
Tim Silver Fang dinyatakan sebagai pemenang,mereka pun dikembalikan ke akademi.
"Woah,Kane kau sangat hebat.Baru pertama kali ini aku melihat ada orang yang bisa mengeluarkan kabut setebal itu sendirian."Kata Deline.
"Iya Kane,untuk pertama kalinya aku melihatmu mengeluarkan elemenmu."Ucap Terry sambil menepuk pundak Kane.
"Aku diajarkan teknik ini oleh kak Yuzuru."Kata Kane sambil tersenyum malu.
"Oalah,pantas saja."
Mereka semua pun mengajak Kane untuk pergi ke tempat istirahat.Kane menolaknya karena dia sedang ada urusan sebentar dengan tim Hokusuke.
"Baiklah."
Mereka semua pun meninggalkan Kane.
"Final akan dilaksanakan besok tepat jam 9:30 lokasi sama yaitu di akademi The Fantasy Fighter.Terimakasih telah berkunjung."
Para penonton pun sedikit demi sedikit menghilang.Tim Hokusuke yang melihat kedatangan Kane,ketakutan dan merasa terancam.
Saneha yang melihat Kane langsung menghampirinya,dan berkata.
"Jadi kau menepati kata katamu ya?"
"Aku kesini cuma mau menerima seranganmu."Kata Kane.
Rekan tim Saneha pun terkejut mendengar itu dari Kane
"Dia itu sangat kuat lo,kenapa dia menyerahkan dirinya untuk diserang oleh Saneha?"
"Apa yang salah padanya?"
"Apa dia bodoh."
Kane hanya diam mendengar semua itu,dia hanya terus melihat ke arah Saneha.
"Sebenarnya melilit leher orang dengan usus lalu menariknya itu benar benar kejam sih,aku sebenarnya ingin membalasnya tapi aku tidak tau balasan apa yang tepat."Kata Saneha.
"Apa aku perlu membedah perutku dan mengambil ususku,setelah itu memberikannya padamu agar kamu bisa mencekikku dengan ususku sendiri."
"Nggak,nggak perlu.Itu keliatannya sangat kejam,yauda aku tampar saja."Kata Saneha.
Kane pun mengangguk dan menutup matanya.
"Aku kayak nggak tega gitu nampar dia,dia keliatannya bukan orang jahat.Meskipun dia sudah membunuh rekan rekanku dengan sadis,tapi dia tidak membunuhku."Pikir Saneha.
Saneha pun langsung menampar Kane.
__ADS_1
"Maaf ya,sakit?"Kata Saneha.
"Tidak masalaah,nggak sakit.Malahan lebih sakit kamu yang terseret lalu ku cekik."Kata Kane.
"Nggak kok,nggak sakit.Aku mau nanya sesuatu."
"Tanya apa?"
"Bisa kita pergi ke tempat yang lebih sepi?aku nggak enak ngomongin disini."
"Baiklah."
Kane dan Saneha pun pergi ketempat yang tidak terlalu ramai untuk membicarakan sesuatu,setelah mereka menemukan tempat yang bagi mereka tidak terlalu ramai mereka mulai melanjutkan pembicaraan.
"Nah ini tempat yang bagus,jadi mau ngomong apa?"Kata Kane.
"Usus yang kau gunakan untuk menarikku itu,ususnya siapa?"Tanya Saneha penasaran.
"Usus salah satu rekan timmu."Jawab Kane.
"Namanya?pasti kau tau namanya kan?"
"Kalo namanya aku tidak tau,tapi aku membunuhnya sebelum aku menarikmu."Kata Kane.
"Siapa ya,abaikan deh.Sekarang aku mau nanya lagi."
"Dari mana kau bisa menerima kekuatan sehebat itu?aku baru pertama kali melihat orang bisa sehebat itu."Tanya Saneha penasaran.
"Aku dapat dengan sendirinya,tiba tiba aku bisa menggunakannya dengan baik,meskipun tidak latihan apapun."Kata Kane.
"Aku tidak begitu yakin dengan jawabanmu,tolong jawab aku dengan serius,dan juga bagaimana bisa kau memanggil makhluk kegelapan Luansicot?padahal kau kan bukan dari ras iblis ataupun monster.Setauku yang bisa memanggil makhluk kegelapan adalah iblis dan monster.Baru pertama kali aku melihat ada makhluk dari ras manusia yang bisa mengendalikan makhluk kegelapan,siapa kau sebenarnya?"Tanya Saneha.
"Jadi kau kira aku bercanda?"
"Bukan begitu,aku cuma ingin memastikan."
Tiba tiba Delna muncul di belakang Saneha dan memegang pundaknya.
"Jadi........sejauh apa kau ingin tau tentang kami?"Tanya Delna sambil memegang dagu Saneha.
"S......siapa kamu?"Tanya Saneha ketakutan.
"Jangan ganggu dia Delna,incaranmu adalah aku.Jangan libatkan orang lain atau kau akan menerima akibatnya."Kata Kane.
"Oh,jadi kau sudah bisa mengancam atasanmu ya?kau tidak ingat,siapa yang menjadikanmu seperti sekarang?"Tanya Delna.
"Itu karena kalian membawaku secara paksa dan menjadikanku percobaan,kau pikir aku senang diberi kekuatan payah seperti ini?aku benci kegelapan,aku membenci kalian semua dari kagelapan.Pergilah dari sini atau aku yang akan memaksamu."Kata Kane dengan nada kesal.
__ADS_1
"Jadi kau berani menentangku sekarang,aku akan tunjukkan,kenapa aku menjadi penasihat ketua."
Saneha pun langsung menyingkir dari Delna,dan memperhatikan mereka dari kejauhan.
"Aku harus panggil guru nggak ya........Tunggu deh aku masih penasaran sama kekuatan mereka."Pikir Saneha.
Delna pun maju ke arah Kane saat Delna sudah dekat,Terry muncul dari samping dan memukul Delna sampai membuat Delna terlempar jauh.
"Kurang ajar kau,berani beraninya kau melakukan ini padaku.Aku akan memberitahukan Ketua akan hal ini,kalian berdua tidak mungkin selamat."Kata Delna.
Delna pun langsung menjadi asap dan menghilang.
"Dia kalo tidak salah dari kelas Megania ya,pertarungannya melawan tim lawan tidak ada seru serunya,tapi saat dia memukul wanita tadi,wanita itu terlempar cukup jauh.Bukannya semua dari kelas Megania begitu ya.Berarti dia orang biasa."Pikir Saneha.
"Kau tidak apa apa Kane?"Kata Terry.
"Aku tidak apa apa,terimakasih ya.Kau selalu datang tepat waktu."
"Itulah gunanya teman."Kata Terry sambil tersenyum.
Terry pergi menuju Kyo dan yang lainnya,Kane akan menyusul setelah pembicaraannya dengan Saneha selesai.Kane pun menghampiri Saneha.
"Dia itu temanmu?"Tanya Saneha.
"Iya,dia sahabatku."Kata Kane.
"Hebat ya dia,bisa mukul perempuan dengan keras sampai membuat perempuan itu terlempar cukup jauh,aku baru pertama kali melihat itu."Kata Saneha.
"Dia tidak memukulnya."
"Nggak mungkin,tadi sudah jelas loh kalo dia mukul sampai terlempar sangat jauh."Kata Saneha.
"Berarti kau kurang teliti,Terry tidak bisa memukul perempuan,kalau lawannya perempuan,dia hanya menggunakan angin dari pukulannya untuk membuat lawannya terlempar."Kata Kane.
"Oh jadi begitu,pantas saja di wajah cewek tadi tidak ada bekas pukulan,dan dia seperti tidak merasakan sakit sama sekali."Kata Saneha.
"Anginnya saja bisa membuat orang terlempar jauh,aku nggak bisa bayangin gimana kalo kenak serangannya,pasti akibatnya fatal sekali."Pikir Saneha.
Kane pun bertanya pada Saneha.
"Jadi,apa sudah tidak ada yang ingin dibicarakan?jika tidak ada.Aku akan pergi menyusul teman temanku."
"Oh,sudah nggak ada."Kata Saneha sambil tersenyum.
"Baiklah,aku pergi dulu.Sampai jumpa."
Kane pun pergi meninggalkan Saneha,Saneha masih kepikiran tentang kata kata Delna yang mengatakan bahwa Kane menjadi sekuat itu berkat dirinya.
__ADS_1
"Jadi Kane adalah orang yang menjadi bahan percobaannya para pengguna makhluk kegelapan ya,kasian sekali dia.Tapi tadi Kane bilang kalo kekuatannya itu kekuatan payah,padahal itu sudah luar biasa bagiku.Sudah lah,aku akan kembali ke timku untuk membicarakan tentang latihan,sebaiknya aku tidak mengatakan pada timku tentang apa yang aku bicarakan dengan Kane.Aku takut dia dijauhi dan di ejek."Kata Saneha sambil berjalan menuju ke timnya.