The Beautiful Glass Heart

The Beautiful Glass Heart
04. Makan Malam


__ADS_3

Tampaknya, temannya ini terkejut ketika membaca pesan yang dia kirimkan terutama ketika selama ini dia selalu menyimpan perasaan pada Zhou Meng. Wang Xingxing adalah satu satunya orang yang tahu bahwa dia menyukaimu Zhou Meng.


'Apakah kamu tidak ingin bersama dengan Mengmeng mu lagi ?'


^^^'Aku akan menjelaskannya nanti, apakah kamu memiliki waktu luang akhir pekan ini ?'^^^


'Tentu, aku akan mengajakmu untuk berkencan. '


^^^'Baiklah, kekasihku. Selamat tinggal, aku akan beristirahat dulu. '^^^


Qian Yueyue tidak bisa menahan senyumnya ketika menuliskan pesan itu, betapa menggelikan nya. Paling tidak, akhir pekannya tidak akan begitu sepi dan menyedihkan.


Suasana hatinya dalam sekejap menjadi membaik, tidak masalah jika Zhou Meng tidak bisa menemaninya maka akan ada orang lain yang menemaninya.


Hanya saja, walaupun masih agak sakit hati tapi tidak apa apa. Perlahan lahan, dia pasti akan melupakan Zhou Meng. Ya ! Dia pasti akan segera melupakannya.


Qian Yueyue berusaha untuk menyemangati dirinya sendiri agar tidak tenggelam ke dalam kesedihannya.


Qian Yueyue memakan obat yang diberikan oleh Wei Yin padanya dan setelah itu dia bersiap siap untuk menjemput Ayahnya. Sudah sangat lama sejak dia bertemu dengan Ayahnya.


Sudah hampir sebulan mereka tidak bertemu, dia saja baru selesai kembali dari mengikuti olimpiade selama dua minggu. Sementara Ayahnya sendiri sibuk syuting drama baru.


Ibunya sendiri sedang sibuk merancang pakaiannya yang akan baru dipamerkan ke dunia.


"Ibu, apakah menurutmu aku akan menang ?" Tanya Qian Yueyue.


Qian Yueyue duduk di samping Ibunya sementara Ibunya sendiri menyetir dengan serius.

__ADS_1


"Jika kamu menang maka Ibu pasti akan memberikan gaun yang paling indah untuk kamu gunakan menerima piagam, agar semua orang menatapmu dengan gaun itu. Ibu juga akan datang dan menemanimu, tapi jika kamu masih belum terlalu beruntung maka kamu bisa mencoba lagi di masa depan. Kamu tidak perlu terburu buru untuk mencapai sesuatu. " Ucap Ibunya memberikan nasihat.


"Baik, aku akan menunggunya dengan sabar. Hanya saja aku tidak sabar dengan hasilnya, kemarin melawan begitu banyak musuh yang tangguh. Ini membuatku agak tidak percaya diri." Balas Qian Yueyue.


"Bagaimana mungkin kamu bisa tidak percaya diri ? Bayangkan bahwa kamu adalah murid dengan nilai paling baik dan paling cerdas, kamu adalah jenius yang lahir seribu tahun sekali. Tidak ada yang bisa menandingi kejeniusan mu." Puji Ibunya.


Mendengarkan pujian ini membuat hati Qian Yueyue seperti berbunga bunga, seluruh sakit hatinya telah menghilang.


Ibunya benar benar tahu cara untuk menghiburnya, akan lebih baik jika mereka bisa bertemu lebih sering satu sama lain. Sangat disayangkan sekali bahwa mereka ditakdirkan untuk bertemu satu minggu sekali.


Kali ini berbeda karena dia sedang sakit, tidak terasa mereka sudah sampai di bandara dan ada banyak sekali mobil yang mengantre.


Bahkan ada banyak sekali penggemar dengan papan nama dan wajah Ayahnya, mereka berlari untuk mengejar mobilnya.


Song Qilin menurunkan jendelanya dan berbicara kepada para penggemar.


"Saudara saudari yang baik, tolong jangan berada di tengah jalan. Ini akan membahayakan kalian, jika ingin memberikan hadiah bisa memberikannya melalui sisi putriku. Tolong jangan berada di tengah tengah, terimakasih atas keperdulian kalian. " Ucap Song Qilin.


"Sayang sekali tapi ini sudah malam, di masa depan aku pasti tidak akan menolak. Tolong pahami kondisi ku, ya. Terimakasih banyak atas keperdulian kalian. " Jawab Song Qilin dengan rendah hati.


Terlalu banyak orang disini, jika dia menerima tawaran berfoto satu orang maka akan ada banyak orang lain yang ingin berfoto dan itu pasti tidak akan selesai bahkan dalam satu jam sementara Qian Yueyue sendiri sedang dalam kondisi kurang baik.


Qian Yueyue menurunkan jendelanya dan menerima banyak sekali hadiah, baik boneka, baju, makanan, atau bahkan perhiasan. Ada banyak sekali benda benda yang diterima oleh nya.


"Terimakasih banyak, terimakasih. Aku pasti akan menyampaikan hal ini pada Ayahku. Terimakasih atas keperdulian dan kasih sayang yang telah kalian berikan padanya. Aku mewakilinya berterima kasih pada kalian semua." Ucap Qian Yueyue mewakili Ayahnya dan perlahan lahan mobilnya maju ke depan.


Di depan sudah ada banyak pria bertubuh kekar yang melindungi seorang pria dengan pakaian serba hitam dan tubuh yang kekar serta kacamata hitam menutupi matanya.

__ADS_1


Dia tampak seperti pria yang berada di usia awal 30 tahun, pantas saja ada begitu banyak gadis muda yang menggilai nya.


Pintu dibuka dan pria itu hanya melambai beberapa kali kepada penggemarnya sebelum akhirnya naik ke atas mobil dan mobil langsung melaju dengan cepat.


"Bagaimana kabarmu Ayah ?" Tanya Qian Yueyue menoleh ke belakang untuk melihat Ayahnya yang tampak lelah.


"Tentu saja baik, kamu tampaknya sudah membaik. Rona wajahmu juga telah kembali. " Jawab Ayahnya.


Mereka tidak kembali ke kediaman mereka justru mampir ke salah satu restoran terkenal yang dibuka oleh salah satu chef teratas di Negara mereka.


Chef Guo yang memiliki banyak pengalaman terhadap makanan tradisional, walaupun masih berusia muda tapi sudah mampu untuk membuka restoran sendiri.


Tentunya, disana tidak sepi tapi karena mereka adalah tamu VIP maka mereka memiliki tempat khusus. Di sebuah ruangan yang tertutup dan setiap makanan yang disajikan memiliki kualitas teratas yang telah dipilih dengan cermat.


"Tuan Qian menjadi lebih dan lebih tampan dan pakaian Nyonya Qian hari ini benar benar mengejutkan. " Ucap Chef Guo ketika melihat mereka.


"Terima kasih atas pujiannya, tapi tempatmu ini menjadi semakin baik dibandingkan sebelumnya. " Ucap Song Qilin.


"Nyonya Qian terlalu memuji, dengan tempat ini sebagai tempat favorit Ayahku bagaimana mungkin aku merawatnya dengan asal asalan ? Jadi, hari ini ada beberapa menu khusus yang akan aku sajikan. " Balas Chef Guo.


"Kalau begitu maka kami akan menantikannya. " Ucap Qian Yueyue.


Chef Guo itu menganggukkan kepalanya dan berjalan pergi untuk menyiapkan makanan mereka, tempat ini penuh dengan mobil mewah dan harganya lebih baik tidak perlu ditanya lagi.


"Ming, bagaimana dengan kabarmu selama ini ?" Tanya Song Qilin.


"Seperti yang aku katakan di telepon, aku baik baik saja. Sebaliknya, kamu terlalu sibuk belakangan ini sehingga kamu sudah berubah menjadi sangat kurus. Kamu benar benar mengkhawatirkan, belum lagi kamu, Yueyue. Melihat kamu tinggal sendirian membuat Ayah benar benar khawatir. " Ucap Qian Ming menyampaikan keresahan hatinya.

__ADS_1


"Maaf telah membuat Ayah khawatir. " Lirih Qian Yueyue.


Qian Ming tidak tega untuk memarahi putri semata wayangnya dan pada akhirnya menghela nafas dan memutuskan untuk tidak mengatakan hal hal yang menyakiti hati putri semata wayangnya ini.


__ADS_2