The Sky Love Story (REVISI)

The Sky Love Story (REVISI)
Ketahuan + Koma


__ADS_3

Setibanya di perusahaan Raharja, Thunder segera mengerjakan berkas-berkas penting meskipun pikirannya sedang tidak bisa tenang karena pembicaraan dengan Dadynya. Ditengah-tengah memeriksa berkas penting, Thunder mengirim pesan pada anak buahnya via Whatsapp


Klan Black Dragons (milik Thunder)


Anda


Kembalikan semua wilayah yang kita rampas kepada klan Secret Lions (milik Sky), terus ikuti pemilik Perusahaan The Dandelions tolong pastikan keselamatan dia! 09.00


Lhart (Black Dragon)


Siap king! 09.00


Hartly (Black Dragon)


Siap king. 09.00


Semua anak buah Thunder menjawab pesan Thunder, setelah memastikan anak buahnya patuh, Thunder kembali fokus ke berkas-berkas. Thunder masih tak habis pikir dengan Dady nya yang tak pernah memikirkan perasaan dia, tak pernah sedikitpun dadynya menanyakan bagaimana kabar dia, bagaimana perasaan dia dan bagaimana hari-hari dia. Dadynya hanya mementingkan perusahaan saja, Dadynya tak menyadari bila sikap seperti itu hanya membentuk pribadi Thunder layaknya 1blis tak berhati. Hari-hari Thunder di penuhi oleh kesepian dan kesedihan, dimata dadynya dia harus tampil profesional bahkan dadynya tak segan-segan menyingkirkan semua penghalang yang ada, termasuk percintaan Thunder yang terakhir kali


*Flash Back On


PoV kamar Dady Raharja*


"Bagaimana? Apakah target sudah melihat kelakuan wanita itu?" Tanya Dady Raharja lewat telepon


"Sudah bos, target sudah melihat dan langsung hadir di hotel XXX!" Ujar anak buahnya


"Bagus, dengan begitu target akan fokus mengelola perusahaan, tanpa memikirkan cinta tak berguna! Terima kasih infonya!" Ucap Dady Raharja


Setelah memutuskan sambungan telepon... Senyum dady Raharja pun mengembang dengan sempurna, dia berhasil menyingkirkan pengganggu konsentrasi anaknya, yaitu mantan pacar Gerald. Tanpa Dady Raharja ketahui, ketika perselingkuhan mantan kekasih Gerald itu terjadi... Gerald sangat terpukul hampir setiap hari mengonsumsi obat-obat tidur dari berbagai pabrik dan kejadian itu menjadi pukulan telak untuk mental Gerald dan itu semua membuat kondisinya drop. Entah dady Raharja tahu atau tidak jika selama ini anaknya sakit keras, tapi sepertinya Dady Raharja tidak mungkin tidak mengetahui kondisi kesehatan anaknya karena sedari dahulu dady Raharja telah memata matai anaknya, seharusnya dia tahu jika selama ini anak nya sering pulang pergi rumah sakit akibat sakit yang di deritanya.


Flash Back Off

__ADS_1


Di karenakan emosi Thunder yang tidak stabil, kepalanya kembali sakit dan tanpa bisa di hindari... Dia kembali pingsan, 30menit sebelum istirahat Gavriel memasuki ruangan Thunder untuk mengajaknya makan siang, namun betapa terkejutnya dia melihat Thunder terkapar tak berdaya. Gavriel pun segera memanggil ambulance untuk membawa Thunder ke rumah sakit, tak lama ambulance datang, Thunderpun segera di bawa ke rumah sakit. Dan betapa terkejutnya Gavriel ketika dokter di rumah sakit tersebut mengenali Thunder


"Tuan Gerald, kenapa bisa seperti ini lagi? Cepat bawa dia ke UGD!" Ujar Sang dokter


Gerald pun di bawa ke UGD untuk ditangani, sedangkan Gavriel sedang tertunduk lemas dan cemas menunggu kabar terbaru dari kondisi Gerald. Setengah jam berlalu, dokterpun keluar dari UGD, Gavriel segera menghampiri dokter tersebut


"Gimana kondisi Gerald dok?" Tanya Gavriell


"Kankernya semakin parah, dan sudah saya tekankan kepada dia jangan stress, karena saya tahu semakin dia stress kanker itu semakin parah." Ujar Dokter


"Hah Kanker dok? Selama ini Gerald tidak memberi tahu aku apapun! Sekarang kondisi dia gimana? Apa dia baik-baik saja?" Tanya Gavriel


"Kondisi Gerald sekarang sedang koma! Dimana keluarganya?" Tanya dokter


"APA DOK KOMA?" Teriak Gavriel


"Iya koma, dimana keluarga pasien?" Tanya dokter


"Pasien harus segera di operasi, tolong tanda tangani surat persetujuan sebelum operasi!" Ujar Dokter


"Baik dok!" Ujar Gavriel


Saat Gavriel hendak menanda tangani surat tersebut, kedua orang tua Gerald tiba-tiba muncul dengan wajah yang panik dan linangan air mata di pelupuk netra ibunda Gerald. Gavriel yang melihat kedatangan mereka pun murka sekali


"Ck ternyata masih ada kepedulian kalian terhadap kakak saya, saya kira kalian berdua tidak peduli pada anak kalian!" Ujar Gavriel sinis


"Jaga ucapan mu anak muda!" Hardik dady Raharja


"Permisi tolong cepat tanda tangani surat persetujuan ini, nyawa pasien dalam bahaya!" Ujar Dokter


Saat Dady Raharja ingin menadatangani surat persetujuan tersebut, Gavriel langsung merebut dan menandatangani surat itu. Setelah mendapatkan tanda tangan dari keluarga pasien, operasi pun segera dilaksanakan. Keheningan dan ketegangan pun tercipta di antara kedua orang tua Gerald dan Gavriel, sampai dering telepon dari hp Thunder memecah keheningan, ternyata yang menelepon adalah "My Mine❤️" dengan ragu Gavriel mengangkat telepon itu

__ADS_1


PoV Telepon


"Hallo selamat siang Thunder, apa kabar? Maaf menganggu, perasaanku tidak enak, kamu baik-baik saja kan?" Tanya seorang wanita di sebrang telepon


"Hallo siang juga, maaf saya bukan Thunder. Emm kamu siapa ya?" Tanya Gavriel


"Lah, Thunder kemana tuan? Kenalkan aku Sky teman Thunder!" Ujar Sky


"Thun...Thunder sekarang sedang koma nona, saya minta doanya ya nona!" Ujar Gavriel


"What, sekarang katakan kalian di Rs mana hiks hiks hiks!" Ujar Sky sambil menangis


"Rumah sakit xxxx, UGD Laven nomor 1!" Ujar Gavriel


"Ok makasih hiks hiks hiks!" Ujar Sky


Telepon pun terputus, Sky pun segera memacu kendaraannya dengan kecepatan penuh karena dia khawatir dengan Thunder. Sedangkan anak buah Thunder yang mengikuti Sky hanya dapat mengumpat karena melihat Sky yang menyetir ugal-ugalan, hanya butuh waktu 10 menit Sky tiba di rumah sakit yang seharusnya memakan waktu 30menit perjalanan, Sky pun segera memakai topengnya dan mencari UGD tersebut. Pada akhirnya, dia menemukan UGD tempat Thunder ditangani. Gavriel yang melihat sesosok wanita berkharisma dan cantik meskipun pakai topeng langsung terkejut dan terpana,begitu pula dengan kedua orang tua Thunder


"Hallo, aku Sky. Bisa jelaskan kenapa Thunder bisa seperti itu?" Tanya Sky sambil menangis


"Oh dia ternyata wanita yang di g1lai oleh anakku, lumayan juga!" Batin Dady Raharja


"Hm kenalkan saya Gavriel orang kepercayaan Thunder, saya baru mengetahui Thunder mengidap kanker parah. Dan sekarang Thunder masih di operasi, mohon doakan dia ya!" Ujar Gavriel


"APA!! THUNDER KANKER! Ya Tuhan kenapa orang sebaik Thunder di berikan cobaan sperti ini hiks hiks hiks!" Isak Sky


Tak lama lampu operasi pun padam menandakan operasi telah selesai, dokter keluar dengan wajah yang sulit di artikan


"Keluarga pasien, maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi Tuhan berkehendak lain! Saudara Thunder telah meninggal dunia!" Ucap Dokter


"APA DOK, TIDAK MUNGKIN THUNDER MENINGGAL! TIDAK MUNGKIN DOK!" Teriak Sky histeris

__ADS_1


Momy Thunder dan Dady Thunder pun tak kalah terpukul dengan Sky, sekelebat penyesalanpun berlalu lalang di pikiran mereka. Mereka sangat menyesal telah menyia-nyiakan Thunder dan merenggut kebahagiaan Thunder, mereka larut dalam pikiran masing-masing. Sampai Sky beranjak dari tempat duduknya pun mereka tak menyadari


__ADS_2