieee, romantis amat tu Andi,,,, ujar Dwi.


****Sudah ah kalian ini.


****Iya-iya.


Mereka berempat pun bercerita sambil memakan camilan yang Andin siapkan.


MAAF YA SAYA BARU BISA UP SEKARANG, BAGI YANG SELALU MENUNGGU UP SELANJUTNYA TERIMA KASIH☺

__ADS_1


__ADS_2