The Beautiful Glass Heart

The Beautiful Glass Heart
06. Xu Yang


__ADS_3

Qian Yueyue membuka permintaan chat yang dikirimkan padanya dan itu ada sangat banyak orang yang mengirimkannya padanya. Qian Yueyue bukannya tidak pernah mendengar nama Xu Yang. Dia bahkan sudah termasuk sering mendengar nama pria itu.


Pria itu berbakat di basket dan merupakan saingan dari Zhou Meng, dia penasaran dengan reaksi yang dimiliki Zhou Meng jika melihatnya melakukan kencan buta dengan Xu Yang ? Tapi, apakah itu adalah hal yang salah ? Menurutnya tidak.


Lagipula, selama ini dia tidak terikat apapun dengan Zhou Meng. Bahkan Zhou Meng yang terlebih dahulu memulai hal ini, dia bahkan berkencan dengan seseorang tanpa memberitahunya sama sekali.


Bukankah ini sama dengan menipunya ? Qian Yueyue berniat balas dendam dengan cara ini tapi pada saat yang sama dia merasa bahwa cara ini tidak baik, bagaimanapun ini melibatkan pihak ketiga seperti Xu Yang.


Bagaimana jika Xu Yang merasa dirugikan karena hal ini ? Bukankah ini adalah hal yang buruk ?


Qian Yueyue sibuk dengan pikirannya sendiri sampai sampai dia lupa bahwa dia sedang membuka media sosial.


Dia mencari nama Xu Yang sebelum akhirnya menemukan bahwa pria itu mengirimkan lebih dari 150 pesan padanya.


Pria itu mengirimkan pesan padanya setiap hari dan juga mengirimkan berbagai pesan menanyakan kabar , tampaknya apa yang dikatakan oleh Xingxing benar.


Xu Yang sudah lama mengejarnya hanya saja dia yang tidak mengetahui hal ini. Qian Yueyue memutuskan untuk memberanikan dirinya untuk bertanya kepada Xu Yang.


Xu Yang


^^^'Apakah kamu memiliki waktu luang di akhir pekan ini ?' ^^^


'Apakah ini mimpi ? Dewi dari sekolah benar benar membalas pesanku ! Aku tentu saja memiliki waktu luang. '


^^^'Kamu terlalu berlebihan, aku ingin mengajakmu untuk berjalan jalan. Apakah itu mungkin ?' ^^^


'Tentu saja ! Aku akan menjemputmu di rumahmu, kirimkan alamat rumahmu kepadaku !'


^^^'Tidak perlu, mari bertemu di salah satu mall'^^^

__ADS_1


'Kalau begitu, bagaimana dengan Mall Utara ? Mari bertemu di hari minggu, pukul 10.00'


^^^'Baik, aku akan menunggumu di kafe'^^^


'Siap, Tuan Putri. Aku pasti akan datang tepat waktu'


Qian Yueyue menutup ruang obrolannya dengan Xu Yang dan tidak menyangka bahwa pesannya akan langsung dibalas terutama ketika pada saat ini adalah jam pelajaran.


Xu Yang bermain ponsel pada saat jam pelajaran berlangsung, bukankah sama saja dengan mencari masalah untuk dirinya.


Sementara disisi lain, Xu Yang yang sedang bermain main ponsel dan tersenyum senyum sendiri tiba tiba di datangi oleh guru dengan penggaris kayu.


Bukkk !


Penggaris kayu itu menghantam ke lengan Xu Yang sehingga semua orang terkejut dengan itu terutama Xu Yang, dia mengangkat kepalanya dah menatap mata gurunya sembari terkekeh.


"Xu Yang, aku tahu bahwa kamu memiliki banyak prestasi. Tapi, itu bukan berarti membuatmu bisa melakukan apa saja yang kamu inginkan di kelasku ! Pergi berlari mengelilingi lapangan 10 kali !" Teriak guru itu.


Ketika dia berlari, banyak murid wanita yang berhenti untuk menatapnya. Terutama ketika dia berkeringat dan tangannya menyapu rambutnya ke belakang maka akan membuat para murid wanita ini histeris.


"Ahh ! Xu Yang begitu tampan !" Teriak mereka.


"Apa yang terjadi ?! Kekacauan apa yang terjadi pada saat jam pelajaran ?!" Tanya seorang pria dengan tegas dan dingin.


"Zhou Meng..... kami akan segera kembali ke kelas. " Ucap para wanita itu sebelum akhirnya berlari ke kelas mereka.


Zhou Meng adalah salah satu satuan yang dibentuk untuk menertibkan para siswa siswi dan disegani oleh banyak orang.


Melihatnya datang kemari secara pribadi untuk menegur, tentu saja tidak ada yang berani untuk menatap Xu Yang lebih lama.

__ADS_1


"Xu Yang ini, setiap hari dihukum terus menerus. Siapapun yang berkencan dengannya merupakan babi buta. " Keluh Zhou Meng.


Di sebelahnya ada Xuan Yi, sama seperti Zhou Meng dan berada di bagian ketertiban siswa hanya saja dia lebih longgar dibandingkan dengan Zhou Meng.


"Kamu tidak boleh menilai seseorang dengan pandanganmu seperti itu, bagaimanapun dia tidak kalah dalam bidang olahraga. " Ucap Xuan Yi sembari terkekeh.


"Bukankah dia berbakat dalam bidang olahraga karena terlalu sering di hukum ? Berlari 10 atau 20 lapangan sudah menjadi makanan sehari hari baginya, dijemur ditengah lapangan sampai siang ? Itu semua sudah biasa. Setiap kali orang tuanya dipanggil, tidak akan ada yang datang hanya ada pelayanan yang menemaninya yang datang. " Keluh Zhou Meng.


"Baiklah, baiklah, karena pangeran dari sekolah kita sudah berbicara seperti itu maka aku tidak akan memperpanjang urusan ini. Mari tinggalkan dia dan beralih pada Qian Yueyue, kenapa dia tidak masuk selama tiga hari ?" Tanya Xuan Yi mengalihkan topik pembicaraan.


"Dia terkena air hujan sehingga sakit demam, aku khawatir padanya tapi jadwal belakangan ini agak padat jadi aku tidak bisa menghampirinya. " Jawab Zhou Meng.


"Jadwal yang padat atau karena kekasih yang baru ? Jika aku menjadi Yueyue maka aku pasti akan memukulmu, bagaimanapun kalian sudah berteman selama 13 tahun tapi ketika kamu sudah memiliki kekasih, kamu bahkan tidak memiliki kesempatan untuk menjenguknya sekali saja. " Balas Xuan Yi bercanda padanya.


"Benar juga, apakah mungkin dia marah denganku karena hal ini ? Dia membalas pesanku dengan singkat belakangan ini. " Ucap Zhou Meng dengan agak khawatir.


"Kamu harus memastikan, kekasih kecilmu tidak akan cemburu dengan sahabatmu. Jika tidak maka semuanya akan menjadi masalah. " Ucap Xuan Yi memberikan nasihat.


"Benar juga, aku bingung pada saat ini. Jiyou mengatakan bahwa aku harus menjaga jarak dari gadis lain termasuk Yueyue, ini mungkin akan membuat hubungan persahabatan kami menjadi renggang. " Balas Zhou Meng.


"Apakah kamu senang ketika dibatasi seperti itu ?" Tanya Xuan Yi.


"Entahlah, aku bingung pada saat ini. "Jawab Zhou Meng.


Xuan Yi menggeleng gelengkan kepalanya melihat temannya ini, selama ini Xuan Yi sudah sekelas dengan Zhou Meng selama tiga tahun dan sering mengikuti acara yang sama sehingga mereka menjadi dekat.


Sementara Xu Yang sendiri sangat bahagia sehingga dia bisa berlari keliling lapangan tanpa merasakan rasa lelah, dia sudah berlari tujuh lapangan tapi senyum di wajahnya sama sekali tidak memudar.


Membayangkan bahwa dia akan melakukan kencan buta dengan Dewi kesayangannya di akhir pekan ini seperti berkah dewa sehingga dia bahkan memiliki kekuatan untuk berlari sebanyak 50 keliling.

__ADS_1


Xu Yang menyelesaikan 10 putaran hanya dalam waktu 15 menit dan ketika dia kembali ke kelas, itu membuat gurunya terkejut , bukan karena kecepatannya melainkan karena dia kembali ke kelas.


Biasanya dia akan pergi ke kantin atau berjalan jalan dan tidak kembali ke kelas lagi.


__ADS_2