The Sky Love Story (REVISI)

The Sky Love Story (REVISI)
IDENTITAS


__ADS_3

Sky pun keluar dari ruangan, saat dia keluar sudah di suguhkan pemandangan sorot mata tajam nan sinis dari Dady Raharja, beliau tidak menyukai Sky yang dekat-dekat dengan anaknya karena dianggap akan membawa pengaruh buruk bagi kinerja Thunder


"Kau tidak perlu kesini lagi, pergi dari sini!" Ucap Dady Raharja


"Oh, anda pikir saya akan menuruti perintah anda! Tentu tidak wahai pak tua!" Ujar Sky sinis


"Kurang ajar! Pergi dari sini!" Hardik Dady Raharja


"Anda akan menyesal karena mengusir saya, dengar kan baik-baik, Saya Rafflesia Queenara Atmajaya Pratama pemilik Perusahaan The Dandelions dan anak dari Rama Atmajaya Pratama mencabut seluruh modal dan membatalkan kerja sama dengan perusahaan Raharja Grup! Perihal penalti yang harus di bayar silahkan kirim ke email perusahaan, saya akan bayar berapa pun!"Ucap Sky dengan lantang sambil membuka topeng yang dia kenakan


"Apa jadi anda anak dari sahabatku Rama? Kenapa tidak bilang dari tadi!!!!! Maaf kan saya, saya tidak tahu maaf atas kelancangan mulut saya. Maaf kan saya!" Ujar Dady Raharja


"Oh jadi anda sahabat dady saya, karena anda sahabat dady saya baiklah! Saya tidak akan memperkarakan semuanya, ck tak saya sangka dady punya teman sombong sekali!" Ujar Sky


"Maafkan saya nak, oh iya gimana kabar dadymu? Sudah lama tidak berkabar!" Tanya Dady Raharja


"Wait, saya mau menelepon dady dahulu!" Ujar Sky


Sky pun langsung menelepon dady nya dan menyerahkan telepon itu kepada Dady Raharja. Dady Raharja dan Dady Rama pun berbincang bincang sedangkan Sky, dia mengambil kertas, pena dan hp dia satu nya lagi. Sky mulai memutar sebuah musik yang enak di dengar sambil mulai menggoreskan bait puisi


Lagu yang Sky dengar


Berdiri


Ku memutar waktu


Teringat


Kamu yang dulu


Ada di sampingku setiap hari


Jadi sandaran ternyaman


Saat ku lemah saat ku lelah


Ho wo wo


Tersadar


Ku tinggal sendiri


Merenungi


Semua yang tak mungkin


Bisa ku putarkan kembali s'perti dulu


Ku bahagia tapi semuanya hilang tanpa sebab


Kauhentikan semuanya


Ho oh oh


Terluka dan menangis tapi ku terima


Semua keputusan yang telah kau buat

__ADS_1


Satu yang harus kau tahu


Ku menanti kau tuk kembali


Jujur ku tak ingin engkau pergi


Tinggalkan semua usai di sini


Tak tertahan air mata ini


Mengingat semua yang t'lah terjadi


Ku tahu kau pun sama s'perti aku


Tak ingin cinta usai di sini


Harus berpisah ho oh ho


Terluka dan menangis tapi ku terima


Semua keputusan yang telah kau buat


Satu yang harus kau tahu


Ku menanti kau tuk kembali


Ho ho wo oh


Tinggalkan semua usai di sini


Ku tahu kau pun sama s'perti aku


Tak ingin cinta usai di sini


Harus berpisah ho oh


Berharap suatu saat nanti


Kau dan aku kan bertemu lagi


S'perti yang kau ucapkan


S'belum kau tinggalkan aku


Puisi yang Sky buat


GEMERLAP ANGKUH


Dalam gelapnya malam


Ilusi dan imajinasi membuatku tenggelam


Tenggelam dalam bayang kelam masa lalu


Yang merenggut lekukan bulan sabit ku


Masih ku ingat kala itu

__ADS_1


Sesosok akara hitam


Menarikku kedalam kelam


Menyaksikan gemerlap dengan angkuh menatap kejam


Perlahan namun pasti


Sesosok mahluk tak dikenal


Menghunus bela ti tepat di uluh hati


Kembali menghadirkan rasa sesal


Aku kembali tenggelam


Dalam angkuhnya gemerlap malam


Lirih rintih bersenandung di ruang rungu


Atma dan daksa perlahan mulai terpisah dan menyebar


Dan ...


Seongok daksa tanpa atma


Terkulai lemas tak berdaya


Kemudian diam, beku, senyap membiru


Sedangkan


Gemerlap malam yang angkuh


Hanya terdiam dan membisu, tak peduli hentak suara menggemuruh


Netra kian sayu, pandangan berkabut


Dia hanya menatap tanpa keluh


Kemudian


Secercah cahaya datang bersama anila


Mereka memancarkan sebuah cahaya


Perlahan mengembalikan daksa itu dari moksa


Namun


Hari itu melahirkan


Mimpi buruk dan lamun


Kembali menyatu dan merenggut senyuman manis itu


Menjadi seringai kelam dan sinis

__ADS_1


__ADS_2