The Beautiful Glass Heart

The Beautiful Glass Heart
01. Friendzone


__ADS_3

"Hei, Zhou Meng ! Apakah kamu sudah akan kembali ?" Tanya seorang gadis yang membawa payung kecil berwarna merah muda.


Orang yang di panggil Zhou Meng itu adalah seorang pemuda yang baru saja akan dewasa , mungkin seumuran dengan gadis itu.


"Aku akan kembali tapi hujan kali ini sangat deras. Bagaimana jika kamu meminjamkan payungmu untukku sementara aku akan mengambil mobilku ?" Tanya pemuda itu.


"Aku tidak tahu bahwa kamu mengendarai mobil." Ucap gadis itu sembari memberikan payung miliknya.


"Ceritanya panjang tapi sekarang aku sudah cukup umur, aku sudah memiliki surat izin mengemudi pada saat ini. Tunggulah disini baik baik, aku pasti akan kembali. " Balas pemuda itu dengan senyumnya yang cemerlang.


Gadis itu memiliki tinggi yang hanya setengah dari pemuda itu, tubuhnya mungil dan kulitnya putih pucat, wajahnya tampak menggemaskan.


Betapa lucunya dia, orang orang akan kagum hanya dengan melihat wajahnya , dia adalah Qian Yueyue.


Seorang gadis yang berada di kelas akhir dari sekolah menengah atas, pada saat ini usianya sudah 17 tahun tapi wajahnya masih cocok untuk menjadi anak 12 tahun.


Orang yang menemaninya tadi adalah tetangga sekaligus sahabat paling dekat miliknya, Zhou Meng. Pemuda itu telah menjadi sahabatnya selama 13 tahun, mereka telah bermain sejak 4 tahun.


Kedekatan mereka benar benar tidak bisa diukur dengan kata kata atau uang. Mereka sudah seperti saudara sendiri, hanya saja Zhou Meng tidak tahu bahwa Qian Yueyue sebenarnya sejak lama menyukai Zhou Meng.


Mungkin perasaan ini sudah ada sejak 3 tahun yang lalu, tepat ketika dia berada di pertengahan antara akan naik ke jenjang sekolah menengah atas.


Dia melihat pemuda itu dengan rambut acak acakan dan seragam sekolah menengah pertamanya dan mengikuti acara pengenalan sekolah.


Betapa kagumnya dia, tapi sayangnya Zhou Meng hanya menganggapnya sebagai adik.


Tinnn tinnn !


Suara klakson mobil terdengar tapi Qian Yueyue yang sibuk dengan pemikirannya sendiri tidak bisa menyadari suara klakson tersebut.


Sampai akhirnya Zhou Meng membuka jendela mobilnya dan berteriak.

__ADS_1


"Hei ! Apakah kamu ingin naik atau tidak ?!" Teriak Zhou Meng.


Qian Yueyue yang sibuk dengan pikirannya sendiri langsung terkejut ketika mendengarkan teriakan Zhou Meng seolah olah tidak menyadari bahwa mobil Zhou Meng sudah terparkir di depan matanya.


Qian Yueyue dengan reflek langsung menganggukkan kepalanya dan berlari sembari menutupi kepalanya dengan tangan.


Dia duduk di sebelah Zhou Meng dengan buru buru dan menutup pintu mobil. Zhou Meng memastikan bahwa semuanya sudah, barulah dia menjalankan mobilnya.


"Jadi, sejak kapan kamu mulai membawa mobil ?" Tanya Qian Yueyue dengan penasaran.


"Itu sejak tiga hari yang lalu, kamu berangkat ke luar negeri selama dua minggu untuk mengikuti perlombaan matematika internasional. Jadi kamu tentu saja tidak mengetahui hal ini. " Jawab Zhou Meng dengan santai.


"Tapi, kamu bahkan tidak berusaha untuk memberitahu lewat telepon. Benar benar menyebalkan ! Apakah kamu memiliki waktu akhir pekan ini ? Bagaimana jika kita berjalan jalan ?" Tanya Qian Yueyue.


"Sayang sekali tapi aku memiliki janji. " Jawab Zhou Meng dengan agak menyesal.


"Janji ? Dengan siapa ? Aku tidak ingat bahwa kamu memiliki teman. " Ejek Qian Yueyue.


"Sialan, jangan mengacak acak rambutku !" Seru Qian Yueyue.


"Aku sebenarnya baru akan memberitahumu nanti tapi berhubung kita sudah disini maka aku akan memberitahumu. Aku sudah memiliki kekasih. " Ucap Zhou Meng dengan nada agak serius.


Qian Yueyue merasa bahwa detak jantungnya berhenti untuk sejenak dan memandang pada Zhou Meng, dia berharap bahwa Zhou Meng hanya bercanda padanya.


Tapi, pada saat yang sama, dia juga sadar bahwa mungkin apa yang dikatakan oleh Zhou Meng bukan kebohongan. Zhou Meng tampan , kaya dan penuh prestasi di bidang olahraga.


Gadis mana yang tidak tertarik padanya ? Bahkan, Qian Yueyue sekalipun menyimpan rasa selama tiga tahun berturut-turut.


"Gadis dari kelas mana ?" Tanya Qian Yueyue dengan agak kaku.


"Gadis yang berada di kelas kecantikan, dia adalah Wang Jiyou. Kamu pasti pernah mendengar tentangnya sebelumnya, dia sangat terkenal dan memiliki banyak hal baik. " Jawab Zhou Meng sibuk menyetir tanpa menyadari bahwa mata sahabat kecilnya itu sudah berkaca kaca.

__ADS_1


"Sejak kapan kamu berkencan dengannya ?" Tanya Qian Yueyue.


"Kami sudah saling mengenal sebelumnya, ketika dua minggu yang lalu, dia memintaku untuk menemani ke kafe dan mengerjakan tugas akhir. Kami saling berbincang dan merasa cocok satu sama lain. Jadi kami memutuskan untuk berkencan dan saling melengkapi, Yueyue kamu harus segera berkencan juga. Jika kamu hanya bermalas malasan setiap hari dan hanya tahu belajar maka selamanya kamu tidak akan mendapatkan kekasih. " Ucap Zhou Meng.


"Siapa bilang aku tidak memiliki orang yang aku sukai ? Mengmeng, kamu benar benar ketinggalan zaman. " Ejek Qian Yueyue dengan suara yang agak bergetar.


"Kamu memiliki orang yang kamu sukai ? Siapa orang itu ? Apakah aku pernah bertemu dengannya sebelumnya ?" Tanya Zhou Meng.


"Kamu pernah, dia berada di sekolah yang sama dengan kita. Tapi sekarang dia sudah memiliki pasangan, aku tidak ingin merusak hubungan orang lain. " Jawab Qian Yueyue.


"Oh, kalau begitu maka kamu harus mencari orang lain untuk kamu cintai. " Balas Zhou Meng sambil mengangguk ngangguk tanpa menyadari bahwa itu dirinya.


Qian Yueyue kadang kadang bingung apakah harus tertawa atau menangis atas ketidak pekaan yang dimiliki oleh Zhou Meng.


Qian Yueyue merasa bahwa perasaannya yang sebelumnya gembira karena kembali ke tempat kelahirannya, tiba tiba hancur karena kabar kencan Zhou Meng.


"Aku memiliki beberapa teman pria yang baik dan sedang dalam kondisi sendiri. Aku bisa mengenalkannya padamu. " Ucap Zhou Meng.


"Tidak perlu, aku masih nyaman dengan kondisi ini. Mungkin aku akan fokus dengan pelajaran ku dulu sebelum akhirnya fokus pada percintaan. " Balas Qian Yueyue memaksakan senyumnya.


"Baiklah kalau begitu, kapanpun kamu siap maka aku akan membawamu untuk mengenal mereka." Ucap Zhou Meng.


Sepanjang perjalanan pulang, mereka hanya hening terutama Qian Yueyue. Sampai akhirnya tiba di depan rumah Qian Yueyue.


"Terimakasih telah mengantarku, besok mungkin aku tidak masuk. Kondisi kesehatan ku kurang baik, oh ya semoga kamu dan Wang Jiyou akan selalu cocok. " Ucap Qian Yueyue dengan senyum manisnya.


"Kamu sakit ? Kenapa kamu tidak bilang ? Yueyue, apakah aku harus membawamu ke dokter ?" Tanya Zhou Meng dengan khawatir dan mengulurkan tangannya untuk menyentuh dahi Qian Yueyue.


"Astaga, panas sekali !" Seru Zhou Meng.


"Aku baik baik saja, akan sembuh setelah dikompres. Hanya saja, di masa depan kamu harus lebih menjaga jarak dariku, mungkin akan membuat Wang Jiyou merasa salah paham. " Ucap Qian Yueyue dengan agak pahit.

__ADS_1


__ADS_2