The Fantasy Fighter

The Fantasy Fighter
Chapter 32:Semangat yang membara


__ADS_3

"Oh,dia Tamaki."


Kane kembali ke kamarnya dan langsung cuci muka,setelah itu dia ke kasurnya dan langsung tidur.


"Oh,dimana aku.Disini terang sekali,mataku silau dan tidak bisa melihat apa apa...Eh......Siapa disana?"


Pandangan Kane mulai jelas,dan dia terkejud karena melihat Tamaki.


"Ta.....Tamaki.Ayo kembali Tamaki!!......Jangan terus terus bersama dengan mereka.Mereka orang orang jahat,ikutlah denganku Tamaki.Tunggu aku."


Kane pun berjalan menuju Tamaki yang sedang berdiri sambil tersenyum.Namun,semakin Kane mendekati Tamaki,maka Tamaki akan semakin menjauh.


"Tamaki!!Tunggu aku Tamaki,kau mau kemana??"


Semakin di dekati Tamaki semakin menjauh,Kane mulai berhenti mendekati Tamaki,dan Tamaki pun berkata.


"Aku akan menunggumu.....Kane."


Setelah Tamaki mengatakan itu,Tamaki menghilang,dan Kane pun bangun dari tidurnya.


"Tamaki!!!!"


Kane terbangun sambil berteriak,dia pun mengatur nafasnya,dan melihat ke arah jam.


"Masih jam 11 malam ya."


Tiba tiba Kikinakori muncul di hadapan Kane dan berkata.


"Kami berhasil menemukan tempat persembunyian para pengguna makhluk kegelapan yang baru tuan."


"Bagus,sekarang.Ayo kita pergi kesana dan menyelamatkan Tamaki.Bertahanlah lebih lama lagi Tamaki."


Kane pun langsung keluar dari kamar dan menuju ke tempat persembunyian para pengguna makhluk kegelapan bersama dengan Kikinakori.Sesampainya di tempat itu Kane langsung memanggil pasukan Luansicot untuk bertarung bersamanya demi menyelamatkan Tamaki.


"Keluarlah pasukan Luansicot."


Pasukan Luansicot itu langsung muncul dan siap bertempur.


"Kami akan bertarung bersamamu tuan,berikan perintah penyerangan pada kami tuan."Ucap dua Kikinakori itu.


Kane pun langsung menyerbu markas para pengguna makhluk kegelapan itu.Delna dan ketua kegelapan,membiarkan Kane,dan melihat perkembangan Kane.


Pertarungan sangatlah sengit sampai apda akhirnya Kane harus berhadapan pada Delna dan 4 orang kepercayaan ketua kegelapan yang lainnya yang bernama Rinka,Kazuki,Sakamoto,dan Aoi.Kane menghabiskan banyak energi untuk melawan mereka tetapi Kane telah berhasil tertangkap begitu juga dengan Kikinakori.

__ADS_1


Kane terbangun di ruang yang gelap dan dipenuhi dengan alat alat membunuh.Dihadapannya sudah ada Delna dan Tamaki yang masih menggunakan Topeng.


"Oh,kau sudah terbangun ya,Kikinakorimu ada di sebelahmu.Jangan khawatir aku tidak akan membunuh mereka."Ucap Delna.


"Kau sudah menjadi lemah Kane,setelah pergi dari tempatku,kau sudah menjadi sangat lemah.Aku kecewa padamu,kenapa kau meninggalkan kami dem para manusia tidak berguna itu?"Ucap ketua kegelapan yanh bernama Kenkiri yang baru datang ke tempat Kane di kurung.


"Mereka adalah teman temanku,kalo kau menghina mereka lagi maka aku tidak akan memaafkanmu.Lepaskan Tamaki."


"Oh,kau sudah melupakan kami.Mana teman temanmu yang sangat kau banggakan itu?Mengapa dia tidak datang untuk menyelamatkanmu?"Ledek Kenkiri.


"Kalau Tamaki benar benar penting bagimu,apa yang akan kau lakukan jika aku melukainya?"Ucap Delna.


"Kalo kau lakukan itu,aku tidak akan pernah memaafkanmu."


Delna pun langsung menyayat tangan kanan Tamaki,Tamaki sama sekali tidak berteriak kesakitan,bahkan dia hanya diam saja.Delna pun tertawa sambil mengarahkan pisau itu ke leher Tamaki.


"Tidak,jangan lukai dia.Kau boleh lukai aku tapi jangan Tamaki,ataupun Kikinakori."


"Baiklah kalau itu maumu."


Delna pun langsung melempar pisau yang ia pegang ke arah leher Kane.Kane menutup matanya.


"Hmm.....Mungkin ini akhir dari kisah hidupku disini.Selamat tinggal Kyo,Terry,dan Deline.Jangan lupakan aku ya.Andai saja aku lebih kuat.Pasti kejadian ini tidak terjadi."


"Clankk!!"


"Kalo kalian pikir kalian bisa melukai Kane.Lebih baik hapus pikiran itu,kami tidak akan membiarkan teman kami terluka."Ucap Kyo yang datang untuk menolong.


"Kau tidak apa apa Kane?"Ucap Delinesambil melepaskan ikatan Kane.


"Iya,aku tidak apa apa.Terimakasih ya,kalian datang di saat yang tepat.Tapi bagaimana kalian tau aku ada disini?"Tanya Kane penasaran.


"Kami melihatmu keluar kamar dan kami mengikutimu,Kebetulan Deline juga belum.Jadi kami mengajaknya untuk mengikutimu."Ucap Terry.


Kenkiri pun tertawa dan langsung berkata.


"Hahaha...Jadi begini ya persahabatan bodoh para manusia yang mengira bisa mengalahkan kami begitu saja,Delna kau dan yang lainnya urus mereka,aku sedang ingin minum teh."


Kenkiri pun pergi meninggalkan ruangan itu.


"Jangan lari."Ucap Kane.


"Jangan kau pikir bisa keluar dari ruangan ini dengan selamat,manusia."Ucap Sakamoto.

__ADS_1


Kane akhirnya mulai marah,Kane menceritakan tentang apa yang dilakukan para pengguna makhluk kegelapan itu pada Tamaki.Seketika hawa diruangan itu berubah.Kilinakori tidak berani ikut campur saat melihat mereka berempat akan mengeluarkan amarah mereka.


"Apa,yang terjadi pada mereka?"Ucap Rinka.


"Aku merasaka kekuatan yang sangat besar dari mereka."Ucap Sakamoto.


"Ada apa dengan kalian berdua?Mereka hanya manusia biasa,kita bisa mengalahkan mereka dengan mudah."Ucap Kazuki.


"Ah iya,kita bisa mengalahkan mereka dengan mudah."Ucap Aoi.


Mata kiri Kyo pun sudah berubah menjadi warna merah,Tangan kanan Terry mulai mengeluarkan lambang kematian,di jidat Deline juga sudah muncul lambang angin,dan tangan kanan dan kiri Kane sudah mulai mengeluarkan asap hitam.


"Kane,kau fokus pada Delna,dan selamatkan Tamaki,kami akan mengurus 4 orang yang dari tadi sombong itu."Ucap Kyo.


"Biarkan kami yang mengurus mereka,setelah kau berhasil menyadarkan Tamaki,biarkan Deline menyembuhkan luka lukanya."Ucap Terry.


"Tapi,mereka berempat sedangkan kalian hanya bertiga.Aku akan menyuruh Kikinakori bertarung dengan kalian agar kalian bisa terbantu."


"Lakukan apa yang dikatakan Kyo,dan Terry.Jangan khawatirkan kami Kane,apa kau masih meragukan kekuatan kami,dan masih tidak percaya pada kami?Bawa Kikinakori itu bersama denganmu karena kau melawan 2 orang nanti."Ucap Deline dengan nada marah.


Kane sangat terkejud melihat teman temannya yang sangat marah,Kan juga sebenarnya sangat marah karena Tamaki telah dilukai oleh Delna dengan seenaknya saja.


"Tuan,mereka begitu karena mereka sangat marah saat anda diculik oleh para pengguna makhluk kegelapan,sebaiknya kita lakukan apa yang dikatakan mereka tuan.Tuan juga sudah memasuki perubahan kedua karena tuan sangat marah saat melihat Tamaki dilukai,gunakan kesempatan ini tuan untuk mengalahkan Delna."


"Iya,kau benar."


"Pergilah Kane."Teriak Kyo.


Kane pun langsung berlari ke arah Delna yang berada di belakang Rinka,Sakamoto,Aoi,dan Kazuki.


"Jangan harap bisa mendekati Delna sebelum mengalahkan kami."Ucap Sakamoto sambil mengarahkan pukulannya ke arah Kane.


Kazuki juga mengarahkan tendangannya ke arah Kane,namun dengan mudah di tahan oleh Kyo,dan juga Terry.Terry menahan pukulan Sakamoto,dan Kyo menahan tendangan Kazuki.


"Tidak ada yang boleh mengganggu Kane.Teruslah jalan Kane,kami akan mengurus orang orang ini."Teriak Kyo.


Kane pun terus melangkah maju,Aoi,dan Rinka mengarahkan pukulannya ke arah Kane.Namun mereka berdua dengan cepat terlempar karena elemen angin dari Deline yang sangatlah kuat.


"Mereka,sangatlah kuat."Ucap Rinka.


"Terus jalan Kane,selamatkan Tamaki demi kami."Ucap Deline.


"Baiklah,terimakasih kalian bertiga."

__ADS_1


"Pertarungan kita baru saja dimulai."Ucap Delna sambil tertawa.


__ADS_2