The Fantasy Fighter

The Fantasy Fighter
Chapter 26:Semi Final (Last Episode)


__ADS_3

Terdengar suara ledakan yang sangat dasyat.


"Hey lihat."


"Wah nggak keliatan apa apa."


"Iya tertutup oleh asap."


Terry,Yasuko,Deline,dan Kyo penasaran dengan apa yang terjadi pada pertandingannya,dikarenakan tertutup oleh asap mereka semua jadi tidak bisa melihat apa apa.


"Sebenarnya apa yang sedang terjadi sih?"Kata Deline.


"Aku tidak bisa melihat apapun."Ucap Yasuka.


"Suara ledakan tadi berasal dari siapa?Kane atau dari tim Hokusuke?"Tanya Terry.


"Aku juga tidak tau."


Yuzuru yang melihat itu langsung mengetahui bahwa sebenarnya asap itu berasal dari Kane.


"Kane memang pengguna elemen angin,tapi aku baru tau kalo dia bisa mengendalikan elemennya sehebat ini."Pikir Yuzuru.


Voldimos terkejut saat melihat Kane.


"Asap ini,sama persis dengan asap ketua makhluk kegelapan yang pernah menjadi lawanku.Tapi itu sudah 5 tahun yang lalu,aku baru tau kalo ternyata Kane juga memiliki kekuatan yang sama besarnya dengan ketuanya sendiri meskipun dia pengguna makhluk kegelapan yang paling lemah."Kata Voldimos.


Para panitia hanya bisa terdiam menyaksikan pertandingan tim Silver Fang melawan tim Hokusuke.


"Kira kira apa yang terjadi ya?"


"Kita saksikan saja siapa yang akan keluar sebagai pemenang."


Sedangkan didalam pertandingan,tim Hokusuke kebingungan dan bertanya tanya apa yang sedang terjadi.


"Ada apa ini?"Tanya Modirako Genusa.


"Aku juga tidak tau,tiba tiba sudah jadi seperti ini.Apa mungkin kabut tebal ini berasal dari tim lawan?"Kata Farhan.


"Tidak mungkin,kita sudah menghabisi 2 orang dan lawan kita tersisa hanya satu.Aku tidak percaya satu orang bisa membuat kabut sehebat ini."Kata Kenosa Filobi.


Tiba tiba Kane menyerang Farhan dari belakang dan membuatnya terlempar ke atas udara,setelah Farhan sudah di atas Luansicot lompat ke arahnya dan memotoh tubuhnya hingga menjadi dua bagian.


Filobi,Modirako,Saneha,dan Kirito tidak bisa berbuat apa apa di dalam kabut,mereka hanya bisa mendengar suara teriakan Farhan,dan suara seperti ada yang terpotong.

__ADS_1


"Farhan,dimana kau?"Tanya Saneha.


"Aku tidak bisa melihat apa apa,dimana kalian semua?"Tanya Kirito.


Filobi berjalan maju menuju suara Kirito,tiba tiba dia menyentuh sesuatu yang keras.


"Apa ini?Teksturnya keras sekali."


Saat Filobi berusaha melihat lebih dekat ternyata itu adalah Kane,dengan 2 Luansicot yang berada di sampingnya.Kane pun langsung menyuruh Luansicot itu untuk memegang tangan dan kaki Filobi agar dia tidak bisa kabur.


"Lepaskan aku."


"Aku akan membuatmu merasakan,apa yang dirasakan oleh rekan timku."


Luansicot itu pun langsung masuk kedalam tanah sambil membawa Filobi.Luansicot itu seperti ditelan oleh bumi sedangkan tubuh Filobi tidak,dia dipaksa masuk ke dalam tanah sampai tulangnya patah,Filobi pun teriak kesakitan.Suara teriakan Filobi di dengar oleh Kirito.


Kirito pun langsung lari menuju arah teriakan Filobi.Saneha berusaha menyuruh rekan timnya yang tersisa agar tidak terpisah,dan tetap bersama.Kirito pun terjatuh saat sedang berlari,dia terjatuh karena tersandung sesuatu.


"Apa ini?"Kata Kirito sambil berusaha untuk bangun.


Kirito terkejut karena dia tersandung oleh tubuh temannya sendiri yaitu Filobi.Kirito pun teriak,saat Kirito teriak Kane datang dan menendang kakinya Kirito sampai membuatnya terjatuh lagi.


"Sakit."Kata Kirito.


"Aku akan memberikan rasa sakit yang sama,seperti saat kau menginjak kepala temanku."Kata Kane sambil mengangkat kakinya.


"Arghhhhh!!!!!!!"


Kepala Kirito di injak berkali kali oleh Kane sampai kepalanya hancur dan otaknya juga ikut hancur.


"Tersisa 2."Kata Kane.


Modirako hanya bisa diam di tempat dan tidak kemana mana,agar dia tidak celaka.


"Sebaiknya aku diam saja,agar aku tidak celaka."


Namun ternyata,Kane menghampiri Midoraki dan menyuruh 2 Luansicot yang tadi membunuh Filobi untuk memotong kedua tangan Modirako dari belakang.


Midoraki teriak kesakitan dan meminta ampun pada Kane,namun Kane tidak memperdulikannya dan tetap menghajar Midoraki yang sudah tidak memiliki tangan.Midoraki pun mati dengan tangan terputus dan perut yang sobek.


Kane pun mendatangi Saneha yang sedang ketakutan dan hampir menangis,dia ketakutan karena mendengar semua teriakan dari teman temannya.


Tiba tiba ada usus yang mengikat lehernya dan membuatnya terjatuh,dia pun langsung tertarik kebelakang,Kane pun mencekik Saneha dan mengangkatnya ke atas.

__ADS_1


"Tolong,jangan bunuh aku."


Kane melihat wajah Saneha yang ketakutan,dan dia merasa kasian.


"Dia kan tidak ikut membantu teman temannya untuk membunuh Satio,dan Takeha.Sebaiknya aku biarkan saja dia,dan aku akan terfokus pada bentengnya saja."Pikir Kane.


Kane pun melepaskan Saneha,saat Saneha terjatuh Kane melepaskan ikatan usus yang ada di lehernya.


"Maafkan aku,kau boleh menghajarku setelah pertandingan selesai,aku tidak akan melawanmu."Kata Kane sambil melepaskan ikatan usus itu.


Saneha hanya terdiam dengan wajah ketakutan.


"Jangan takut,aku minta maaf karena telah membuatmu takut.Sekarang kau diamlah disini,dan biarkan aku menyelesaikannya dengan mudah.Pura puralah mati,agar pelatihmu tidak memarahimu karena tidak menahanku."Kata Kane sambil berjalan menuju benteng tim Hokusuke.


"Dia masih sempat memikirkanku?aku ada di tim musuh lo............tapi tunggu,itu ususnya siapa?aku akan tanyakan padanya nanti."Pikir Saneha.


"Apa yang terjadi disana?"Tanya Deline.


"Iya,aku juga penasaran.Dari tadi kita hanya mendengar suara teriakan saja."Kata Yasuko.


"Apa mungkin,kabut itu disebabkan oleh Kane?"Tanya Terry.


"Mungkin saja,dia kan pengguna elemen angin."Kata Kyo.


"Tapi bagaimana bisa?dia hanya sendirian loh.Aku saja tidak bisa membuat kabut setebal itu,aku butuh bantuan dari 2 orang lainnya yang bisa menggunakan elemen angin untuk membuat kabut setebal itu."Kata Deline.


"Aku juga tidak tau."Kata Kyo.


"Nanti kita tanyakan saja pada Voldimos secara langsung,sekarang kita lihat saja dulu kehebatan tim Silver Fang."Kata Terry.


Kane sudah sampai di benteng lawan,dan sudah berhadapan dengan pelindung benteng.


"Sebelum kau menghancurkan bentengku,lewati dulu diriku."Kata pelindung benteng itu yang bernama Kirosuke Nagoyami.


"Dengan senang hati."Kata Kane.


"Mengapa tubuhnya penuh dengan darah?apa dia membunuh semua rekan timku?"Tanya Kirosuke didalam pikirannya.


Kirosuke pun langsung maju menyerang Kane,Kane dengan mudahnya langsung menghajar Kirosuke sampai membuat Kirosuke terpukul mundur.Kane langsung memanggil Luansicotnya untuk membantu Kane bertarung.


"Hey itu curang."Kata Kirosuke.


"Tidak,aku sudah ijin pada panitia,dan panitia bilang aku boleh menggunakan Luansicot."

__ADS_1


Kane pun langsung menyuruh Luansicot untuk fokus kepada bentengnya sedangkan Kane akan mengurus Kirosuke.


Pertarungan pun sangat sengit,Kirosuke kewalahan karena disuruh menjaga benteng sekaligus bertarung melawan Kane.Akhirnya benteng tim Hokusuke hancur,dan kemenangan dipegang oleh tim Silver Fang


__ADS_2