
DI TEMPAT LAIN
Andi yang tengah sibuk mengatur sebuah tempat, tempat tersebut telah di hiasi banyak sekali bunga dan balon berbentuk hati, dan di tempat itu ada sebuah kotak besar yang telah terbungkus dengan rapi, setelah hampir selesai menyiapkan semuanya Andi pun bergegas masuk ke dalam Villa, ya Andi akan memberikan kejutan kepada Andin di sebuah kebun teh yang terletak di samping Villa-Nya, Setelah sampai di dalam Villa Andi pun bergegas menuju kamarnya untuk mandi dan bersiap-siap, beberapa menit kemudian Andi pun keluar dari kamar mandi, setelah berpakaian rapi Andi pun mengambil ponsel untuk memastikan apa semua sudah siap dan langsung menghubungi seseorang.
****Bagaimana apa semua sudah selesai,,,,,, tanya Andi.
****Sudah tuan muda,,,,, jawab seseorang dari seberang sana.
****Bagus.
Setelah itu Andi pun langsung mematikan sambungan telepon tersebut dan bergegas pergi ke bawah Andi pun mengambil buket bunga mawar merah yang ada di atas meja setelah itu dia pun bergegas berjalan ke arah kebun teh di mana tempat diner pertama mereka.
DI TEMPAT LAIN
Andin yang tengah bersiap-siap pun di kejutkan oleh ibu nya yang tiba-tiba datang ke kamarnya.
****Nak, didepan ada seorang pria dengan setelan jas berwarna hitam tengah menunggu kamu tu didepan rumah.
****Oh iya Bu, sebentar lagi Andin selesai.
****Ya sudah ibu keluar ya.
****Iya Bu.
Andin pun mengambil tas dan bergegas keluar kamarnya, setelah sampai di depan teras Andin pun berpamitan ke pada orang tuanya.
****Pak, Bu, Andin pergi dulu ya.
****Iya hati-hati ya nak,,,,, sahut ibu.
****Iya Bu.
Andin pun menghampiri orang yang dari tadi menunggunya.
****Assalamu’alaikum pak.
****Waalaikumsalam, mari nona.
****Oh iya.
Andin pun langsung naik ke dalam mobil, dan mobil pun melaju ke arah Villa Andi, beberapa menit kemudian Andin pun sampai di depan Villa Andi.
Wah Besar Banget Villa Nya,,,,, Gumam Andin.
****Silakan turun nona.
****Oh, Terima Kasih.
__ADS_1
****Ayo nona ikuti saya.
****Oh iya.
Andin pun mengikuti pria tersebut, Andin yang melihat pemandangan yang begitu indah itu hanya bisa tersenyum sambil melihat sekeliling kebun teh yang telah di hiasi lampu berwarna-warni, dan tepat di depan Andin ada sebuah kursi dan meja yang di kelilingi bunga, balon dan juga bermacam lampu berwarna-warni, Setelah sampai di kursi itu Andin pun di persilahkan duduk dari arah belakang Andin keluar seorang pria tampan dengan membawa buket ditangannya.
****Apa kamu menyukainya sayang,,, Ucap Pria Tampan Itu. Andin pun melihat ke arah belakang dari mana asal suara tersebut, dan Andin pun hanya membalas dengan senyuman saja.
****Ini untuk kamu,,,,, Ucap Pria itu sambil memberikan buket tersebut.
****Terima kasih Andi, ini kejutan luar biasa yang belum pernah aku liat,,,,, Jawab Andin.
****Iya Sama-sama sayang,,,, Ayo kita duduk,,,, ucap Andi.
Setelah mereka duduk, mereka pun langsung menikmati makanan yang telah di sediakan selesai makan Andi pun mengajak Andin ke dekat sebuah kotak yang telah disiapkannya tadi siang. Andin yang melihat sebuah kotak berukuran besar pun bingung, dan langsung melihat ke arah Andi.
****Buka lah sayang ini untuk kamu,,,,, Ucap Andi sambil menampakkan senyumnya.
****Serius, ini untuk aku? Tanya Andin.
****Iya.
Andin pun langsung membuka hadiah tersebut akan tetapi karena besar Andin susah paya membukanya dan pada akhirnya yang membuka hadiah tersebut adalah para bodyguard yang tak jauh dari mereka, beberapa menit kemudian hadiah tersebut pun terbuka yang isinya boneka panda, dari ukuran yang besar, sedang, kecil, sampai yang lebih kecil lagi ada, seperti keluarga 7 turunan mungkin.
Sedangkan Andin yang masih bingung pun langsung bertanya kepada Andi.
****Iya sayang untuk kamu,,,, ujar Andi.
Andin yang merasa bahagia pun langsung memeluk Andi dengan erat, entah kebahagiaan bagaimana lagi yang ia ingin.
****Andin lepas aku enggak bisa bernapas,,,,,, ucap Andi, yang hanya sekedar meledek Andin padahal pelukan Andin tidak terlalu kuat sampai bisa membuatnya sesak napas.
****Maaf, aku terlalu bahagia dan terharu, kamu enggak perlu sampai kasih aku kejutan kayak gini.
****Aku hanya bercanda sayang, kenapa enggak kan aku pacar kamu aku berhak donk, bahagia in kamu.
****Huuuhh kamu, iya-iya terserah kamu deh.
DI SISI LAIN
Tepatnya tidak jauh dari tempat Andi dan Andin yang sedang diner, ada seorang pria dengan setelan jas sedang mengamati mereka yang tanpa mereka sadari bahwa ada orang lain yang tak mereka lihat padahal kalau mereka melihat ke arah belakang, mereka akan tau bahwa ada orang yang memata-matai mereka sedari tadi.
Siapa wanita itu? Berani sekali dia, masuk ke dalam kehidupan Andi,,, Gumam Pria tersebut.
Setelah setengah jam mengamati Andi dan Andin pria itu langsung masuk ke dalam Villa, dan langsung menuju ke kamarnya yang terletak di lantai dua tak jauh dari kamar Andi, beberapa menit kemudian pria itu keluar dengan menggunakan pakaian rumahan, sambil menuruni tangga pria itu pun langsung menelepon seseorang.
****Iya Ada Apa Tuan Muda,,,,,, sahut seseorang dari seberang telepon.
__ADS_1
****Cari tau siapa wanita yang dekat dengan Andi, dan pastikan jangan sampai Andi tau.
****Baik tuan muda.
Setelah itu dia langsung menutup telepon dan langsung menelepon seseorang lagi, di layar tersebut tertulis nama Adik Andi.
****Kamu dimana sekarang? Tanyanya, setelah panggilan terhubung.
****Ada di samping Villa Kakak, kenapa? Tumben kakak telepon jam segini? Tanya Andi.
****Pulang sekarang, Kakak lagi ada di Villa kamu.
****Tapi kakak,,,,,,, belum selesai berbicara sambungan telepon langsung di putus.
Dasar anak baru mau gedeh, susah di bilangi,,,,, Gumamnya Lagi.
Setelah memutus panggilan tersebut pria itu pun langsung menuju meja makan dimana makanan telah di siapkan oleh para pelayan.
Andi yang baru selesai menerima telepon pun langsung kembali mendekat ke arah Andin, dan langsung duduk di hadapan Andin.
****Siapa yang telepon tadi? Tanya Andin.
****Kakak, dia lagi ada di Villa, aku disuruh pulang sekarang,,,,, jawab Andi.
****Ya udah, yuk pulang aku juga udah capek mau cepat istirahat.
****Ayo, kamu diatar sama sopir aku ya, enggak apa-apa kan.
****Iya enggak apa-apa kok.
Mereka pun berjalan keluar ke arah halaman Villa, dimana sudah ada Pak Wawan sopir Andi yang telah menunggu mereka. Sampai di sana pun Andi mengucapkan selamat malam dan melambaikan tangan kepada kekasih hatinya, Setelah mobil telah keluar dari halaman villa Andi pun masuk ke dalam villa dimana kakaknya telah menunggu dirinya di ruangan keluarga Andi pun langsung menghampiri kakaknya, baru beberapa langkah memasuki ruangan itu hawa ketegangan pun muncul di sana dan mata tajam seperti elang menatapnya yang sedang menatap mangsanya pun mengarah kepada Andi, Andi pun langsung melangkah cepat ke arah kakaknya dan duduk di hadapan kakaknya langsung menundukkan pandangan ke bawah karena kakaknya saat ini dalam mode marah dan benar saja tiba-tiba kakaknya menggebrak meja, sontak saja membuat Andi berdiri dari duduknya karena terkejut.
****Jadi gara-gara wanita itu uang yang ada di rekening mu berkurang begitu banyak, biasanya kau paling benci menghambur uang mu,,,, apa wanita itu yang memintanya kepada mu hah,,,,,,, Ucap Sandy sambil menatap tajam wajah adik kesayangannya itu.
****Maaf kakak, dia tak pernah meminta uang ku, dan apa pun itu hanya keinginan ku saja,,,,, Sahut Andi sambil tetap dengan posisi yang sama tertunduk takut melihat ke arah kakaknya yang sedang marah.
****Oh iya,,,,, Siapa nama wanita itu dan pertemukan aku dengan dia kalau memang benar apa yang kau katakan,,,, Sahut Sandy.
****Tapi Kakak untuk apa kakak ketemu sama dia,,,,, jawab Andi yang mulai kesal dengan kakaknya.
****Oke,,, kalau kau tak mau menuruti apa kata kakak mu ini aku akan memindahkan mu ke luar negeri sekarang juga.
****Aku enggak mau kakak,,,, apa hak kakak mencampuri urusan ku hah,,,,, ucap Andi dengan emosi yang telah meluap-luap.
****Apa hak ku,,,,, Wow sekarang adik ku sudah bisa membantah perintah kakaknya ternyata, Belajar dari mana kau hah,,,, Tidak biasanya kau seperti ini,,,, Apa wanita itu yang mengajari mu seperti ini hah.
****Sudah cukup kakak cukup menghinanya, aku sudah menuruti apa yang kakak mau, tolong sekarang kakak jangan mencampuri urusan ku lagi,,,,, Ucap Andi sambil berjalan meninggalkan kakaknya menuju ke kamarnya.
__ADS_1
Sandy hanya melihat adiknya berjalan meninggalkan dia yang belum selesai bicara, dia pun berpikir dan bergumam sendiri.