
Seminggu berlatih dengan giat akhirnya Hisami dapat bertransformasi menjadi Shiler. Sementara empat teman nya berhasil menguasai teknik bertarung dan serangan khusus, bisa dikatakan Hisami masih berada satu langkah dibelakang teman temannya.
Disiang hari nya saat mereka berlima sedang bersama. Salah seorang dari mereka yaitu Sizuna Kawalisa mengajukan per tanyaan.
"Apakah kalian tahu kapan Shiler Saturnus akan muncul?"
Tentu saja mereka tidak mengetahui jawaban nya, tetapi Hisami mengata kan sekaligus meyakin kan kepada 4 teman nya akan terpilih nya Shiler Saturnus.
Ucapan Hisami di benar kan oleh Akaruku Nul yang tiba tiba muncul dan mengagetkan mereka berlima. Tanpa di sadari dari kejauhan Shiler Saturnus mengawasi mereka dengan tatapan penuh kebingungan.
Beberapa menit kemudian...
Awalnya langit menjadi hitam di susul suara serta kilat dari petir, itu adalah tanda awal kedatangan Dark Shiler.
"Sudah tiba waktunya, "ucap pelan Shiler Saturnus.Sepertinya telah melihat hal yang ia tunggu.
Beberapa saat kemudian muncul sebuah pusaran hitam di langit, disekitaran pusaran itu terdapat petir, dan akhirnya menurunkan 10 Dark Shiler.
Musuh yang dikhawatirkan dan telah diramalkan telah muncul dihadapan ShilerX dan lima manusia yang terpilih.
Dengan hati yang ragu akan kesiapan lima manusia yang terpilih, Akaruku Nul menggambil kemutuskan untuk bertarung sendiri.
Pertarungan di awali dengan tidak seimbang di antara ShilerX dan 10 Dark Shiler yang menyerang secara bersamaan. Pertarungan yang tak seimbang itu hanya bisa di saksikan Hisami dan ke empat temannya.
Lain halnya Hisami yang sangat mengkhawatir keselamatan ShilerX dan merasa tidak berguna.
__ADS_1
Melihat ketidak seimbangan itu Hisami jadi terfikir untuk membantu ShilerX, meski dia sendiri mengetahui ketidak siapan dirinya dalam bertarung.
Pada awalnya Hisami di larang oleh ke empat teman nya untuk bertarung. "Aku tidak bisa diam saja...(tertunduk) melihat pertarungan.Yang bisa membahaya kan nyawa seseorang!" tegas Hisami menanggapi mereka.
"Bukankah kita terpilih sebagai Shiler untuk bertarung, "ucap Hisami lagi.
Kemudian ia menyambung kata katanya dengan sebuah pertanyaan."Apakah kalian takut pada Dark Shiler?"
"Tidak."jawab mereka secara serentak.
Berkat kata kata itu, Hisami berhasil membangkitkan semangat ke empat temannya. Tak salah dia menjadi pemilik Moon Plazers (terkuat dan tidak diketahui batasan kekuatan nya).
Melihat mereka berlima berlari ke arah nya ShilerX bertanya. "Kenapa kalian ingin bertarung?"
"Bertarung adalah takdir kami, "jawab Hisami guna menegaskan akan terpilih nya mereka berlima menjadi Shiler salah satu nya adalah untuk bertarung.
Hal itu dikarena kurangnya latihan dan pengalaman yang membuat mereka bertarung tidak seperti Shiler.
Sehingga ShilerX mengambil inisiatif untuk mengatasi setiap serangan kuat dari Dark Shiler meski, serangan itu tidak ditargetkan pada dirinya.
Bisa dikatakan mereka hanya bertahan, serangan balik pun sangat sulit dilancarkan. Di saat terdesak nya mereka akan kekalahan, di saat itulah Shiler Saturnus menunjuk kan keberadaan nya.
Dengan cepat sepuluh anak panah melesat cepat dari sepuluh penjuru dan hebatnya sepuluh anak panah itu tepat menusuk bagian letak jantung masing masing musuh.
Melihat kejadian itu mereka hanya bisa kebingungan dan bertanya tanya siapa pemilik anak panah tersebut. Meski Hisami telah mengetahui tapi dia tidak mengungkap tentang kehadiran Shiler Saturnus.
__ADS_1
Mereka berterima kasih kepada pemilik sepuluh anak panah itu dengan kata lain mereka berterima kasih kepada Shiler Saturnus.
Hari pun berakhir dengan tenggelam nya matahari dan di ikuti pulang nya mereka ke kediaman masing masing.
Kemudian . . .
Di saat hampir sampai di kediaman nya Hisami merasa ada aura seorang Shiler Saturnus di belakangnya. Tanpa menoleh ke belakang Hisami berucap sambil tersenyum."Aku percaya kamu ada di sisi yang baik."
"Terima kasih untuk hari ini..."ucap pelan Hisami di akhir senyum tipis.
Shiler Saturnus yang sendari tadi mendengar kan merasa kagum, alasannya adalah karena Hisami percaya, serta optimis bahwa Shiler Saturnus ada di sisi kebaikan.
Berpindah ke dimensi BX2...
Sambil menatap langit yang masih sore di dimensi itu ia berbincang dengan teman nya
tentang pertarungan hari ini.
Teman nya Lorean Aiga mengingat kan kejadian dua tahun yang lalu, yaitu suatu kejadian di mana Batu Permata Saturnus Plazer, berhasil di curi oleh seseorang yang menyebut dirinya "Nurs.
Lorean Aiga menyimpul kan dua kemungkinan, yaitu Shiler Saturnus berpihak pada mereka namun juga bisa berpihak pada Nurs. Ditambah kan oleh Lorean Aiga bahwasanya dua kemungkinan itu belum tentu menuju pada kejahatan.
Karena mereka tidak mengetahui tentang
Nurs, walaupun mereka menelusri sejarah Shiler maupun Dark Shiler.
__ADS_1
Dikarena kata Nurs tidak pernah ada jadi dapat disimpulkan, Nurs seperti makhluk yang hidup, namun dirinya tidak pernah tertulis dalam sejarah di masa lalu maupun sejarah yang akan datang.