
Setelah Sindi bertanya aku mendengar lagi ada orang yang terus memanggil-manggil namaku dari arah bekalang aku yang penasaran langsung melihat ke arah belakang namun tetap sama tidak ada satu pun orang di sana
Seketika aku menoleh lagi ke depan dan tiba-tiba ada wanita berdiri di depanku dengan wajah pusat pasih dan rusak sebelah kiri sambil tersenyum ke arah ku
Aku yang kaget langsung berteriak hal itu membuat semua orang terkejut dan melirik ke arah ku namun wanita yang berdiri di depanku tetap saja tersenyum ke arah ku
seketika aku pingsan karena tidak kuat menahan rasa takut yang begitu besar
Ketika aku sadar ternyata aku sudah berada di ruang uks dan ada bayu juga sindu di sampingku
"Kamu melihat mereka lagi ya via"tanya bayu dengan serius secara dia sama seperti ku cuma saja dia cuma bisa merasakan keberadaan mereka
"i-iya yu"jawabku gugup karena aku sok dengan kejadian yang aku alami barusan
sindi yang sudah paham denganku segera menenangkanku seperti biasanya
namun saat itu aku melihat lagi wanita itu menyeringai ke arahku berdiri tepat di belakang sindi
"pergi dari sini pergi"teriakku yang makin ketakutan melihat sosok itu lagi dan wanita itu berbisik kepada ku
"saya tidak akan pergi kemana pun hahhaahhahaah"kata wanita itu di iringi tawanya yang melengking di telingaku
__ADS_1
"mau apa kamu dengan saya"tanyaku dengan memberanikan diri walaupun sebenarnya aku takut
namun sosok itu hanya tertawa lalu hilang entah kemana
aku terdiam sesaat dan merasa ada yang aneh dengan tubuhku sendiri dan benar saja tiba-tiba aku muntah darah bercampur dengan nana yang sangat pekat
Aku langsung di bawah pulang oleh bayu dan sindi di antar oleh wali kelas ku juga
25 menit perjalan aku sampai di rumah namun aku melihat lagi sosok wanita itu di depan pohon mangga sebelah kamarku
aku hanya diam dan menundukan kepala agar aku tidak melihat wajahnya itu
"Assalamualaikum bunda"kataku sambil masuk di ikuti oleh bayu sindi dan buk risani
"silahkan duduk dulu"tawar bunda ku kepada teman dan juga guruku
"via kenapa buk, kok jam segini udah pulang"tanya bunda dengan lembut
"tadi via teriak-teriak pas upacara buk, terus pingsan setelah bangun dia munta darah hitam bercampur nana buk"jelas buk risani kepada bundaku
"astagfirullah"jawab bunda dengan setengah bertetiak dan melihat ke arah ku aku pahan akan tatapan bunda dan segera menjelaskan semua tanpa ada yang tertinggal sedikit pun
__ADS_1
"gitu ceritanya bun"kataku
"ya udah kamu istirahat aja dulu besok nggak usah sekolah dulu"kata bunda dan di setujui oleh guruku
teman dan guru ku pun pamit pulang karena harus balik kesekolah lagi
aku di temani bunda kekamar untuk beristirahat
setelah membersikan diri aku mulai membaca buku karena hari masih terlalu pagi untuk tidur
sekitar 2 jam aku berkutat bersama buku-buku ku terdengar olehku suara azan aku pun segera menunaikan kewajiban ku sebagai seorang muslimah
setelah itu baru aku turun untuk makan siang bersama dengan bunda
bunda yang paham akan sifat ku jadi tidak terlalu menanyakan apa yang terjadi
mulai hari itu hidup serasa sangat berat dan manakutkan selama 90 hari aku mendapat berbagi gangguang dari hal-hal yang tak lazim dan di luar logika manusia
maaf jika ada salah dalam penulisannya maklum author masih dalam tahap belajar
jangan lupa like dan voted karya author ya
__ADS_1
dan jangan lupa follow juga ig author @anisajulbaidah