
David menatap wanita dengan riasan tebal itu dengan ekspresi jijik di wajahnya!
Nama wanita ini adalah Jelita Wafrent, dan dia juga teman sekelas David. Jelita pernah mengejar David saat masih sekolah. Saat itu, ayah David memiliki pekerjaan formal dan bisa dianggap pekerjaan berkelas, sehingga banyak orang yang mengejar David!
Namun, David tidak menyukai Jelita Wafrent ini. Saat bersama Delia, David merasa Delia lebih baik dari Jelita, karena Jelita dikenal sebagai seorang wanita yang sangat sombong dan materialistis!
Tapi sekarang, sepertinya kedua wanita itu sama dan penilaian David terhadap Delia salah!
“David, kenapa kau tidak menyapa ketika kamu bertemu dengan teman sekelasmu? Apakah kau sombong? Memang sih, dulu waktu masih sekolah kamu sangat tampan, dan kamu juga ketua OSIS. Dan juga penilaian kepala sekolah dan guru terhadapmu sangat baik dalam kualitas attitude dan belajar di setiap mata pelajaran mereka. Tapi, mereka tidak pernah berpikir, kamu yang dikenal sangat bagus malah menjadi tahanan setelah lulus, sangat memalukan!"
Pemuda di samping Jelita juga angkat bicara.
Nama pemuda itu adalah Ferdian Augus, dan David dulunya adalah teman sekamar Ferdian ini, tapi Ferdian juga naksir kepada Delia. setelah ia mengetahui kalau David dan Delia berpacarab, dia menyimpan dendam terhadap David dan ia juga sudah melakukan banyak cara untuk menghancurkan hubungan David dan Delia. namun, semua itu tidak berhasil!
Mengetahui hal itu, pertemanan antara David dan Ferdian langsung terputus. Setelah lulus dari perguruan tinggi, mereka tidak pernah menghubunginya lagi!
...----------------...
*Note: Ferdian dan David awalnya berteman sejak SMA hingga Kuliah.
...----------------...
Sekarang Jelita Wafrent dan Ferdian Augus ada di sini pada saat yang sama, mereka seharusnya diundang oleh Delia bukan?, jika tidak, kedua orang ini tidak memenuhi syarat untuk datang menghadirinya!.
David hanya melirik kedua orang itu, lalu menundukkan kepalanya dan minum teh dengan tenang, dia terlalu malas untuk meladeni kedua orang ini!
Melihat David menundukkan kepalanya, Ferdian Augus dan Jelita Wafrent merasa lebih bangga!, mereka merasa kalau David takut pada mereka!
“David, kau baru saja keluar dari penjara, apakah kau sudah menemukan pekerjaan? Apakah kau mau saya memberikanmu pekerjaan membersihkan toilet? Yah meski sedikit kotor dan melelahkan, kau masih bisa makan dengan upah itu, hahahaha!. Sekarang ayahmu sudah kehilangan pekerjaannya, dan kau mau berharap mencoba mengandalkannya? Aku khawatir Dia tidak bisa diandalkan selamanya! Hahahaha! ” ucap Ferdian dengan nada sarkasme.
Ferdian memiliki senyum puas di wajahnya, belum lagi betapa bahagianya dia bisa menginjak harga diri David!.
Ketika dia di sekolah, jika ayah David tidak memiliki pekerjaan formal, dia bisa sebanding dengan David!.
__ADS_1
“Ferdian, jangan bicara omong kosong, masa mantan presiden Serikat Mahasiswa kita kau suruh untuk membersihkan toilet? Ngomong-ngomong, berilah pekerjaan yang lebih bersih, seperti menyapu jalan? Hahaha ” sarkas Jelita Wafrent menutup mulutnya dan terkikik.
"Ha ha ha…"
Ejekan Ferdian dan Jelita terhadap David membuat kepala botak dan banyak tamu lainnya tertawa melihatnya.
Pada saat ini, David perlahan mengangkat kepalanya dan berkata dengan dingin :
"Jika kalian berdua tidak ingin mati, maka cepat pergi dari sini!"
Ekspresi David acuh tak acuh, nadanya datar, dan tidak ada jejak kemarahan, tetapi ketika Ferdian Augus dan Jelita Wafrent mendengar kata-kata ini, keduanya seketika menggigil!
Terutama Jelita Wafrent, seluruh tubuhnya terasa seperti jatuh ke dalam gua es, ia merasa hawa dingin hingga jantungnya berdebar cepat, dan dia bahkan tidak berani menatap langsung ke arah David!
Kata-kata sarkastik yang ingin ia ucapkan tiba-tiba tidak bisa diucapkan saat ini!
Setelah beberapa saat, Ferdian Augus tampaknya sudah merasa sangat terhina, dan ia berteriak pada David dengan wajah muram :
“Kamu itu mantan napi, apa yang mau kau banggakan sekarang, hah? Mantan pacarmu sekarang menikah dengan orang lain, dan kau bahkan bukan tandingan calon suaminya. Sekarang apa lagi yang mau kau banggakan? ”
Setelah mendengar ocehan mereka berdua, David berkata dengan nada dingin :
"Jangan membuatku marah…"
Setelah David selesai berbicara, dia menundukkan kepalanya lagi!
“Sial. Beraninya kau melawan kami? Ini adalah pernikahan Tuan Muda Hark…” kata Ferdian dengan emosi.
Ferdian melangkah maju dan menggenggam kerah David, dan langsung mengangkat David berdiri.
Alasan mengapa mereka menargetkan David seperti ini sepenuhnya karena mereka ingin menyenangkan Jordan itu. Selama mereka menyenangkan Jordan, pekerjaan mereka akan dapat berjalan lancar di masa depan.
Ferdian Augus hendak mengangkat David. Tetapi, seketika ia ditampar oleh David
__ADS_1
Plakk!!
Dengan tamparan yang cukup kuat itu, seketika mengejutkan seluruh orang yang ada di ruang perjamuan, Ferdian Augus langsung terhempas mundur dan menabrak meja!
Banggg!!
Meja menjadi ambruk. piring, mangkuk, dan 1 set teh di teko semuanya jatuh ke lantai hingga hancur berkeping-keping!
Semua tamu mengalihkan perhatian mereka ke sumber suara tersebut, bahkan Jordan dan Delia yang di panggung pernikahan, mendengar jelas suara keributan itu.
Hingga Jordan dan Delia tidak bisa tidak melihat ke arah suara itu!
"Sial, kau mencari kematian disini ..." kata pemimpin gangster yang sedari tadi mengawasi David.
Kemudian, ia langsung berteriak: “hajar anak itu dan jangan lepaskan dia…”
Akhirnya, para gangster itu bisa membalaskan dendam pribadi mereka kepada David. Pemimpin itu tahu kalau David bisa seni beladiri, jadi dia tidak langsung bertindak sendirian, melainkan langsung membiarkan lebih dari sepuluh pria di belakangnya mengahadapi David!
"Wah, beraninya kau membuat keributan di pernikahan Tuan Muda Hark, kamu sudah mencari kematian ..." ucap salah satu gangster itu.
Lebih dari selusin preman dengan tongkat mengelilingi David.
Ketika banyak tamu yang melihat adegan ini, mereka tidak bisa menahan diri untuk tidak menggelengkan kepala mereka. Mereka tahu bahwa David tidak akan selamat hari ini!
.
.
.
.
Bersambung.....
__ADS_1
Jangan lupa untuk selalu dukung author dengan cara like, komen, subscribe dan vote (jika perlu gift). Agar author semakin rajin untuk update ceritanya :)
*tolong berikan kritik dan sarannya ya readers, agar menjadi bahan revisi author untuk memperbaiki ceritanya menjadi lebih baik lagi kedepannya!!!