
Paijo Hendrawan tidak menanggapi panggilan Andi Hark dan mengabaikannya. Setelah itu, Paijo Hendrawan menatap sekelilingnya, seketika ratusan bawahannya menyerbu!
Tamu-tamu itu sangat ketakutan dan mereka semua berlari keluar. Ferdian dan Jelita yang awalnya ingin melihat kekonyolan David malah tidak bisa melihatnya sekarang, dan mereka juga diusir!
Belum lagi betapa masamnya wajah Andi Hark saat ini, ada juga Jordan yang menatapnya, wajahnya penuh keinginan mengerikan untuk memb*nuh David. Hari ini, keluarga Hark sudah kehilangan begitu banyak muka, dan sulit bagi mereka untuk menyombongkan martabat keluarga Hark mereka kepada orang lain di masa depan!
“David, baj*ngan kau! bahkan jika pernikahan Delia tidak diadakan hari ini, kamu tetap tidak akan pernah menemukan calon istri dengan identitasmu saat ini" Elena Jian berteriak pada David dengan marah!
Keluarga mereka yang akhirnya memanjat hingga menyentuh kekayaan keluarga Hark, malahan pernikahan putri mereka dilacaukan oleh David dan tidak dapat diadakan. Hal ini membuat Elena sangat marah danembemci David.
“David, apakah kamu pikir kamu bisa menghentikanku menikahi Jordan seperti ini? Berhentilah bermimpi, aku sama sekali sudah tidak ada hubungannya denganmu lagi, jangan ganggu aku." Teriak Delia pada David dengan sangat marah. Delia menatap David dengan tatapan kebencian!
"Apakah aku mengganggumu?" David mencibir.
“Ohh ya, aku ingat. bukannya kalian memaksaku untuk hadir? aku bilang pada saat itu jika aku datang untuk menghadiri pernikahan kalian, pernikahanmu tidak akan mungkin terjadi!” Ucap David dengan nada sarkasme.
"kamu…"Delia menggertakkan giginya dengan marah dan memelototi David!
"Delia, jangan ladeni dia, samp*h ini sengaja menghinamu, hanya untuk membuang-buang waktumu saja, dengan identitasnya saat ini, tidak akan ada wanita yang mau menjadi istrinya!" ucap Elena sambil menarik Delia, ucapannya penuh kutukan kejam pada David!
__ADS_1
Tepat ketika Elena mengutuk David, tidak dapat menemukan pacar selama sisa hidupnya, dan menjadi bujangan selamanya, Sonya melangkah maju dan bertanya kepada David dengan sangat serius.
"Tuan Alexander jika kamu belum memiliki pacar, boleh tidak aku menjadi pacarmu?”
Kali ini, David berdiri di tempat sejenak. Dia tidak menyangka Sonya akan mengatakan hal seperti itu di depan umum, semua orang tahu kalau dia adalah Nona tertua dari keluarga Arkhan, dan dia akan menjadi pemimpin keluarga Arkhan di masa depan!
Ketika Delia dan Elena mendengar Sonya mengatakan ini, wajah mereka menjadi pucat. Ini jelas merupakan tamparan di wajah, terutama bagi Elena, yang baru saja selesai mengatakan kalau David adalah samp*h dan tidak akan bisa menemukan pacar dalam hidupnya, malahan Sonya Arkhan, wanita tertua keluarga Arkhan langsung mengungkapkan isi hatinya pada David!
Delia mengepalkan tinjunya erat-erat, wajahnya cemberut seperti orang iri dan emosi!
Baru saja, dia mengatakan untuk tidak membiarkan David mengganggunya lagi tetapi sekarang David diincar menjadi pacar wanita tertua keluarga Arkhan dalam sekejap mata!
Harus diketahui, Delia dibandingkan dengan Sonya masih kalah jauh dari Sonya.
Dia tahu kalau alasan mengapa Sonya mengatakan ini adalah untuk membantunya keluar dari pengepungan dan untuk menampar wajah ibu dan putri keluarga Miu itu!
"Tuan Alexander, aku akan mencoba yang terbaik untuk membuatmu menerimaku!" ucap Sonya tersenyum tipis.
Apakah itu keluarga Hark atau keluarga Miu, mereka semua pergi. Ketika mereka pergi, mata Andi Hark seperti ingin memakan David. Sepertinya dia tidak akan menyerah untuk berbalas dendam.
__ADS_1
Ruben dan Sonya juga diundang oleh orang-orang Paijo Hendrawan. Di ruangan perjamuan pernikahan yang besar, hanya David dan Perguruan Mawar Putih yang tersisa!
"Apa pun yang kamu inginkan, katakan saja!" ucap David pada Paijo Hendrawan.
David tahu kalah Paijo Hendrawan tiba-tiba membantunya membersihkan semua orang, pasti ada sesuatu yang lain!
Tetapi apa yang tidak diharapkan David adalah bahwa Paijo Hendrawan berlutut di depannya tepat setelah dia selesai berbicara, dan kemudian semua ratusan orang dari Perguruan Mawar Putih semua berlutut!
Kali ini, David tampak bodoh, dan dia bertanya-tanya apakah Paijo Hendrawan meminum obat yang salah.
.
.
.
.
Bersambung.....
__ADS_1
Jangan lupa untuk selalu dukung author dengan cara like, komen, subscribe dan vote (jika perlu gift). Agar author semakin rajin untuk update ceritanya :)
*tolong berikan kritik dan sarannya ya readers, agar menjadi bahan revisi author untuk memperbaiki ceritanya menjadi lebih baik lagi kedepannya!!!