
"Katakan yang sebenarnya, apa yang terjadi dengan Mina, "ucap Ibunya Mina seraya menatap curiga terhadap Akaruku Nul.
"Apa yang harus ku katakan, apakah harus ku katakan bahwa diriku adalah Shiler. " Hati Akaruku Nul berdebat antara harus jujur atau tetap merahasiakan kebenaran.
"Akui saja dan katakan identitas mu yang sebenarnya, "desak ibunya Mina.
"Huuuhhh ... ."Menghela nafas panjang, sulit sekali mengungkap identitas asli nya.
"Identitas ku yang asli adalah Shiler, makhluk cahaya yang memiliki keistimewaan berupa jiwa dan tubuh seorang manusia, "ungkap Akaruku Nul dengan suara rendah menjelaskan.
Tersenyum tipis seraya berkata."Aku sudah tahu, karena energi cahaya mu. Dan sebenarnya aku pun adalah Shiler."
"Sangat tidak terduga, sepertinya anda adalah Shiler dari golongan gabungan, sehingga bisa merasakan serta menutupi energi cahaya milik sendiri."
Di tempat yang berbeda, dimana Mina Evasa di ikat dengan rantai besi serta dibuat pingsan. Pelaku di balik penculikan tersebut, tak lain adalah ilmuwan hebat Dark Shiler. Saat ini mereka membicarakan serta saling memberi tanggapan dan saran tentang cara mengeluarkan Uranus Plazers dari tubuh manusia.
Mereka kebingungan mengenai permasalahan tersebut, sampai datanglah seseorang berpakaian serba hitam yang memiliki aura amat kuat, berjalan ke arah sekumpulan ilmuwan tadi. Semua ilmuwan memberi hormat seorang yang baru datang dan memanggilnya dengan nama tuan Zoreain.
"Kalian belum tahu cara mengeluarkan Uranus Plazers dari tubuh manusia itu? "tanya Zoreain, dan dengan wajah cemas para ilmuwan itu serentak berkat "Ya".
Mendengar jawaban kurang mengenakan tersebut seperti membuat Zoreain agak marah, sehingga dia melesat dan langsung mencekik salah seorang ilmuwan disana. Zoreain kemudian menghentakkan ilmuwan tadi dinding hingga tewas.
"Jangan beri aku lagi jawaban seperti itu, segera dapatkan Uranus Plazers. Jika kalian semua tidak ingin ku bunuh." Memberikan tatapan menyeramkan nya kepada para ilmuwan yang tidak ia habisi.
Di waktu yang bersamaan, Lorean Aiga tiba tiba muncul seraya berkata cepat."Mina diculik Dark Shiler. Dan aku tahu dimana tempatnya."
"Baiklah. Ayo pergi..."ajak ShilerX
Untuk mempersingkat waktu mereka segera pergi mengikuti Lorean Aiga menuju tempat dimana Mina Evasa disekap. Bantuan lainnya segera tiba yakni ayah dari Mina Evasa yang juga seorang Shiler.
Baru saja sampai di tujuan mereka langsung disambut tak ramah oleh Zoreain. Pertarungan 3 lawan 1 terjadi diantara mereka, sayangnya jumlah tidak berguna disini.
"Kalian akan mati..."ancam Zoreain.
"Diamlah..!" teriak ShilerX berlari kearah Zoreain.
__ADS_1
Pertarungan yang awalnya 3 vs 1 kini berubah menjadi duel sengit, tentu hal ini disengaja oleh ShilerX agar Evasa dan Aiga segera menyelamatkan Mina Evasa, sembari menunggu bantuan datang.
Duel satu lawan satu itu tak bertahan lama karena datangnya bantuan yang ditunggu tunggu yakni Ayah dari Mina Evasa. Bukannya khawatir Zoreain malah semakin bersemangat, aura dan energi hitam nya mulai meningkat setiap detiknya.
"Tidak kusangka... ."
"Aku bisa bertarung disisi mu... ."
"Guru..."ucap Yakshi, ayahnya Mina sekaligus muridnya ShilerX.
Mereka memperlihatkan formasi khusus antara Guru dan Muridnya, entah apa yang akan terjadi namun tentunya ini akan menyibukkan Zoreain untuk waktu lama. Dengan kerjasama luar biasa antara guru dan murid, mereka berdua dapat menandingi bahkan mengungguli kemampuan Zoreain.
Melihat keunggulan yang hanya sebentar memunculkan ide dipikirkan Yakshi ."Guru biarkan aku yang melawannya. Tolong anda bantu Evasa menyelamatkan Mina, "usul Yakshi
ShilerX tidak memberi jawaban melainkan malah berkata. "Ingatlah dia itu anakmu. Seharusnya kamu lebih peduli kepadanya. Akulah lawan dari Zoreain."
Zoreain yang mendengar hal tersebut sontak berteriak mengancam."Jangan mengira salah satu dari kalian bisa pergi."
Menundukkan kepalanya kemudian berkata kembali. "Kalian akan mati... ."
Namun entah bagaimana caranya ,seorang ShilerX tiba tiba berada dibelakang Zoreain dengan tatapan tajam serta kepalan tangan penuh energi cahaya dihantamkan kewajah Zoreain.
Pukulan tersebut amat keras adanya membuat Zoreain terpental sangat jauh hingga membentur tembok beton disana.
"Kecepatan mu luar biasa... ."
"Namun..."berjalan perlahan kearah Zoreain.
"Itu tidak ada apa apanya, "ucap ShilerX menatap tajam Zoreain yang terkapar.
"Jangan som—"ucapannya terhenti karena ShilerX langsung tanpa ampun mencekik Zoreain.
Yakshi yang melihat keganasan serta kekejaman dari Gurunya hanya bisa terdiam, dia seakan melihat sisi lain dari ShilerX yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Dilihat dari kondisi ini ShilerX amat unggul dibanding sebelumnya, apa yang membuatnya bisa sekuat itu?
Selagi pertarungan tersebut terus berlanjut dan mungkin akan berakhir lama, Yakshi memutuskan untuk membantu Evasa mencari Mina. Saat ditemukan Mina dalam kondisi berada didalam aura lingkaran cahaya murni dari Uranus Plazers.
__ADS_1
Evasa maupun Yakshi tak henti hentinya meneriakkan nama Mina, mereka berusaha menyadarkan anaknya yang kini dalam kondisi tak sadarkan diri dan berada dalam aura lingkaran cahaya murni Uranus Plazers.
"Hanya manusia terpilih yang bisa memasuki aura lingkaran cahaya murni Uranus Plazers, "ujar Lorean Aiga.
"Begitu ya ... "respon Evasa.
Serta tanya Yakshi. "Apa Mina baik baik saja?"
Terdiam sejenak kemudian menjelaskan."Kemampuan utama dari Uranus Plazers adalah penyembuhan. Ada kemungkinan saat ini Uranus Plazers sedang menyembuhkan Mina."
"Syukurlah ..."ucap Yakshi dan Evasa bersamaan.
"Setelah ini berakhir, "ucap Lorean Aiga berpaling dari Yakshi dan Evasa.
"Tolong kalian tanyakan kepada Mina. Apakah dia bersedia menerima takdirnya, "pinta Lorean Aiga sejenak menoleh kebelakang kemudian menghilang tanpa disadari Yakshi dan Evasa.
Kembali kepada pertarungan ShilerX dengan Zoreain. Entah datang dari mana namun secara tiba tiba Lorena Aiga muncul tepat ditengah tengah pertarungan tersebut, membuat Zoreain agak kaget serta khawatir sementara ShilerX tersenyum tipis melihat kedatangan temannya itu.
Pada akhirnya pertarungan ini kembali berlanjut meskipun Lorena Aiga bukanlah petarung, namun dirinya tetap memaksakan berdampingan disisi ShilerX untuk menghadapi Zoreain. Sudah tentu mereka berdua sangat unggul, mengingat Zoreain hanya sendirian serta energi nya juga sudah terkuras dari pertarungan sebelumnya.
Di akhir pertarungan tersebut Zoreain agak tersenyum tipis kearah mereka berdua, namun ekspresinya seketika berubah mengikuti setiap kalimat yang ia ucapkan.
"Ini belum berakhir. Kalian akan melawanku lagi ... ."
"Dan saat itu terjadi ..."Mulai menghimpun energi gelap ditubuhnya.
"Kalian akan ku lenyapkan, "ucapnya pelan diiringi dirinya yang mulai menghilang dan diakhiri dengan ledakan energi hitam kuat diarea Zoreain berdiri tadi.
Apakah ini telah berakhir? tentunya belum... .
Lorena Aiga menyarankan agar mereka berdua kembali ke dimensi BX2, karena Mina Evasa sudah berada ditempat yang seharusnya yakni kedua orangtuanya. Walau agak kurang setuju dengan hal tersebut, namun mau bagaimana lagi ShilerX juga tidak mungkin bisa merebut paksa Mina Evasa dari keluarganya, meski dengan alasan Uranus Plazers.
Ke esokan paginya... .
Seseorang memanggil manggil nama Akaruku Nul berkali kali di depan gerbang pintu masuk markas SHIWA, seseorang tersebut ternyata adalah Hisami yang entah bagaimana bisa bersama Mina Evasa. Tentunya ShilerX langsung terfikir bahwa Mina Evasa bersedia menerima takdirnya dan mungkin karena bujukan dari Hisami.
__ADS_1