
Akhir pekan telah tiba dan pada akhirnya Qian Yueyue masih harus tinggal sendirian lagi karena pekerjaan Ayah dan Ibunya, tapi itu sudah membuatnya merasa jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Sebelumnya dia menyalahkan mereka karena kesepiannya tapi sekarang dia sudah menjadi lebih mengerti dan merasa bahwa dia seharusnya lebih memahami mereka.
Qian Yueyue memahami bahwa ada hal hal yang tidak bisa sepenuhnya dipenuhi oleh Ayah dan Ibunya tapi hal ini tidak akan menjadi masalah lagi di masa depan.
Dia berusaha untuk mengendalikan perasaannya sendiri agar tidak meledak ledak, pada akhir pekan ini dia akan segera bertemu dengan teman kencan barunya, Xu Yang.
Qian Yueyue bingung dalam memilih pakaiannya sendiri, sebelum akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan pakaian yang sederhana. Dia menggunakan sweater berwarna oranye dengan celana panjang yang mencapai mata kaki.
Ditambah dengan tas bahu dan anting mutiara, dia merasa lebih nyaman dengan penampilan ini. Walaupun tidak tampak seperti dirinya pada hari biasa tapi dia memutuskan untuk menggunakan pakaian ini.
Dia melihat jam dan melihat bahwa masih ada waktu dua jam sehingga dia memutuskan untuk memasang beberapa riasan tipis di wajahnya.
Hal ini membuatnya tampak lebih mempesona dibandingkan hari hari biasa di sekolah, ketika dia turun, pelayannya datang untuk menanyakan kegiatannya.
"Nona, apakah kamu akan segera keluar ?" Tanya pelayan itu.
"Ah, bibi Yuan, aku memang akan pergi ke mall utara dan mungkin akan kembali sore hari. Jadi aku tidak akan makan siang. " Jawab Qian Yueyue.
Pelayan yang dipanggil dengan sebutan Qian Yueyue itu mengerti dan mengangguk lalu berjalan keluar untuk mengatakan hal ini pada supirnya.
Supirnya menyiapkan mobil dan ketika Qian Yueyue berjalan ke depan, dia langsung naik ke atas mobilnya.
"Kemana kita akan pergi hari ini, Nona ?" Tanya supirnya.
"Kita akan pergi menuju Mall Utara. " Jawab Qian Yueyue.
Supirnya menganggukkan kepala dan Qian Yueyue duduk dengan damai. Melihat bahwa pada saat ini baru pukul 9 , seharusnya dia tidak akan terlambat.
Xu Yang dan Qian Yueyue ini juga bukan orang asing yang belum pernah bertemu, mereka sudah bertemu beberapa kali.
Qian Yueyue memfoto dirinya sendiri sembari memecahkan rasa bosannya ketika berjalan di mobil.
Perjalanan menuju mall utara agak panjang sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapainya, bahkan jika dia ingin tidur maka dia masih akan sempat.
__ADS_1
Terutama ketika jalan disini agak macet dan dipadati oleh kendaraan kendaraan lain. Dia merasa bahwa jantungnya berdebar agak diluar kendali karena ini adalah kencan pertamanya.
Dia bahkan memikirkan ini beberapa kali sebelumnya dia dia berpikir bahwa dia akan kencan pertama kalinya dengan cinta pertama, Zhou Meng tapi tampaknya hal ini akan berubah.
Jika mengingat Xu Yang maka tampangnya benar benar tidak buruk, hanya saja sifatnya agak..... agak sulit untuk di pahami.
Qian Yueyue penasaran dengan ini sehingga dia agak gugup dengan hal ini. Jika ini benar benar bisa mengalihkan perasaannya dari Zhou Meng maka betapa bagusnya itu.
Ketika dia sudah tiba, dia mempersiapkan seluruh barangnya sebelum akhirnya turun dari mobil.
"Nona, apakah perlu aku tunggu ?" Tanya supirnya.
"Tidak perlu, paman kembalilah dulu lalu kembali lagi sekita jam 2 atau 3. Aku akan mengirimkan pesan untuk lebih detailnya. " Jawab Qian Yueyue.
"Baik, Nona. " Balas supirnya.
Qian Yueyue menatap ke arah pintu mall yang lebar ini dan menarik nafasnya dalam dalam sebelum akhirnya berjalan ke dalam mall dengan tenang.
Dia mencari kafe yang terkenal di Mall ini dan disana agak ramai dan dipenuhi oleh orang orang tapi akhirnya dia mendapatkan sebuah tempat duduk.
Qian Yueyue mendapatkan telepon dari Xu Yang dan Qian Yueyue menarik tanda hijau lalu menyambutnya.
"Ya, aku sudah tiba. Aku tiba di Kafe lantai tiga dengan pakaian warna oranye. Apakah kamu sudah tiba ?" Tanya Qian Yueyue.
"Tunggu sebentar, lima menit lagi. " Jawab Xu Yang.
Qian Yueyue mematikan sambungan telepon lalu tidak lama kemudian tampak seorang pria yang tampak agak acak acakan dan dengan nafas yang tidak beraturan.
"Xu Yang ?" Tanya Qian Yueyue agak tidak yakin.
Xu Yang ini agak berbeda dengan yang ada di dalam ingatannya, Xu Yang yang ini agak lebih rapih dan tampak lebih tenang.
"Qian Yueyue, aku sudah lama mengagumimu. Aku pikir, aku tidak terlambat , bukan ?" Tanya Xu Yang terkekeh.
"Tidak, kamu tidak terlambat. " Jawab Qian Yueyue.
__ADS_1
"Apakah kamu sudah memesan makanan ?" Tanya Xu Yang dan Qian Yueyue menggelengkan kepalanya.
Xu Yang mengangkat tangannya dan memanggil salah satu pelayan.
"Nona, aku ingin satu cangkir kopi susu dan pancake dengan stroberi. Bagaimana denganmu ?" Tanya Xu Yang.
"Aku ingin jus jeruk dan puding cokelat. " Jawab Qian Yueyue sambil membaca menu.
"Baik, silakan tunggu pesanan kalian. " Balas pelayan itu dengan ramah sebelum akhirnya berjalan pergi.
"Apakah kamu terburu buru ?" Tanya Qian Yueyue.
"Ah, ini semua karena aku tidak terbiasa berpakaian dengan rapih. Bagaimana aku harus memanggilmu ?" Tanya Xu Yang.
"Kamu bisa memanggilku, Yueyue. " Jawab Qian Yueyue.
"Baiklah, Yueyue. Aku sebenarnya memang agak buru buru tadi pagi karena aku bingung, pakaian mana yang cocok. " Ucap Xu Yang.
Qian Yueyue terkekeh pelan dan makanan mereka diantarkan, Qian Yueyue dan Xu Yang berterima kasih kepada pelayan.
"Makanan di kafe ini cukup enak. " Ucap Qian Yueyue.
"Ya, memang cukup enak. Aku cukup sering datang kemari. " Balas Xu Yang.
"Setelah ini, apakah kamu ingin menonton atau kamu ingin bermain ?" Tanya Xu Yang.
"Menurutmu, apakah bagus menonton atau bermain ?" Tanya Qian Yueyue.
"Hmmm, menurutku menonton adalah opsi yang baik tapi mungkin saja kamu bosan karena menghabiskan beberapa jam. Tapi, jika bermain maka itu pasti akan menunjukkan keseruan. " Jawab Xu Yang.
Qian Yueyue menganggukkan kepalanya dan setuju, tampaknya Xu Yang ini tidak seburuk yang dia bayangkan.
"Sebenarnya, aku melakukan ini karena aku belum bisa melupakan orang yang aku cintai tapi dia sekarang sudah memiliki kekasih. Jika kamu keberatan maka kamu bisa pergi. "Ucap Qian Yueyue dengan serius.
"Ah, kamu memiliki seseorang yang kamu cintai ?" Tanya Xu Yang agak terkejut.
__ADS_1
"Ya, aku tidak bisa menjamin bahwa aku bisa melupakannya dan jatuh cinta padamu atau tidak. Kamu mungkin saja hanya akan membuang waktumu dengan sia sia saat bersama denganku. " Jawab Qian Yueyue.
"Hm, kalau begitu maka anggap saja bahwa aku sedang menambah teman. Aku sebenarnya agak bodoh dibidang akademis, melihatmu yang begitu pandai membuatku kagum. Jika memiliki teman yang begitu cerdas sepertimu maka aku bisa meminta bantuan pengajaran tambahan darimu. " Ucap Xu Yang dengan antusias.