The Authoritative Man

The Authoritative Man
Dihina Penjaga Keamanan!!


__ADS_3

Adapun kartu bank berisi 15 Milliar, David tidak berani memberi tahu orang tuanya karna dia tidak punya cara untuk menjelaskan asal usul uang itu.


Bahkan dia tidak tahu bagaimana menceritakan identitas barunya sebagai pemimpin Sekte Naga, orang tuanya hanya tahu kalau dirinya dipenjara selama 3 tahun dan akhirnya baru saja bebas.


Jika David memberi tahukan apa yang ia dapatkan secara jujur, ia takut setelah selesai berbicara, orang tuanya akan menganggapnya sebagai orang bergangguan jiwa akibat ditinggal mantan pacarnya menikah.


"Rumah teman?, di mana rumah temanmu?" Barbara bertanya dengan rasa ingin tahu.


“Di Pine Land buk” David mencoba yang terbaik untuk menenangkan dirinya.


"apa?" Barbara dan Beni Alexander berseru pada saat bersamaan!


Anda harus tahu bahwa Pine Land adalah komunitas paling mahal di seluruh Horendel. Orang-orang yang tinggal di dalamnya adalah orang-orang kaya atau memiliki jabatan yang tinggi. Bahkan jika Beni Alexander tidak kehilangan pekerjaannya, bahkan jika dia telah bekerja selama seratus tahun, dia tetap saja tidak akan bisa membeli salah satu rumah di Pine Land.


"Temanmu mana yang benar-benar memiliki rumah di Pine Land dan meminjamkannya padamu?" Beni Alexander menanyai David dengan wajah dingin.


“Itu… hanya teman lama saat kuliah ayah” David berkata dengan tidak jelas.


“Huh!” Beni Alexander mendengus dingin dan kemudian berkata:


"Apakah kamu pikir ibumu dan aku bodoh? Kemudian kau bisa sesukanya berbohong pada kami, bagaimana kau bisa memiliki teman seperti itu, dan bahkan meminjamkanmu rumah di Pine Land. Selama kau di penjara pasti mempelajari keterampilan menipu dari napi disana bukan? sehingga keterampilan itu akan kau gunakan untuk mencari pekerjaan dengan cara menipu orang lainkan? berhentilah berbuat bodoh seperti itu!” ucap Beni dengan kesal pada David


Setelah Beni Alexander selesai berbicara, dia mengenakan pakaian kerjanya dan hendak pergi. Dia tidak percaya kalau David dipinjamkan rumah di Pine Land oleh seorang temannya.

__ADS_1


“Ayah, kamu belum melihatnya, mengapa kamu bilang kalau aku berbohong? aku sudah dewasa ayah, tolong percaya padaku sekali ini saja! Kali ini aku harus mengajak kalian untuk pindah ke sana!” David berteriak keras.


Sejak kecil Beni tidak pernah memuji David. Bahkan jika David unggul dalam studi universitas dan menjadi presiden serikat mahasiswa, dia masih tidak mendapatkan pujian dari ayahnya. Ini mungkin metode pendidikan dari Beni Alexander!


"Baiklah baiklah!" Barbara buru-buru membujuk Beni:


"Beni, kamu bilang kamu tidak akan seperti dulu lagi, anak kita baru saja keluar, tidak bisakah kamu berbicara lebih baik dengannya?"


Barbara menegur Beni untuk beberapa kata, lalu menoleh ke David dan berkata, "David, Ibu percaya apa yang kamu katakan,ayo bawa Ibu ke Pine Land untuk jalan-jalan, ibu belum pernah ke sana sebelumnya!"


"Bu, aku akan keluar dan memanggil taksi dulu, dan mengemasi barang-barang di rumah!" ucap David pada ibunya dengan senyum bahagia di wajahnya.


Setelah David selesai berbicara, dia berjalan keluar, dan ketika melewati Beni, David berbisik: "Ayah, aku benar-benar tidak berbohong kepadamu, ayah akan tahu setelah sampai disana!"


Setelah David pergi, Beni ragu-ragu, dan akhirnya melepas kebimbangannya!


Area gerbang Pine Land!


Penjaga keamanan berdiri di kedua sisi, satu dengan kepala terangkat tinggi, menjadi penjaga keamanan di sini adalah hal yang sangat terhormat, tidak masalah hanya menjadi penjaga pintu saja!


Sebuah taksi berhenti dengan di depan pintu masuk Pine Land. Setelah melihat ini, seorang penjaga keamanan bergegas maju dan menghentikan taksi.


"Ada keperluan apa anda kesini?" Penjaga keamanan bertanya dengan rasa ingin tahu.

__ADS_1


Dia telah menjadi penjaga keamanan di sini selama tiga tahun, dan dia belum pernah melihat seseorang masuk ke Pine Land menggunakan taksi. Yang bisa tinggal di sini, siapa lagi kalau bukan pengusaha kaya, semua pemilik rumah di Pine Land pasti ada beberapa mobil di rumahnya masing-masing, dan bahkan memiliki neberapa supir pribadi!


“Kami memiliki salah satu villa disini, dan saya berniat ingin pindah kesini!” David turun dari kopilot dan berkata dengan sopan kepada penjaga keamanan.


"Pemilik?" Penjaga keamanan melirik David, lalu menatap orang tua David di taksi, dan tiba-tiba mencibir:


“Saya sering melihat orang-orang seperti anda, jika anda ingin mengunjungi Pine Land, berjalan-jalan saja di luar, kamu tidak diperbolehkan masuk!”


Arti dari satpam itu jelas, yaitu dia tidak percaya kalau David adalah pemilik salah satu Villa disini!


Entah itu dari pakaian David atau penampilan orang tua David di dalam mobil, mereka tidak terlihat seperti orang yang mampu membeli rumah di Pine Land!


Karena pemandangan Pine Land yang indah, ada banyak orang yang berpura-pura menjadi pemilik, dan kemudian menyusup ke Pine Land untuk berjalan-jalan, itu dianggap sebagai pengunjung, dan penjaga keamanan juga menganggap David sekeluarga sebagai seperti mereka


.


.


.


.


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa untuk selalu dukung author dengan cara like, komen, subscribe dan vote (jika perlu gift). Agar author semakin rajin untuk update ceritanya :)


*tolong berikan kritik dan sarannya ya readers, agar menjadi bahan revisi author untuk memperbaiki ceritanya menjadi lebih baik lagi kedepannya!!!


__ADS_2