
Satu juta triliun tahun kemudian...
Dunia yang penuh dengan kehidupan, menjadi sasaran utama musuh kegelapan. Dunia itu adalah bumi, mengapa? mungkin karena tujuan musuh kegelapan yang berambisi menjadi satu satunya kategori makhluk disetiap garis waktu.
"Apa tujuan mereka masih sama? "tanya Zensius
Shiler X menjawab."Mungkin masih sama."
"Aku akan terus membantumu."Zensius meyakinkan Shiler X, bahwa dia tidak sendiri.
Percakapan singkat menjadi awal dari hari cerah dengan misi yang belum tuntas, beruntung Shiler X dibantu Zensius dan Hisami Izuzawa.
Dia menjalani hari hari dengan keyakinan dan semangat tinggi, untuk menuntaskan misi penting mencari lima lagi yang terpilih. Beruntung satu dari enam manusia yang terpilih telah ditemukan.
Ketika tengah berjalan tanpa arah tujuan, ShilerX di sapa dengan nama Akaruku Nul oleh seorang teman manusia nya. Dialah Hisami Izuzawa satu dari enam manusia terpilih yang ditemukan dan menjadi teman Shiler X.
Singkat cerita pertemuan mereka.
Hisami adalah seorang gadis berumur 16 tahun yang fokus melanjutkan sekolahnya. Kedua orangtuanya bekerja diluar negeri, sehingga Hisami hidup sendiri. Dia mendapat penghasilan tambahan dari membantu bibinya menjaga toko.
Ketika pulang sekolah biasanya Hisami langsung bergegas pergi ke toko, karena dia tidak memiliki hal lain untuk dikerjakan. Hisami harus menempuh jarak yang agak jauh dengan sepedanya, mungkin akan memakan waktu 30 menit jika ia bergegas.
Hari yang menjelang malam biasanya menjadi tanda waktu kerja Hisami sudah usai. Setelah berpamit dia langsung menaiki dan mengayuh pedal sepeda nya.
Di tengah perjalanan .... .
__ADS_1
Mata gadis itu dibuat takjub akan cahaya yang seakan bertabrakan.
"Waahhh... indahnya." Menghentikan laju sepedanya dan menatap lama dua cahaya yang seakan sedang bertabrakan.
Beberapa detik kemudian dua cahaya itu menghilang dan memunculkan seorang laki laki.
Terdengar jelas laki laki itu berkata."Kau sudah berakhir... kejahatan akan ku singkirkan."
Penasaran dan bertanya."Hey, siapa kau? atau apa kau sebenarnya." Mendekati dengan langkah pelan.
Laki laki itu menjawab dan mengaku sebagai makhluk cahaya yang bernama ShilerX. Dia juga mengatakan sekaligus menjelaskan banyak hal dan diantaranya adalah tentang misinya.
Sejenak Hisami tertawa dan tidak percaya. Namun melihat tatapan tajam laki laki itu ketika melihat Hisami membuktikan kebenaran dari kata katanya.
"Kenapa mengatakan padaku? apa tujuan mu yang sebenarnya." Mulai berspekulasi sendiri.
Pertanyaan itulah yang menjadi awal dari terungkapnya Hisami sebagai salah seorang yang terpilih. Dan setelah terungkap ShilerX pun langsung menanyakan."Apa kau menerima takdir itu." Dibalas anggukan pelan oleh Hisami.
Begitulah awal pertemuan Hisami dan ShilerX. Semenjak itu misi ShilerX dibantu teman manusia yakni Hisami Izuzawa.
Sebulan berlalu tanpa ada satupun petunjuk baru tentang keberadaan lima lagi manusia lain yang terpilih.
Di waktu yang hampir senja Hisami dan Akaruku Nul duduk di bangku taman, untuk menghilangkan penat seharian.
Sambil terus memikirkan tentang lima manusia yang belum ditemukan, Akaruku Nul kecewa pada dirinya sendiri. Tapi senyum seorang teman disebelahnya membuat Akaruku Nul semangat kembali.
__ADS_1
Ditambah lagi jika hal telah ditakdirkan maka pasti akan terjadi, itu bisa menjadi dasar sikap optimis dari ShilerX.
"Hisami... Hisami... Hisami."Terdengar seseorang memanggil nama itu berkali kali.
"Halo Zuna."Sapa singkat Hisami
"Apa yang kau lakukan?"
"Aku. aku...(menarik nafas panjang) mencari mu seharian."
Bingun dan bertanya."Kenapa mencari ku?"
"Aku...
Akaruku Nul menyela dan menjawab."Aku tahu kau adalah yang terpilih."
Dialah Sizuna Kawalisa seorang gadis jenius teman sekolah Hisami Izuzawa. Mengapa Akaruku Nul mengatakan Sizuna adalah yang terpilih? dan kalau benar kenapa Sizuna yang terpilih?.
Dua pertanyaan itu sebenarnya Sizuna sendiri yang menjawab, karena Sizuna memilih takdirnya. Walaupun dia bisa saja menolak karena ada takdir lain yang disediakan, yaitu hanya memiliki satu kehidupan.
Percakapan dan perkenalkan diantara mereka membuat tak sadar akan sore hari yang telah berganti malam. Angin dingin berhembus kencang disertai dedaunan yang berterbangan.
Kemudian dengan kata kata. "Aku percaya pada kalian." Shiler X atau Akaruku Nul tersenyum kemudian menghilang bersamaa dedaunan yang berterbangan.
Dua orang manusia yang terpilih ditemukan dengan Batu Permata Plazers mereka dan kemampuan masing masing. Entah kedepannya seperti apa yang jelas mereka berada disisi kebenaran dan akan membelanya.
__ADS_1