The Authoritative Man

The Authoritative Man
Menghadiri Pesta Pernikahan


__ADS_3

“Saya tinggal di Perumahan Indah Jaya, memang kenapa?” David berkata.


“Oh, tidak apa-apa, ngomong-ngomong saya punya rumah yang sudah lama kosong dan tidak terpakai. Jadi, saya berniat ingin memberikannya kepada anda. Tempat itu juga sangat cocok untuk bersantai. Saya harap ini akan berguna untuk Tuan Alexander!” kata Ruben, dan mengeluarkan kunci rumah dari sakunya!


"Ohh kalau begitu terima kasih, Tuan Arkhan!" Jawab David dengan senang hati.


David awalnya ingin menolak dan dia juga tidak ingin meminta imbalan cukup besar dari Ruben Arkhan. Tetapi, setelah dia berpikir kalau orang tuanya tinggal di rumah bobrok itu, dan dia ingin mencari uang yang cukup banyak, kemudian membelikan rumah baru untuk orang tuanya.


Dia juga berpikir kalau mengumpul uang untuk membeli rumah baru tersebut pastinya memakan waktu yang cukup lama, jadi dia setuju untuk menerimah hadiah dari Ruben tersebut.


Tetapi ketika kunci itu diserahkan kepada David, dia terkejut. Ini adalah kunci Pine Land Villa. Kunci ini cukup dikenal karena desain khususnya yaitu bentuk kunci seperti huruf P dan terbuat dari emas murni.


Pine Land Villa adalah komunitas elite di kota Horendel ini. Seluruh bangunan Villa dibangun di satu-satunya gunung di Horendel. Pemandangan di komunitas itu sangat indah dan kualitas udaranya sangat bagus!


Orang-orang yang bisa tinggal di sina adalah orang kaya ataupun seorang berstatus sosial tinggi seperti Jendral atau Walikota dan lain-lainnya, dan mereka semua adalah orang-orang kelas atas yang cukup terkenal di kota ini. Orang biasa saja bahkan tidak bisa membayar biaya properti bulanannya!


"Tuan Arkhan, ini… rumah ini terlalu mahal, kamu harus mengambilnya kembali!” David buru-buru mengembalikan kuncinya.


"Tuan Alexander, jangan sungkan kepada saya. Jika anda menolaknya itu berarti hidupku tidak sebanding dengan sebuah rumah?” Ruben berkata sambil tersenyum kecil.


Ketika Ruben mengatakan ini, David hanya bisa menerimanya dengan sukarela.


"Baiklah, oh ya tuan, ini ada sedikit uang untuk anda, ini juga merupakan bentuk terima kasih saya terhadap bantuan anda yang besar ini. Mohon diterima Tuan Alexander." Kata Ruben sambil mengeluarkan kartu bank dari dompetnya dan kemudian memberikannya kepada David.


Kartu bank tersebut berisi 15 miliar.


David tahu bahwa dia tidak bisa menolaknya lagi, jadi dia hanya bisa menerima kartu tersebut dan memasukkannya ke dalam sakunya!


Tepat ketika David hendak pergi, ia mendengar suara tawa dan kerumunan yang sedang berbicara, dan suara-suara itu terdengar sangat keras!


David sedikit mengernyit dan mengerutkan kening karena heran!.


Melihat David mengerutkan kening, Ruben segera memanggil manajer hotel dan bertanya pada manajer tersebut.


"Apa yang sedang terjadi? Ini sangat bising?” tanya Ruben.


Manajer buru-buru menjelaskan kepada Ruben:


"Tuan Arkhan, Tuan Muda dari keluarga Hark akan menikah hari ini, dan pesta pernikahan diadakan di aula perjamuan di lantai dua, itu sebabnya sangat bising hari ini!” Manajer buru-buru menjelaskan kepada Ruben.

__ADS_1


Ketika Ruben mendengar ini, dia hanya bisa menerimanya. Lagi pula, hotel ini dibuka untuk bisnis, dan ketika orang akan menikah dan memesan aulanya, hotelpun akan langsung menerimanya!


"Tuan Arkhan, selamat tinggal!” David berkata kepada Ruben dan berjalan keluar dari ruang makan pribadi tersebut!


Tepat setelah David keluar, dia bertemu Jordan bergandengan tangan dengan Delia yang mengenakan pakaian pengantin menuju hotel!


Setelah melihat David, Jordan tertegun sejenak, kemudian ia tertawa sambil berkata:


"David, aku tidak berharap kau datang ke pernikahan kami, apakah kau mau makan di pernikahan kami? Hahahaha"


David hanya melirik Jordan dengan dingin, dan tidak menanggapi cemohan Jordan tersebut. Kemudian ia pergi meninggalkan mereka berdua!


“Tunggu!” Jordan menghalangi jalan David, dan berkata dengan nada mengejek:


“Lihat mantan pacarmu, bukankah dia cantik sekarang? Apa kau tidak ingin mengatakan sesuatu padanya?”


Kata-kata Jordan disengaja untuk membuat David malu!


"Sayang, biarkan saja dia. Kita sudah tidak punya banyak waktu lagi!" Ucap Delia yang sedang memeluk lengan Jordan, bahkan ia tidak melirik David sedikitpun.


"Jordan, jangan mengurusi sampah ini, lagian waktu kita tidak banyak, kalian pergi dulu ke aula, biar mama yang akan mengurus sampah ini!" Ucap Elena yang mengahampiri mereka dan mendesak Jordan,


“Apakah kau belum melepaskan Putriku? kau bahkan masih mengejarnya di ke hotel, kau itu seperti pria idiot yang kehilangan mainannya, apakah kau pikir putriku masih menyukaimu dan menyimpan perasaannya untukmu? Tidak sama sekali tidak, lebih baik kau pergi dari sini, jangan membuat masalah disini!”


Kata-kata Elena Jane terdengar sangat kejam, dan setiap kata-katanya terus membuat David tidak memiliki harga diri lagi.


Orang-orang di sekitar mereka berbisik dan tertawa melihat David!


Pada saat ini, David seperti badut disirkus dan ditertawakan oleh semua orang!


"Suatu hari nanti, kalian semua akan berlutut dan memohon padaku!" Ucap David dengan marah.


David menekan kemarahan di hatinya, mendorong Jordan, dan berjalan meninggalkan mereka!


"Hentikan dia!" Jordan berkata dengan mengerutkan kening. Kemudian ia berkata dengan santai :


“Hari ini, kau harus berpartisipasi, dan jika kau tidak berpartisipasi, aku akan memaksamu berpartisipasi dan membiarkanmu melihat mantan pacarmu menikah denganku! Hahahah”


Begitu Jordan berbicara seperti itu, orang-orang botak yang mengawal Jordan segera menghentikan David. Mereka sudah di hajar habis-habisan di rumah David, dan mereka juga menaruh dendam kepada David. Dan Jordan memberi mereka kesempatan maka mereka tidak akan menyia-nyiakannya kali ini.

__ADS_1


Melihat orang-orang berkepala botak memeganginya dengan sekuat tenaga, David tidak bisa berkutuk dan hanya menoleh perlahan melihat Jordan :


"Apa kau yakin ingin aku menghadiri pernikahan kalian berdua?"


“Ya tentu saja bod*h, aku ingin kau menontonnya dengan mata kepalamu sendiri. Agar kau ingat, kalau kamu itu tidak layak menandingiku..." Jordan mencibir.


Setelah David mendengarnya. dia berbalik dan berjalan ke ruang perjamuan pernikahan di lantai dua. Di aula ini ada lebih dari 100 meja untuk tamu undangan!


“Hahaha, aku mau lihat bagaimana caramu membuat pernikahanku gagal!” Kata Jordan tertawa, dia sama sekali tidak percaya dengan ancaman David tadi, tetapi untuk mencegah David membuat masalah dan mengganggu selera semua orang, Jordan menyuruh para preman itu dan berkata :


“Kalian bawa beberapa orang lagi dan ikuti David itu kemana saja. kalau dia berani kabur, segera tangkap dia lagi dan bawak kehadapanku!”


"Tuan Muda Hark, anda jangan khawatir, ini hanya masalah kecil bagi kami!" pemimpin preman itu berkata dengan terkekeh.


Di aula pernikahan, David menemukan meja sudut dan duduk sana. Orang-orang yang menghadiri pernikahan putra keluarga Hark adalah orang-orang kaya atau memiliki status sosial yang tinggi.


Karena itu, penampilan David yang compang-camping menyebabkan banyak tamu di aula memberikannya tatapan aneh. Di pernikahan yang begitu mewah ini, ada seorang pemuda lusuh tiba-tiba muncul, yang sepertinya tidak pada tempatnya!


Segera, identitas David tersebar di antara banyak tamu, dan kali ini, lebih banyak mata tertuju pada David, kebanyakan dari mereka mengejeknya dengan tertawa melihatnya dan ada juga beberapa orang yang bersimpati padanya!


Namun yang tidak mereka ketahui adalah David sama sekali tidak peduli dengan semua tatapan mereka pada dirinya, ia hanya duduk dan terus menikmati buah segar yang ada di atas meja!


Para preman itu yang terdiri dari selusin orang, terus berdiri di belakang David dan mengawasinya. Selama David berani melakukan tindakan abnormal, mereka akan langsung melakukan sesuatu terhadap David tanpa ragu-ragu!


“Hei, bukankah kau David? Kapan kau keluar dari penjara? Hahah” Sebuah suara sarkastik terdengar, David melihat ke sumber suara itu dan ia melihat seorang wanita mengenakan riasan tebal yang mempesona berjalan ke arah David, dengan seorang pria muda di sampingnya!


Suara wanita itu langsung menarik perhatian para tamu di sekitarnya. Awalnya, mereka hanya mengira kalau David adalah mantan pacar pengantin wanita, dan ia datang hanya ingin menemui mantan pacarnya untuk terakhir kalinya.


.


.


.


.


Bersambung.....


Jangan lupa untuk selalu dukung author dengan cara like, komen, subscribe dan vote (jika perlu gift). Agar author semakin rajin untuk update ceritanya :)

__ADS_1


*tolong berikan kritik dan sarannya ya readers, agar menjadi bahan revisi author untuk memperbaiki ceritanya menjadi lebih baik lagi kedepannya!!!


__ADS_2