Teror 90 Hari

Teror 90 Hari
Bab 1


__ADS_3

Namaku Novia Sintia Orang-Orang Biasa Memanggilku Via kali Ini aku Ingin menceritakan Pengalaman yang tidak akan perna aku lupakan seumur hidupku


Aku Bisa Melihat Apa Yang Tidak Bisa Dilihat Orang Lain Ya Aku Bisa melihat Mereka Yang Tak Kasat mata


Saat Ini Aku Duduk Di bangku Kelas 3 SMP Yang Ada di salah Satu Di Pulau Sumatera di sekolah aku memiliki 2 teman satu perempuan dan satu laki-laki Yaitu Chindy Chania Dan Bayu Pratama


Setelah Libur Panjang Kami Kembali ke sekolah senin pagi itu seperti biasa aku bangun sekitar jam 5 subuh langsung mandi dan melaksanakan sholat subuh


setelah itu aku bersiap untuk sekolah setelah matahari mulai menunjukan sinarnya aku pamit pada kedua orang tuaku


"Ayah Bunda via berangkat dulu ya"kataku


"kamu nggak sarapan dulu via ini masih jam setengah 6 pagi lo apa nggak kepagian kamu perginya"tanya bundaku


"via nggak sarapan deh bun soalnya mau mampir ke rumah sindi dulu"kataku


bunda hanya menganggukkan kepalanya serta ayah yang asik membaca korannya


"ya udah bun via berangkat dulu assalamualaikum"kataku sambil mencium tangan bunda lalu ayah

__ADS_1


Setelah itu aku langsung pergi menggunakan sepeda motor milikku melesat ke rumah sindi jarak dari rumah ku ke rumah sindi lumayan memakan waktu 20 menit karena itu aku memilih berangkat agak pagi


setelah 20 menit berkendara aku sampai di rumah sindi dan dia sudah menunggu di depan rumahnya sambil melambaikan tangannya padaku


"kamu sudah siap sin?"tanyaku sambil senyum maklumlah biasanya dia orang yang paling sudah bangun pagi


"udah dong ini kan hari pertama sekolah via masa iya aku telat kan nggak lucu"kata sindi sambil senyum-senyum


setelah selasai basa basi kami pun berangkat ke sekolah yang jaraknya 10 menit dari rumah sindi sesampainya di sekolah kami sudah di tunggu oleh bayu di parkiran


"kalian lama amat sih sampainya"kata bayu sambil cemberut


"ya udah mending kita masuk kesal dan cari bangku bentar lagi juga mau upacara juga"kata sindi


kami pun bergegas masuk ke kelas 9a dan segera mencari tempat duduk


setelah itu bel berbunyi pertanda upacara akan di mulai


20 menit setelah upacara di mulai ada perasaan ku menjadi aneh tiba-tiba suasana di sekeliling ku hening dan senyap

__ADS_1


tapi aku masih berpikir positif karena pembina ucapara sedang memberi arahan kepada kami


10 menit suasan hening tiba-tiba ada yang memanggil-manggil namaku dari arah belakang namun aku berusaha tidak mempedulikan tapi lama kelamaan suara itu makin keras


dengan terpaksa aku melihat ke arah belakang namun tidak ada satu pun orang seketika bulu kuduk ku mulai berdiri tapi aku berusaha mengendalikan diri agar teman-temanku tidak panik


"kamu kenapa via"tanya sindi sambil berbisik padaku


"nggak papa kok cuma kaki ku pegal ibuknya lama banget ceramanya"kataku sambil senyum dan agak menggoyang-goyangkan kaki ku


"oh kirain ada apan tadi"kata sindi


aku hanya menanggapi dengan sebuah senyuman pada dia tapi dalam hati aku merasa ada yang aneh


maaf jika ada salah dalam penulisan katanya author dalam tahap belajar


Jangan lupa Like dan voted novel author ya


guys

__ADS_1


jangan lupa follow ig author ya@AnisaJulbaidah


__ADS_2