
tak terasa hari sudah berganti pagi lagi aku segera keluar rumah untuk menghirup udara segar namun saat aku membuka pintu depan aku melihat begitu banyak jarum dan paku yang tertancap di buah asam
"astagfirullah ini benda apa"kataku sambil bergumam
"itu santet yang dikirimkan oleh mereka dan benda itu yang meletus kamu dengar malam tadi"kata bang yogi
"astagfirullah bang yogi bikin aku kaget aja de pagi-pagi"kata ku
"heheheheh maaf via soalnya kamu bengong aja depan pintu"balas bang yogi
"ya gimana nggak bengong bang, liat benda itu banyak banget,ngeri tau"kata ku cemberut
"ya kita bersyukur aja via semua benda ini nggak masuk ke dalam rumah"tambah bang yogi lagi aku pun menganggukkan kepala
"mau ikut lari pagi nggak"kata bang yogi
"mau bang"kata ku dan bayu serentak dan entah sejak kapan bayu ada di belakang bang yogi
setelah itu kami semua pergi lari pagi sekalian liat-liat pemandangan pagi di kampung kang ujang pada saat ini sudah banyak petani yang berjala ke arah kebun maupun ladang mereka
sepanjang kami lari kami terus di sapa oleh penduduk desa yang sangat ramah
"nanti siang kalian ke mana"tanya bang yogi kepada aku dan bayu
"nggak ke mana-mana bang"jawab kami kompak
"ish kalian ini kompak sekali ya"kata bang yogi tertawa
"gimana kalau kalian ikut sama bang yogi aja"tawar bang yogi
"ke mana bang"jawab kami lagi-lagi kompak
"ngantar buah-buahan dan sayur ke pasar"jawa bang yogi
"oke bang kalau itu kami mau"jawab ku
setelah berbincang kami pun pulang untuk bersih-bersih serta sarapan pagi bersama yang lainnya
"kalian lari pagi nggak ngajak-ngajak ayah sih"protes ayah saat kami tiba di teras rumah
__ADS_1
"gimana mau di ajak yah, ayah aja tidur,lagian kasian juga kalau di bangunin ayah kan tidur habis subuh"jawab ku
"ya ayah kan pengin juga lari pagi via cari udara segar"jawab ayah cemberut layaknya anak kecil
"ya udah besok pagi kita juga pergi lagi kok yah ayah bisa ikut kok"kata ku sontak ayah ku langsung senang
kami bertiga pun langsung tertawa melihat tingkah konyol ayah ku
"kalian mandi dulu gih bunda udah masak sarapan nih"kata bunda ku yang datang dari dalam rumah
"siap ibunda ratu"kata kami bertiga kompak
setelah itu kami bertiga langsung menuju kamar masing-masing dan langsung membersihkan diri
30 menit berlalu akhirnya saat yang di tunggu-tunggu datang yaitu sarapan
kami semua sarapan dengan penuh canda tawa dan keadaan om muldi pun udah mulai membaik
"bun yah nanti via ikut sama bang yogi ya kita mau ke pasar antar buah sama sayur"izin ku pada orang tua
"ya udah kamu hati-hati aja ya via bunda sama ayah juga mau bantu kang ujang nanti di kebun sekalian cari kegaiatan selama disini"kata ayah yah maklum ayah yang biasanya sibuk mengurus restauran setiap hari pasti bosan kalau harua duduk terus di rumah
"kan ada orang kepercayaan ayah via aya udah bilang sama dia kok untuk mengurusa semua usaha kita dulu"jawab ayah ku
"bayu juga ikut sama bang yogi ya ma pa"izin bayu ke pada orang tua nya juga
"ya udah kamu juga hati-hati keadaan kita belum aman yu"kata papa bayu
"papa sama mama juga ustad hakim bakal pergi nanti ke tempat gurunya ustad hakim"jawab papaku
setelah itu kami pun pergi mengunakan mobil pick up milik bang yogi setelah itu langsung mengambil buah dan sayur para petani untuk di antar ke pasar,kios buah yang mesan, serta restauran yang memesan juga
"kayaknya banyak pesanan ni pak"kata bang yogi pada milik sayuran itu
"iya den ada restauran baru yang mesan ke saya"jawab pemilik sayur itu dan bapak itu pun memberikan alamatnya
setelah mobil pick up itu penuh dengan buah dan sayuran kami pun berangkat karena takut ke siangan juga dalam perjalanan kami tertawa sambil bercanda 30 menit perjalanan kami sampai di pasar dan para pembeli buah dan sayur yang kami bawah pun udah menunggu
dengan segera bayu dan bang yogi membukak tutup pick up itu dan para pembeli itu mengambil karung dan keranjang yang ada tulisan nama mereka
__ADS_1
setelah melakukan pembayaran kami pun lanjut mengantarkan pesanan restauran tadi satu jam perjalanan akhirnya kami sampai juga
nampak nuansa restauran itu sangat tradisional tapi di depan pintu masuk di jaga oleh dua sosok tinggi berbulu dengan mata merah
"liat ya"kata bang yogi
"iya bang"jawab ku
bang yogi hanya senyum melihat ke arah ku dan bayu
setelah itu kami masuk ke dapur restauran itu untuk mengantarkan buah dan sayuran yang mereka pesan
saat tiba di dapur aku melihat ada mahkluk kayak kuda berdiri di atas kuali tempat menggoreng ayam dan air liur mahkluk itu masuk ke dalam minyak yang menggoreng ayam itu
rasanya aku ingin muntah melihat hal kayak gitu
"udah jangan di perhatikan terus ntar marah dia sama kamu"celetuk bang yogi sambil berbisik
"iy-iya bang"kata ku
selesai kami meletekan semua kami pun ditawarkan makan oleh pengelola restauran itu namun bang yogi menolak dengan halus setelah selesai pembayaran kami pun keluar dari situ
"masih ada ya bang jaman sekarang usaha pakai hal-hal kayak gitu"tanya ku
"banyak via bukan usaha makanan aja yang pakai cara kayak gitu"celetuk bayu
"kok kamu yang jawab sih"kata ku
bang yogi dan bayu langsung tertawa melihat aku kesal
namun tiba-tiba mereka terdiam sambil melihat ke belakang ku
"tadi ketawa keras banget kok sekarang malah diam kayak patung sih"protesku
tiba-tiba ada tangan yang nempel pada wajahku kukunya panjang banget serta Rambutnya juga nempel pada bahu ku
"ad-ada kunti di belakang kamu via"kata bayu sambil gugup
"Aaaaaaaaaaaa"teriakku
__ADS_1
jangan lupa like, rate, voted, dan komen ya