Teror 90 Hari

Teror 90 Hari
Bab 2


__ADS_3

Setelah Sindi bertanya aku mendengar lagi ada orang yang terus memanggil-manggil namaku dari arah bekalang aku yang penasaran langsung melihat ke arah belakang namun tetap sama tidak ada satu pun orang di sana


Seketika aku menoleh lagi ke depan dan tiba-tiba ada wanita berdiri di depanku dengan wajah pusat pasih dan rusak sebelah kiri sambil tersenyum ke arah ku


Aku yang kaget langsung berteriak hal itu membuat semua orang terkejut dan melirik ke arah ku namun wanita yang berdiri di depanku tetap saja tersenyum ke arah ku


seketika aku pingsan karena tidak kuat menahan rasa takut yang begitu besar


Ketika aku sadar ternyata aku sudah berada di ruang uks dan ada bayu juga sindu di sampingku


"Kamu melihat mereka lagi ya via"tanya bayu dengan serius secara dia sama seperti ku cuma saja dia cuma bisa merasakan keberadaan mereka


"i-iya yu"jawabku gugup karena aku sok dengan kejadian yang aku alami barusan


sindi yang sudah paham denganku segera menenangkanku seperti biasanya


namun saat itu aku melihat lagi wanita itu menyeringai ke arahku berdiri tepat di belakang sindi


"pergi dari sini pergi"teriakku yang makin ketakutan melihat sosok itu lagi dan wanita itu berbisik kepada ku


"saya tidak akan pergi kemana pun hahhaahhahaah"kata wanita itu di iringi tawanya yang melengking di telingaku

__ADS_1


"mau apa kamu dengan saya"tanyaku dengan memberanikan diri walaupun sebenarnya aku takut


namun sosok itu hanya tertawa lalu hilang entah kemana


aku terdiam sesaat dan merasa ada yang aneh dengan tubuhku sendiri dan benar saja tiba-tiba aku muntah darah bercampur dengan nana yang sangat pekat


Aku langsung di bawah pulang oleh bayu dan sindi di antar oleh wali kelas ku juga


25 menit perjalan aku sampai di rumah namun aku melihat lagi sosok wanita itu di depan pohon mangga sebelah kamarku


aku hanya diam dan menundukan kepala agar aku tidak melihat wajahnya itu


"Assalamualaikum bunda"kataku sambil masuk di ikuti oleh bayu sindi dan buk risani


"silahkan duduk dulu"tawar bunda ku kepada teman dan juga guruku


"via kenapa buk, kok jam segini udah pulang"tanya bunda dengan lembut


"tadi via teriak-teriak pas upacara buk, terus pingsan setelah bangun dia munta darah hitam bercampur nana buk"jelas buk risani kepada bundaku


"astagfirullah"jawab bunda dengan setengah bertetiak dan melihat ke arah ku aku pahan akan tatapan bunda dan segera menjelaskan semua tanpa ada yang tertinggal sedikit pun

__ADS_1


"gitu ceritanya bun"kataku


"ya udah kamu istirahat aja dulu besok nggak usah sekolah dulu"kata bunda dan di setujui oleh guruku


teman dan guru ku pun pamit pulang karena harus balik kesekolah lagi


aku di temani bunda kekamar untuk beristirahat


setelah membersikan diri aku mulai membaca buku karena hari masih terlalu pagi untuk tidur


sekitar 2 jam aku berkutat bersama buku-buku ku terdengar olehku suara azan aku pun segera menunaikan kewajiban ku sebagai seorang muslimah


setelah itu baru aku turun untuk makan siang bersama dengan bunda


bunda yang paham akan sifat ku jadi tidak terlalu menanyakan apa yang terjadi


mulai hari itu hidup serasa sangat berat dan manakutkan selama 90 hari aku mendapat berbagi gangguang dari hal-hal yang tak lazim dan di luar logika manusia


maaf jika ada salah dalam penulisannya maklum author masih dalam tahap belajar


jangan lupa like dan voted karya author ya

__ADS_1


dan jangan lupa follow juga ig author @anisajulbaidah


__ADS_2