
Sky pun terus bernyanyi, tanpa dia sadari air matanya luruh ketika melihat Thunder terbaring lemah tak berdaya seperti itu. Sky pun hanya mampu memejamkan mata
"Thunder aku janji bakal balas dendam buat kamu!" Monolog Sky
Setelah itu, Sky pun langsung keluar dari ruangan Thunder. Di luar ruangan lagi-lagi tatapan sinis nan tajam diberikan oleh The Angels kepada Sky, namun Sky tidak pernah mempedulikan tatapan itu. Sky pun langsung melangkahkan kaki menjauh dari ruangan Thunder, Gavriel segera menyusul Sky karena dia khawatir anak buah HG akan kembali menyerang Sky. Saat Sky hendak masuk mobil, Gavriel menahan lengannya
"Sky tunggu, gua antar lu pulang!" Ujar Gavriel
"Tidak perlu!" Ujar Sky
"Tidak ada penolakan oke cantik!" Ujar Gavriel
"Baiklah-baiklah, dasar menyebalkan!" Ujar Sky
Mereka pun langsung masuk ke dalam mobil, hanya ada keheningan yang tercipta dan alunan musik yang mengalun indah
Sering ko tanya, kenapa sa begini?
Ko juga punya hati, pasti ko mengerti ini
Jauh ko dimata sa hanya kenang di hati
Bersandar deng harap!! Sa berdoa
Sa rindu ko yang bikin sa begini
Bukan sa benci tapi karna sa sedih
Lihat ko deng dorang senyum bahagia
Sa tahan rindu disini deng hati susah
Sa harap ko bisa tetap setia
__ADS_1
Jaga hubungan yang tong janji selamanya
Tunggu sa nanti pasti bale sayang
Tunggu sa nanti, pasti datang
Sio sayang ...
Cinta harus kuat dan sabar menunggu
Rindu ini biar sa curhat di lagu
Sedih dan galau datang mengganggu
Biar sa begini tra usah ko ragu
Susah deng dorang yang lihat ko senyum
Sudah ko mengerti atau kah belum?
Sayang tolonglah sa susah disini
Lama tak bersama rindu yang hantui rasa
Peluh bayang bersama angan cuma bisa hati susah
Kini jauh jadi pemisah biar jauh jadi rindu
Lupa jarak yang aku peluk angan tapi tak bisa-bisa
Kadang hati marah senyum juga paksa
Bibir ucap rindu jarak yang buat sa jadi bisu
__ADS_1
Lewat do'a yang sa minta agar cepat sa berjumpa.
Sa coba tepis rindu ini lewat telphone
Tanya kabar hari ini su makan kah belom?
Da bikin apa sama siapa ko dimana sa rindu ko
Sayang e, Siio Sayang e
Suasana pun begitu hening, sampai Gavriel mencoba memecah keheningan dengan mengajak Sky mengobrol
"Sky, aku punya pantu buat kamu!" Ujar Gavriel
"Apa?"
"Ikan hiu nelen badak, hai kamu i love you mendadak!" Ujar Gavriel
"Aku juga punya pantun buat kamu!" Ujar Sky
"Jalan-jalan bersama bang Toto, dijalan bertemu sundel bolong. I love you too, tapi boong!" Ujar Sky
"Jiah Sky ih, kamu tidak peka tau ah!" Rajuk Gavriel
"Lah tidak peka bagaimana Vriel?" Tanya Sky
"Sky, gue tahu lu mungkin tidak akan percaya sama apa yang gue bilang. Tapi ini lah yang gue rasain! Gue cinta sama lu, cinta banget!" Ujar Gavriel to the point
"Lu becanda kan Vriel?" tanya Sky
"No gue ga becanda, tapi ya sudah lupain saja seenggaknya gue udah lega mengungkapkan perasaan gue!" Ujar Gavriel
Sky pun hanya terdiam, tak lama mereka pun tiba di mansion Pratama. Gavriel pun langsung keluar dari mobil Sky tanpa mengucap sepatah katapun
__ADS_1
TBC