The Beautiful Glass Heart

The Beautiful Glass Heart
08. Kencan Buta II


__ADS_3

Melihat betapa santainya Xu Yang membuatnya merasa lebih tenang, pemikiran berlebihan nya telah membuatnya cemas sebelumnya bahwa Xu Yang adalah orang yang menyebalkan.


Tapi ternyata Xu Yang ini sangat mudah untuk bergaul dan tidak seburuk yang dia bayangkan. Tampaknya hari ini akan menjadi kegiatan yang seru.


Qian Yueyue pernah mendengar Zhou Meng mengeluh beberapa kali tentang Xu Yang dan mengatakan bahwa Xu Yang adalah orang yang tidak patuh.


Tampaknya memang itu tidak sepenuhnya salah, jika melihat dari gaya Xu Yang maka seharusnya pria itu adalah orang dengan kepribadian yang bebas dan fleksibel.


Setelah menghabiskan makanan mereka, mereka pergi untuk bermain, pertama tama mereka mengisi kartu sebelum akhirnya bermain mesin basket.


Qian Yueyue melempar bola tapi tidak memasukkan banyak bola dan hanya ditertawakan oleh Xu Yang sehingga membuatnya cemberut.


"Jangan tertawakan aku, jika kamu hebat maka tunjukkan kemampuanmu. " Ucap Qian Yueyue dengan kesal.


Xu Yang tertawa kecil dan menggeser Qian Yueyue.


"Setelah melihat seperti ini maka kamu lebih mirip menjadi adikku daripada menjadi kekasihku. Kamu sangat pendek. " Balas Xu Yang.


"Kamu sangat menyebalkan, jika kamu bisa mencapai babak empat maka aku akan mengabulkan salah satu permintaanmu. " Ucap Qian Yueyue menantang Xu Yang.


Babak Keempat sendiri berarti harus mengumpulkan 600 poin, tentu saja bukan hal yang mudah. Hanya saja dia telah melupakan bahwa Xu Yang telah memenangkan banyak kejuaraan basket, sama seperti Zhou Meng.


"Baik, jangan sampai menyesal. " Ucap Xu Yang menyeringai dan mulai melempar bola dengan santai.


"Bagaimana mungkin ?" Tanya Qian Yueyue dengan terkejut ketika melihat lemparan Xu Yang yang akurat.


"Walaupun di bidang akademis aku tidak baik tapi dibidang olahraga maka kamu bisa percaya denganku. " Jawab Xu Yang.


"Tidak mau ! Aku mengenal seseorang yang lebih hebat darimu. " Balas Qian Yueyue tidak mau kalah.


"Oh ya ? Siapa itu ?" Tanya Xu Yang.


"Zhou Meng, bukankah terakhir kali tim mu kalah dengan tim Zhou Meng ?" Tanya Qian Yueyue.


Xu Yang berhenti sejenak sebelum akhirnya tertawa ringan.

__ADS_1


"Meskipun dia menang tapi itu juga bukan kemenangan yang mudah baginya. Dia memang pemain yang hebat tapi di kesempatan selanjutnya..... aku pasti tidak akan membiarkannya lagi. " Jawab Xu Yang dengan yakin.


Qian Yueyue menganggukkan kepalanya dan dia memang melihat pertandingan tersebut, Xu Yang memang ahli dalam hal ini. Mereka hanya selisih dua poin.


Qian Yueyue melihat bahwa memang kemungkinan Xu Yang memenangkan taruhan mereka pada saat ini dan Qian Yueyue hanya bisa menerima hal ini dengan ikhlas, memang kesalahannya karena melupakan kemampuan Xu Yang dalam bidang ini.


Seperti yang diperkirakan olehnya, Xu Yang benar benar memenangkan taruhan yang mereka buat ini.


"Baiklah, apa yang kamu ingin aku lakukan ?" Tanya Qian Yueyue.


"Bagaimana jika kamu berfoto denganku dan memposting nya di media sosial, kamu harus memberikan tulisan 'teman baruku'. Bagaimana ? " Tanya Xu Yang.


Qian Yueyue menatap Xu Yang dengan salah satu alis yang terangkat, agak aneh memang tapi tampaknya Xu Yang sangat senang.


"Kamu tidak tahu betapa banyak orang yang mengagumimu, jika bisa menjadi temanmu maka aku akan menjadi sangat bangga. " Ucap Xu Yang menjelaskan.


"Baiklah, ayo berfoto. " Balas Qian Yueyue.


Qian Yueyue menarik ponselnya dan mengambil potret dengan Xu Yang, lalu mengupload nya ke media sosial.


Itu adalah komentar dari Zhou Meng yang menyuruhnya untuk mengangkat telepon, Qian Yueyue merasa malas dan melihat beberapa panggilan dari Zhou Meng.


"Kenapa tidak mengangkatnya ?" Tanya Zhou Meng dengan bingung.


Qian Yueyue hanya tertawa ringan dengan canggung sebelum akhirnya mengaktifkan mode 'jangan ganggu'.


"Tidak apa apa, apa yang selanjutnya akan kita mainkan ?" Tanya Qian Yueyue mengalihkan topik pembicaraan.


Bagaimanapun dia akan membalas dendam pada Zhou Meng, siapa suruh dia memiliki kekasih bahkan tanpa pembicaraan apapun dengannya.


Apakah dia sengaja untuk tidak memandangnya lagi ? Qian Yueyue sengaja mengabaikan panggilan Zhou Meng, biarkan saja dia terus memanggil.


Bukankah dia akan pergi dengan kekasihnya ? Apakah waktunya begitu luang sampai sampai menelpon orang berulang kali ?


Selanjutnya mereka bermain mesin tari yang memiliki lima jenis pijakan dibawah, mereka harus melompat mengikuti yang ada di layar.

__ADS_1


"Jika kamu bisa menang ini maka aku akan mentraktirmu makan siang, tapi jika aku menang maka kamu harus mentraktirku. " Ucap Xu Yang.


"Kali ini aku tidak yakin kamu akan menang, jadi jangan terlalu menyombongkan diri terlebih dahulu. Aku tidak menjamin bahwa aku akan kalah dalam bidang ini. " Balas Qian Yueyue.


"Baik, kita akan tahu siapa yang kalah nanti. " Balas Xu Yang.


Mereka naik ke atas papan itu dan mulai memilih lagu dan tingkat kesulitannya sebelum akhirnya melompat dan melompat sesuai dengan iramanya.


Mereka berdua sama sama ahli dalam permainan ini sehingga mereka terus menerus menghasilkan imbang.


Sampai akhirnya ketika di yang terakhir, Xu Yang sengaja mengalah sehingga dia mendapatkan Nilai A dan Qian Yueyue mendapatkan Nilai S.


Qian Yueyue langsung menjerit kesenangan ketika berhasil memenangkan pertandingan ini, sampai sampai dia lupa bahwa dia dan Xu Yang baru berkenalan hari ini.


"He he he, kamu akan mentraktirku hari ini. " Balas Qian Yueyue dengan bangga dan berusaha untuk merangkul Xu Yang.


Tapi Xu Yang terlalu tinggi sementara dia sendiri sangat pendek. Hal ini benar benar terlihat sangat lucu.


"Baiklah, baiklah, dimana kamu ingin makan ?" Tanya Xu Yang.


"Hmm, bagaimana dengan makan steak yang ada di lantai atas ? Aku belum pernah mencobanya hanya saja aku mendengar beberapa temanku mengatakan bahwa disana sangat enak. " Jawab Qian Yueyue setelah berpikir beberapa saat.


"Baiklah, tunggu apalagi. Ayo pergi ! Aku sudah sangat lapar." Keluh Xu Yang.


Mereka naik ke lantai atas dan menemukan restoran steak yang disebutkan oleh Qian Yueyue, memang apa yang dikatakan oleh Qian Yueyue tampaknya tidak salah karena disini sangat penuh oleh orang orang.


Mereka akhirnya menunggu setengah jam sebelum akhirnya mendapatkan tempat duduk, mereka memesan beberapa menu dan mendapatkan beberapa pertunjukkan.


Mereka disajikan steak dan ketika saus dituangkan di hadapan mereka, asap yang tebal memenuhi pandangan mereka.


Qian Yueyue bertepuk tangan dengan antusias sementara Xu Yang juga ikut antusias dengan hal ini.


Mereka menatap satu sama lain sebelum akhirnya memulai acara makan makan mereka. Qian Yueyue merasa bahwa dia mungkin akan beralih dari Zhou Meng.


Dia merasa nyaman di dekat Xu Yang hanya saja dia sendiri masih tidak yakin dengan kondisi perasaannya.

__ADS_1


__ADS_2