The Authoritative Man

The Authoritative Man
Rencana Gagal


__ADS_3

David berjalan menuruni bukit, tetapi ketika dia baru setengah jalan menuruni bukit, dia dihentikan oleh beberapa orang!


"David, aku sudah menunggumu untuk waktu yang lama, dan kamu akhirnya turun juga!"


ucap Ferdian Augus memandang David dengan tatapan menghina!


Di belakang Ferdian Augus, beberapa orang memegang tongkat dengan ekspresi garang di wajah mereka!


“Menungguku?” tanya David. Kemudian David melirik Ferdian Augus dan berkata dengan dingin:


“Jika kau ingin mengalahkanku, kamu bukan level bagiku. Dan kemarin, aku mengalahkan selusin orang dari keluarga Hark. kau pikir aku bisa dikalahkan dengan mereka dengan bermodal tongkat kayu? lucuu sekali Ferdian!..."


“Hahaha....David, kamu tidak tahu siapa yang aku cari hari ini, jadi kamu berani sombong begitu padaku. Dan, kamu akan tahu ketika kamu berlutut memohon belas kasihan dan menangis untuk ayah dan ibumu. !” jawab Ferdian Augus tersenyum dan tidak menganggap serius David sama sekali!


Kemarin, Ferdian Augus memang melihat kejadian itu. tetapi, selusin orang-orang botak itu semuanya gangster, dan mereka tidak memiliki ilmu beladiri sama sekali. Makanya mereka bisa dikalahkan dengan mudah oleh David!


Tapi hari ini berbeda. Beberapa orang yang dia cari semuanya adalah murid dari perguruan seni beladiri, dan mereka semua jauh lebih bagus dari para gangster kemarin, dan orang-orang yang dicarinya lebih dari cukup untuk berurusan dengan David!


"Sepertinya tamparanku tidak memberimu sedikit pelajaran, dan seharusnya aku juga mematahkan tangan dan kakimu saat itu, jadi kamu tidak perlu berlagak sok hebat di depanku lagi!" ucap David melirik Ferdian Augus


“Sial, kamu masih mengungkit apa yang terjadi kemarin. Jika aku tidak membuatmu berlutut di tanah dan memohon belas kasihan padaku hari ini, aku tidak akan bernama Ferdian!" kata Ferdian Augus dengan emosi


Kemudian ia berbalik, melihat beberapa orang di belakangnya dan berkata:


"Siapapun diantara kalian yang bisa membuat anak ini jatuh ke tanah sampai memohon belas kasihan. Akan aku beri 1 milliar. Jika kalian menerima atau tidak, itu terserah kalia!"


Begitu mereka mendengar kalau ada bayaran 1 milliar, mata orang-orang itu langsung menjadi ganas!


"Jangan khawatir, kamu bilang cukup membuatnya memohon kasihan bukan?"


"Dan cukup buat dia berlutut? Baiklah, kami akan buat dia tidak bisa berdiri lagi, hahahaha...."


"Cuihhhh, hanya seorang anak keroco, sudah sombong!"

__ADS_1


Beberapa orang memandang David dengan jijik, dan mereka sama sekali tidak menganggap serius David!


“1 milliar itu dari Delia, kan?” David bertanya pada Ferdian Augus.


“Ya, emang kenapa? kau sudah melukai putra keluarga Hark, tidak mungkin keluarga Hark melepeaskanmu semudah itu, tugasku hanya memberimu hidangan pembuka terlebih dulu!" ucap Ferdian Augus dengan tatapan sombong.


"Yah, sepertinya aku benar-benar tidak boleh berbelas kasih lagi!" kata David dengan ringan


David merentangkan tangannya kemudian berlari sekuat tenaga dan menendang Ferdian Augus!


*bukkk.......


Tendangan David membuat tubuh Ferdian Augus langsung tersungkur kebelakang.


Beberapa orang yang masih penuh penghinaan barusan, ekspresi mereka membeku sesaat, dan mereka semua tidak bisa mempercayai pemandangan di depan mereka!


Mereka tahu seberapa besar tenaga yang dibutuhkan untuk menendang orang dengan satu tendangan seperti itu, tampaknya David berada di level atas mereka!


“Uhukkk...uhukkk....uhukkk" Ferdian Augus terbatuk-batuk.


"Hajarr diaa dan bun*h dia ..."


orang-orang yang ia panggil saling melirik, mengingat bayaran 1 milliar, mereka semua langsung bergegas maju dengan tongkat di tangan mereka


Orang-orang ini benar-benar sudah terlatih bekerja sama satu sama lain secara komoak


"Cihh masih pemula!" David mencibir, dan kemudian ia bergegas menghadapi 5 orang itu!


*brakk... bangg... bukkk...krekkk...


Dalam waktu kurang dari setengah menit, semua orang yang dicari Ferdian Augus jatuh ke tanah dan tampak kesakitan.


Kali ini, Ferdian Augus tercengang, dia menelan air liurnya, ekspresinya penuh kejutan!

__ADS_1


Dia benar-benar tidak tahu apa yang sudah dialami David selama di penjara tiga tahun, bagaimana dia bisa menjadi begitu kuat.


Padahal, orang-orang yang Ferdian Augus cari adalah para juara di pertandingan Seni Beladiri antar perguruan, dan merekapun masih kalah jauh dari David.


"Apakah kamu masih ingin membun*hku?" tanya David memandang Ferdian Augus dengan main-main. Dan kemudian ia perlahan berjalan menuju Ferdian Augus yang jatuh ke tanah!


“Kamu… apa yang ingin kamu lakukan?”


Wajah Ferdian Augus penuh dengan ketakutan, dan dia terus merangkak mundur dan berkata:


“Ini…ini semua ide Delia, aku…”


Namun sebelum kata-kata Ferdian Augus selesai, David langsung menginjak lengan Ferdian Augus.


Ferdian Augus menjerit kesakitan, diikuti dengan rasa sakit yang parah di seluruh lengannya!


Lengan Ferdian Augus patah!


“Jangan gunakan Delia untuk menindasku, apakah itu dia atau Jordan, aku tidak akan melepaskan mereka dengan mudah." ucap David dengan dingin.


Setelah David selesai berbicara, dia berbalik dan pergi, mengabaikan teriakan Ferdian Augus.


.


.


.


.


Bersambung.....


Jangan lupa untuk selalu dukung author dengan cara like, komen, subscribe dan vote (jika perlu gift). Agar author semakin rajin untuk update ceritanya :)

__ADS_1


*tolong berikan kritik dan sarannya ya readers, agar menjadi bahan revisi author untuk memperbaiki ceritanya menjadi lebih baik lagi kedepannya!!!


__ADS_2