
Saat si Lisa kerumah kediaman si ketos
Si Lisa membicarakan tujuan nya.
"Aku adalah calon pengantin mu saat lulus sekolah untuk saat ini aku hanya akan mengurus mu"kata si Lisa
"Owh" jawab si ketos dengan sangat singkat,padat.
Si ketos pun memanggil adik angkat nya untuk membantu si Lisa membawa barang barangnya.
"Dek ada tamu tolong bawa in barangnya"ujar si ketos
"Iya kak"jawab adik angkat si ketos
Adik angkat nya pun datang dan menghampiri si Lisa dan membawa barang barangnya masuk ke dalam kamar tamu yang di sediakan.
"Ini kamar mu Ayunda"kata adik angkat nya ketos
Note:Ayunda sebutan untuk panggilan kakak perempuan
"I.iya makasih dek"jawab si Lisa
"(Ayunda?!?, Perasaan aku gak pernah di panggil kayak gini deh.........................oiya kan aku gak punya adek ya)"pikir si Lisa
"Kalau butuh apa apa panggil saja aku nama ku Chintia adik angkat dari kakanda Agung Sambu Raditya"kata Chintia
"Ahhh iya salam kenal sekali lagi terima kasih"jawab Lisa
Chintia keluar dari kamar tamu tanpa sepatah kata lagi ia pun ke kamar kakaknya untuk menemuinya.
*Tok tok tok*
"Masuk" ujar si ketos
Chintia pun membuka pintu kamar kakaknya dan masuk ke kamar kakaknya.
"Kakak,Ayunda sudah ku urus selanjutnya apa lagi yang harus ku lakukan? perintah kan saja aku,aku tidak keberatan" tanya si Chintia
"Kenapa kamu ingin sekali di perintah padahal aku sudah menganggap mu adik ku?"tanya balik si ketos
"Aku ingin patuh pada dirimu dan juga terimakasih sudah mengangkat ku sebagai adik mu"jawab Chintia
"Tapi ya walaupun kau hanya anak angkat kau tidak perlu melakukan hal ini bukan"kata si ketos
"Benar tapi aku tidak ingin kau dimarahi oleh ayah karna hal seperti ini"jawab Chintia
"Hhh baiklah apa kau punya permintaan?"tanya si ketos
"Jaga kesehatan mu dan juga Ayunda aku tau ini berat untuk mu karna di jodohkan oleh ayah"jawab Chintia
__ADS_1
Chintia pergi keluar dan membuka pintu.baru saja dia membuka setengah pintunya Chintia malah diam dan mencium aura negatif dari pintu masuk.
"Sepertinya ada tamu tak di undang lagi"kata Chintia
"Siapa lagi itu?"tanya si ketos
"Seperti nya itu adalah mantan sahabat mu tenang saja biar aku yang mengusir nya"jawab Chintia
Chintia pun keluar dari kamar kakaknya dan menutup kamar kakaknya lagi.saat membuka pintu depan dia melihat lubang yang pintu yang kecil terlebih dahulu karna siapa tau itu adalah benar mantan sahabat nya jika bukan itu adalah pencuri.Chintia pun mengambil pisau di kantong celana nya dan mengisi pelurunya saat sudah mengisi peluru kedalam pistol dia pun membuka pintu dan menodongkan pistol nya dan ternyata benar yang mengetuk pintu tadi adalah mantan sahabat kakaknya yang bernama bintang.
"Ayunda kenapa kau datang kesini lagi kakanda sudah tidak mencintai dirimu kan?"tanya Chintia
"Hei lancang sekali kamu aku kesini untuk bertemu dengan kakak mu"jawab Bintang
"Ada perlu apa Ayunda untuk menemui kakak?"tanya Chintia
"Owh masalah itu kau tidak usah ikut campur pergilah dan cari kakakmu"jawab Bintang
"Maaf kakak sedang sibuk jadi pergi lah dan juga kakak sudah punya calon pengantin untuk dinikahkan"kata Chintia
Bintang terkejut karna usaha yang dilakukan telah sia sia.
"Baiklah silahkan pergi atau ku tembakan pistol ini tepat di jantung mu"ujar Chintia
"CK sial" jawab si bintang dengan kesal
Si bintang pergi dengan kesal karna Chintia memberikan sambutan yang tidak baik.Saat Chintia mau masuk tiba tiba kakaknya sudah duduk diam di sofa.
"udah tau dia orang jahat masih aja disuruh minta sambutan" jawab Chintia
"terserah deh"ujar si ketos
"oh iya aku hari ini harus pulang ayah udah pasti nungguin dirumah"kata Chintia
"cepet banget kenapa dah?"tanya ketos
"owh itu aku sudah di telpon jadi aku mau beres beres barang terus makan sama langsung pamit"jawab Chintia
"owh oke yasudah"kata ketos
Chintia pergi ke kamar dan membereskan barang barangnya,setelah membereskan barang barang Chintia pergi ke dapur untuk makan.
"halo Ayunda"sapa Chintia kepada Lisa
"owh halo dek,dek apakah aku boleh bertanya satu pertanyaan saja?"tanya Lisa
"silahkan aku tidak keberatan Ayunda"jawab Chintia
"owh oke jadi begini kenapa disini hanya ada mi instan apa kakak mu tidak usus buntung karna makan mie instan?"tanya Lisa
__ADS_1
"huh kakak itu gak bisa masak selain mi instan jadi wajarkan saja ya"jawab Chintia
"huh begitu ya yasudah silahkan dimakan makanannya sudah siap" kata Lisa
"iya kak"jawab Chintia
Chintia pun mengambil piring dan sesendok nasi,saat selesai mengambil sendok nasi Chintia pun membuka tudung saji tersebut dan ternyata yang dibikin Lisa itu bukan mie instan yang biasanya dia bikin dia malah membuat macam macam olahan dari mie instan contohnya omelette mie,risol,dan lain lainnya.Chintia pun mengambil omelette mie sekitar 3 potong karna tidak bisa menahan rasa laparnya.Saat mencoba omelette tersebut Chintia hanya bisa terdiam dan hanya bisa mengunyah makanan nya, Chintia pun memakan makanan itu dengan lahap tak disangka ia tidak pernah memakan makanan seenak ini.
Lisa merasa senang karna makanan nya dimakan lahap oleh calon adik iparnya ia merasakan bahwa baru pertama kalinya ia mengasihi adiknya makan walaupun itu bukan adik kandung nya tapi Lisa mengangap nya sebagai adiknya sendiri karna ia sudah lama ingin punya adik perempuan.
tiba tiba saat Chintia makan kakaknya datang ke dapur dan berkata.
"Hei kenapa aku tidak di ajak makan?"tanya ketos
"makan aja gak ada yang ngelarang kok"jawab Chintia
"keknya enak nih"kata ketos
"yaiyalah orang Ayunda pinter masak gk kayak kakak gk bisa masak"ujar Chintia
"hehehe gk kok aku tidak terlalu pintar masalah memasak,harus banyak belajar"kata Lisa
"tidak apa apa ini saja sudah lebih enak dari pada makanan yang biasanya aku makan" kata Chintia
Si ketos pun memakan makanan yang dimasak oleh Lisa ternyata yang dikatakan adiknya masakan nya enak tidak ada kalahnya masakan pelayan yang pernah ia makan dulu.
Setelah mereka selesai makan Chintia pun berpamitan kepada mereka berdua dan berjanji akan datang kerumah kakaknya dan menginap untuk hari ke depannya kalau ia tidak sibuk.
Saat di perjalanan Chintia pun menelpon ayah angkatnya untuk memberikan sebuah laporan.
"bagaimana apa disana baik baik disana?"tanya ayah angkatnya Chintia
"iya lumayan tapi disana kedatangan tamu tak di undang"jawab Chintia
"siapa itu?"tanya ayah angkatnya
"dia adalah mantan sahabat kakak namanya bintang"jawab Chintia
"ayah apa pernikahan nya tidak dipercepat saja?"tanya Chintia
"tidak perlu karna menurut ku lebih baik pernikahannya di mulai saat mereka lulus sekolah lagi pula ayah juga akan memindahkan sekolah baru untu calon kakak ipar mu"Jawab ayah angkatnya
"kalau memang keputusan ayah aku tidak akan menolaknya aku hanya berharap semoga ayunda baik baik saja disana"kata Chintia
"Baiklah ayah tutup dulu telepon nya"jawab ayah angkatnya
ayah tirinya pun menutup telponnya dan kembali bekerja disisi Chintia dia hanya berpikir apakah dia akan bisa bebas karna dia yang paling banyak tugas yang disuruh ayahnya dari pada saudara angkat yang lainnya.
*bersambung*
__ADS_1
oke makasih udah baca jangan lupa like sama votenya supaya author makin semangat update
oke sampai jumpa di bab selanjutnya mattane 🤗.