The Fantasy Fighter

The Fantasy Fighter
Chapter 4:Terungkap?


__ADS_3

"Akhirnya aku menemukan petunjuk yang sempurna untuk menyelesaikan masalah kemunculan Luansicot dan juga mencari keberadaan dari pemimpin kikinakori."Ucap kepala sekolah setelah menemukan bukti yang pas.


Voldimos sang hunter pun pergi menemui kepala sekolah dan berkata "Maaf pak saya belum bisa menemukan petunjuk yang jelas tentang Luansicot dan juga saya belum mengetahui keberadaan kikinakori pak."


"Oh kamu Voldimos...........tidak masalah Voldimos saya menemukan petunjuk kain hitam ini dan juga ada jejak asap hitam yang menuju ke hutan segera periksa ke sana dan beritahu saya apa yang ada di sana jika kamu menemukan keberadaan Luansicot jangan bertindak ceroboh dan langsung kembali untuk memberikan informasinya kepada saya."Kata Kepala sekolah.


"Baik pak dimengerti."Jawab Voldimos,dan dia pun akhirnya pergi kedalam hutan sesuai yang diperintahkan kepala sekolah.


Sementara itu Kyo,Deline,dan Terry sedang mengobrol.Mereka bertanya tanya tentang apa yang dilakukan Kane karena selama ini dia jarang sekali terlihat dan selalu pergi tanpa alasan yang jelas.


"Kane kenapa ya belakangan ini dia sering tidak terlihat dan saat kita bersama sama dia terkadang suka pergi dengan alasan yang beragam mulai dari ingin ke toilet hingga kurang enak badan."Kata Deline.


"Kita positif thinking aja mungkin dia benar benar sedang ingin ke toilet atau sedang ada urusan yang tidak bisa dia tinggal."Lanjut Kyo.


"Nah iya bener kata Kyo kita tidak boleh berburuk sangka kepada orang lain."Kata Terry.


Setelah mereka berbincang bincang jam pelajaran pun dimulai.Dan mereka kembali ke kelas mereka masing masing.


"Baiklah anak anak sekarang kita akan belajar cara mengoptimalkan elemen kalian dengan energi yang kalian miliki.Kalian harus menyentuh bola energi ini untuk mengetahui berapa jumlah energi yang kalian miliki."Ucap Wali kelas yang bernama pak Fadli Maulana.


"Baik pak."


Setelah itu satu persatu siswa menyentuh bola energi untuk melihat berapa besar energi yang mereka miliki.Dan saat sampai ke giliran Kyo dan Kyo meletakkan tangannya di atas bola energi,bola energi itu bereaksi aneh dengan bergetarnya bola energi dan bola energi itu mulai berkedip kedip dan setelah guncangan yang membuat seluruh mata murid di kelas tertuju pada Kyo akhirnya bola itu berhenti dan menunjukkan angka nol yang artinya kapasitas energi yang dimiliki oleh Kyo melebihi batas maksimal bola energi itulah yang menyebabkan bola energi bereaksi sangat aneh.


Pak Fadli yang melihat kejadian tersebut langsung kaget dan langsung melihat ke arah Kyo dengan perasaan bingung.


"Kamu...........siapa namamu?"Tanya pak Fadli kepada Kyo.


"Nama saya Kyo Nagarasi pak."Jawab Kyo dengan wajah kebingungan.


"Setelah pelajaran selesai kamu temui saya di ruang guru."Kata pak Fadli.


"Baik pak."Jawab Kyo.


"Baiklah anak anak kita lanjutkan pelajaran hari ini."Kata pak Fadli.


Pelajaran pun dimulai dengan setiap murid menunjukkan elemen yang mereka kuasai.Satu persatu siswa mencoba mengoptimalkan pengeluaran elemen mereka dengan jumlah energi yang mereka miliki.


Kyo hanya menunjukkan satu elemen yang dia kuasai yaitu elemen api,dan disaat yang lainnya gagal Kyo sendiri masih bisa mengeluarkan elemen api dengan sangat baik.

__ADS_1


Deline yang melihat Kyo masih bisa mengeluarkan elemennya mulai merasa kagum dengan sosok Kyo.Deline pun akhirnya menghampiri Kyo dan bertanya mengapa dia bisa sekuat itu padahal saat mereka berada di dunianya sendiri Kyo dikenal sangat lemah.Kyo juga tidak mengerti apa yang terjadi pada dirinya.


Setelah melalui beberapa pelajaran akhirnya pelajaran pun selesai dan kelas di bubarkan.Kyo langsung menuju ruang guru dan Kyo ditemani oleh Deline.Sesampainya di ruang guru pak Fadli sudah menunggu kedatangan Kyo di depan pintu ruang guru.


"Ada perlu apa ya pak?"Tanya Kyo.


"Kamu memiliki potensi untuk menjadi Hunter di usia muda."Jawab pak Fadli.


"Hunter itu apa pak?"Lajut Kyo.


"Hunter merupakan sekumpulan orang yang memiliki energi dengan jumlah besar dan memiliki kemampuan berburu yang hebat selain kemampuan berburu mereka yang hebat kekuatan elemen atau pun serangan fisik yang dikeluarkan oleh mereka bisa di bilang sangat lah dasyat."Jawab pak Fadli.


"Tapi saya belum ada pengalaman berburu pak,saya juga tidak bisa bela diri."Ucap Kyo.


"Tidak masalah Kyo karena kamu sudah memiliki energi yang besar dan juga efek serangan dari elemen apimu juga sangatlah besar.Kamu akan di ajarkan seni berburu oleh ketua Hunter sendiri yaitu Voldimos,dan juga di ajarkan cara menggunakan pedang."Kata pak Fadli.


"Tapi bagaimana dengan kelas saya pak,apa saya masih bisa belajar seperti biasa?."Tanya Kyo.


"Pelajaranmu akan tetap seperti biasa karena pelatihanmu menjadi seorang Hunter akan dilakukan setelah selesainya jam pelajaran."Jawab pak Fadli.


"Oo..........begitu ya pak,apa hanya saya yang akan dijadikan seorang hunter pak?"Tanya Kyo.


"Sebenarnya saya berencana mengajak gadis di sampingmu tetapi dia sudah datang sendiri jadi ya meringankan pekerjaan saya."Jawab pak Fadli.


"Karena kamu masih bisa bergerak dengan baik saat kehilangan banyak energi."Jawab pak Fadli.


Perbincangan pun berakhir karena pak Fadli ingin mengurutkan jumlah murid sesuai jumlah energinya.Kyo dan Deline akhirnya kembali ke kamar mereka masing masing.Kyo dan Deline mengobrol tentang Hunter saat mereka berada di jalan menuju ke kamar mereka.


"Jadi Hunter ya mungkin tidak terlalu buruk."Kata Kyo.


"Ya mungkin akan seru."Jawab Deline.


Mereka pun akhirnya sampai ke kamar mereka masing masing dan Kyo menceritakan tentang Dirinya yang akan di angkat menjadi seorang Hunter.Terry pun sangat senang di angkatnya Kyo menjadi seorang Hunter.


Sementara itu Voldimus sudah menemukan sarang dari Luansicot.Awalnya Voldimos ingin menyerangnya sendirian dikarenakan makhluk Luansicot tergolong makhluk lemah.Tetapi saat dia ingat kata kepala sekolah untuk segera kembali dan melapor dia pun akhirnya langsung kembali untuk melapor kepada kepala sekolah.


"Saya berhasil menemukan sarang dari Luansicot pak,tapi saya belum menemukan keberadaan pemimpin dari Kikinakori atau yang bisa disebut dengan orang yang mengendalikan Luansicot."Ucap Voldimos.


"Bagus tunjukkan lokasinya dan saya akan mengirim tim pengawas untuk mengawasi tempat tersebut."Kata kepala sekolah.

__ADS_1


Akhirnya kepala sekolah menyuruh tim pengawas untuk mengawasi keadaan di sekitar sarang Luansicot.Voldimos memimpin jalan tim pengawas menuju ke sarang Luansicot.


Sesampainya di sana Voldimos langsung meninggalkan mereka untuk menemui murid yang akan di ajari untuk menjadi seorang Hunter.Saat Voldimos sedang menelusuri jalan menuju ke akademi The Fantasy Fighter dia melihat dua orang yang diduga sebagai Kikinakori Voldimos pun langsung bersembunyi dan berusaha mendengarkan apa yang mereka bicarakan.


"Kira kira kemana ya perginya si bolani dia katanya pergi menelusuri lorong di sekolah itu tetapi sampai sekarang belum kembali atau mungkin terjadi sesuatu padanya?"Ucap salah satu Kikinakori.


"Mungkin saja dia tertangkap lalu dibunuh karena aku tidak merasakan kehadirannya dimana pun setelah 2 hari yang lalu."Dijawab oleh salah satu Kikinakori itu.


"Mungkin saja dia kan lebih lemah dari kita."


"Sekarang ayo kita temui pemimpin untuk melaporkan kondisinya."


Saat dua Kikinakori itu ingin pergi Voldimos langsung keluar dari semak semak dan berusaha menangkap mereka.Namun sia sia dikarenakan mereka berubah menjadi asap lalu pergi entah kemana.Voldimos yang berusaha mengejar mulai berhenti dan membiarkan mereka lolos untuk kali ini.Voldimos berjanji akan menangkap mereka dan membuat mereka membuka mulut tentang keberadaan pemimpin mereka.


Voldimos pun langsung menuju ke sekolah dan mencari kepala sekolah.Setelah ketemu dia langsung menceritakan tentang pertemuannya dengan kaki tangan pemimpin Luansicot yang disebut Kikinakori.


Setelah perbincangan yang lama dengan kepala sekolah tentang Kikinakori dan pengamatan yang dilakukan oleh tim pengawas Voldimos memutuskan untuk kembali ke tempatnya dikarenakan hari mulai gelap dan sudah saatnya untuk istirahat.


Sementara itu di kamarnya Kyo,Terry,dan Kane.Kyo dan Terry merasa aneh dengan tidak datangnya Kane karena hari sudah menjelang malam.Tetapi Terry berusaha untuk meyakinkan Kyo bahwa Kane akan segera datang.Setelah itu Terry berhasil meyakinkan Kyo dan Kyo akhirnya tertidur.Selang beberapa jam dari tidurnya Kyo dan Terry mereka mendengar suara teriakkan murid perempuan yang meminta tolong.


Kyo dan Terry akhirnya terbangun dan berlari menuju sumber suara.Deline yang melihat sosok Luansicot yang membawa Seorang gadis kedalam hutan langsung mencari Kyo dan Terry.Setelah Deline bertemu dengan Kyo dan Terry di tangga,Deline langsung memberitahukan tentang Luansicot yang bergerak ke dalam hutan sambil membawa seorang gadis.


"Ayo kita beritahukan kepala sekolah."Kata Deline.


"Itu akan memakan waktu,kita tidak punya banyak waktu,lakukan sekarang atau tidak selamanya."Kata Kyo.


Akhirnya mereka langsung bergegas menuju ke hutan dan Lonceng dari tim pengawas pun berbunyi pertanda ada sesuatu kejadian yang sedang terjadi sarang Luansicot.Kepala sekolah langsung menyuruh Tim Hunter untuk menuju sarang Luansicot.


Kyo,Terry,dan Deline tidak memperdulikan Loncengnya dan terus berjalan menuju hutan.Demi menyelamatkan gadis yang dibawa oleh Luansicot.Kyo menggunakan mata kanannya untuk mengikuti jejak Luansicot,sesampainya disana ternyata tim Hunter sudah sampai duluan dan menghabisi Luansicot tersebut.Tetapi Voldimos ternyata tidak menemukan gadis yang dibawa oleh Luansicot pertanda kalo Voldimos telah membunuh sasaran yang salah akhirnya mereka langsung menuju ke hutan.


"Apa yang kalian lakukan ditengah malam begini?"Tanya Voldimos kepada Kyo,Terry dan Deline sambil berlari menuju ke sarangnya Luansicot.


"Kami mendengar suara teriakkan dan melihat salah satu Loansicot membawa seorang gadis makanya kami bergegas mengikutinya."Jawab Terry.


Jawaban Terry diterima oleh Voldimos dan mereka melanjutkan perjalanan mereka,saat sampai tenyata gadis itu sudah di bawa masuk ke dalam goa tempat luansicot bersarang dan kemungkinan pemimpinnya ada disana.


Akhirnya tim Hunter menerobos masuk bersama dengan Kyo,Terry,dan Deline.Mereka akhirnya membantai seluruh pasukan Luansicot dan menemui pemimpinnya dan melihat dua Kikinakori berada di samping mereka.


"Biarkan aku dan Kak Voldimos yang menahannya sedangkan kalian menghadapi pemimpin tersebut."Kata Terry kepada Kyo,Deline dan anggota dari tim Hunter.

__ADS_1


"Baiklah."Jawab Kyo.


Pertarungan pun dimulai dan tidak disangka sangka adalah ternyata pemimpin dari Luansicot itu lebih kuat dari dugaan mereka.


__ADS_2