The Careless Girl

The Careless Girl
CIUMAN PERTAMA


__ADS_3

Arandita masih terbaring di atas kasur empuk miliknya, berhubung hari ini adalah hari minggu , mama Lily tidak ada niatan membangunkan Arandita.


Pkl 09:30


Arandita baru terbangun dari tidurnya. "Hoaammm,,,, tumben mama nggak berisik biasanya juga heboh bawa-bawa panci penggorengan sambil di ketok ketok bikin orang budek aja" ucap arandita.


Arandita turun dari atas kamarnya ,dengan menggunakan pakaian rapinya begitu cantik dan sexy. Dengan menggunaka baju berwarna putih yang hampir melorot dibagian bahunya, dan juga menampakan bagian bahu yang putih mulus.Dan di padu padankan dengan rok pendek diatas lututnya ,dengan sepatu berwarna putih dan rambut lurusnya yang di gerai ,hingga penampilanya nyaris sempurna.


Sesampainya di dapur, Arandita tidak melihat mama Lily dan papa Wiguna . " Bik mama sama papa kemana yah?" tanya Arandita.


"Oh,,,Itu non tuan sama nyonya lagi pergi ke tempat arisan. Nyonya minta di anterin sama tuan " ucap bik Enjum.


"Oh,,,Emang mang Amin kemana bik? " tanya Arandita.


"Mang Amin nya lagi sakit non" tu lagi istirahat di rumah belakang. Makanya nyonya minta di anterinya sama tuan, ucap bik Enjum.


"Oh,, yaudah Arandita pamit dulu bik". Kalo mama nanya Arandita kemana? bilanga aja Arandita lagi pergi sama Irene sama Vivit. Ucap Arandita.


Arandit pun memasuki mobil sport nya, dan melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata.


Sesampainya Arandita di maal , Arandita langsung menghampiri kedua sahabatnya yaitu Irene dan juga Vivit .


"Udah lama nunggu?" tanya Arandita.


"Menurut loe!"


"Heeh,,,Sory , habis jalanya macet Naget, ucap Arandita sambil cungar cengir.


"Banget kali Ra bukan Naget", ucap Vivit .


"Soalnya gue laper sih jadinya belepotan kan kalo ngomong,,hehehe."


"Dasar Sinting." ucap Irene dan Vivit bersamaan, sambil ketawa ketiwi.


"Cari makan dulu yuk,Gue laper" ucap Arandita.


"Yaudah ayok" ucap mereka bertiga kompak. Setelah selesai makan Arandita pamit ke toilet , kepada kedua temanya itu.


"Eh,, gue ke toilet bentar yah ." ucap Arandita.


"Jangan lama-lama "


"Iya,,iya bentar doang kok".

__ADS_1


Setelah selesai dari toilet Arandita keluar, dan tidak senggaja menabrak seoran laki laki ,


"Brakk"


"eh eh Sory" ucap Arandita kepada laki laki yang tidak sengaja tertabraknya itu.


"Shit,,,dia lagi,,dia lagi" ucap Arion karna geram bahwa yang telah menabraknya tadi, adalah wanita yang sama, yang menabrak mobilnya pada waktu .


"Eh mas ganteng ,ucap Arandita dengan senyum watadosnya."


Arion geram dengan gadis ceroboh yang selalu membuatnya sial setiap kali bertemu denganya.


"Ngapain kamu disini?" tanya Arion dengan wajah sebalnya.


"Kamu sendiri ngapain di sini?" tanya Arandita balik. Pasti Mas ganteng lagi ngintip ya...Ayo ngaku!...Dasar mesum.


"Dasar sinting". Geram Arion.Bisa-bisanya dia yang salah masuk toilet cowok, malah saya yang di kira mau ngintip, dan dikatai mesum .Batin Arion.


"Maksud saya ,,ngapain kamu ada di toilet laki- laki?" perjelas Arion.


Arandita melirik ke atas, dan benar saja ternyata dia salah masuk toilet.


Arandita malu sendiri atas kelakuanya, yang menuduh Arion mau mengintip. Dan nyatanya dia yang salah masuk toilet.


"Arandita cengo karena menahan malu bahwa dia salah masuk toilet". Dan Malah menuduh Arion mengintip dan menyebutnya sebagai cowok mesum.


"Siapa tadi yang bilang saya mesum?"... Bukanya kamu yang pantas di sebut mesum!.. Masuk ke toilet laki-laki. Bukankah itu yang pantas di sebut mesum? .tanya arion sambil menyeringai.


"Cepat kamu minta maaf sama saya!" titah Arion.


"OGAH". Bantah Arandita


"Saya bisa melaporkan kamu ke polis karen-


Cup..


Ucapan Arion terhenti, karena bibirnya di bungkam oleh bibir Arandita.


Arion pun terkejut, akan perlakuan Arandita yang menciumnya secara tiba-tiba itu.


"Arandita loe bloon banget sih " .Kok bisa-bisanya sih loe nyium si Mas Ganteng. Arandita merutuki dirinya sendiri ,atas apa yang dia lakukan barusan.


Sedangkan Arion masih mematung di tempatnya .

__ADS_1


"Sory,,,,Gue nggak senggaja." Tadi gue refleks ,soalnya Mas Ganteng sih nyerocos mulu dari tadi. Ucap Arandita .


Arandita pun segera pergi dari toilet. Dan kembali menemui ke dua sahabatnya .


"Eh,,Ra loe kenapa?" .Tanya Irene.


Arandita masih tetap diam sambil memegangi bibirnya terus menerus.


"Loe kenapa sih Ra?" tanya Irene dan Vivit ,karena heran melihat kelakuan Arandita yang memegangi bibirnya dari tadi.


"Kalian tau nggak?"


"Tau apa'an sih ?" ucap Irene dan Vivit yang kebingungan.


Ara hanya diam saja, sambil terus menerus memegangi bibirnya.


"Sinting loe ya?"


"Gue pernah cerita gak sih sama kalian berdua, waktu kemarin gue bolos sekolah tuh gara-gara apa?"


"Kagak emang kenapa?"


Arandita mulai bercerita. "Jadi gini" kemarin kan gue telat ke sekolah, terus di jalan gue nggak sengaja nabrak mobil orang, dan yang gue tabrak tuh Mas-mas ganteng


"Terus-terus " ucap Vivit memotong cerita.


"Ya sabar kampret" ucap Irene yang geram kepada Vivit ,yang memotong ceritanya Arandita begitu saja.


Arandita melanjutkan ceritanya .Terus tadituh gue ketemu lagi sama si mas-mas ganteng di toilet cowok


Vivit menyerobot memotong cerita Arandita


" loe ngapain di toilet cowok?" Tanya Vivit.


"Hehe,,gue salah masuk toilet " ucap Arandita sambil cengengesan


"Terus-terus"


"Gue nggak sengaja nyium dia " ucap Arandita. Dan loe tau nggak?.


"Apa?" ucap Vivit dan Irene bebarengan.


"Itu ciuman pertama gue " ucap Arandita sambil memegangi kedua pipinya yang bersemu merah.

__ADS_1


Arandita kembali merutuki akan kecerobohan dirinya itu. "Ciuman Pertama gue" .


__ADS_2