
Sky pun langsung menerobos masuk ke dalam ruang UGD untuk melihat keadaan Thunder. Keadaan Thunder begitu mengen4skan, tubuh yang perlahan mulai kaku dengan netra yang terpejam. Sky langsung mendekat dan menggenggam jemari Thunder
"Thunder bangun, aku rindu jangan pergi. Bukankah dahulu kamu pernah bilang mau lihat aku nyanyi oke aku nyanyi sekarang tapi kamu bangun please hiks hiks!" Isak Sky
Sky pun mulai bernyanyi dia menyanyikan lagu "Belum Siap Kehilangan"
Sewindu sudah
Ku tak mendengar suaramu (suaramu)
Ku tak lagi lihat senyumanmu (senyumanmu)
Yang s'lalu menghiasi hariku (menghiasi hariku)
Sewindu sudah
Kau tak berada di sisiku
Kau menghilang dari pandanganku (pandanganku)
Tak tahu kini kau di mana (kau di mana)
Ternyata belum siap aku
Kehilangan dirimu
Belum sanggup untuk jauh darimu
Yang masih s'lalu ada dalam hatiku
Sewindu sudah
Kau tak berada di sisiku
__ADS_1
Kau menghilang dari pandanganku, oh-oh
Tak tahu kini kau di mana, ho-oh
Ternyata belum siap aku
Kehilangan dirimu
Belum sanggup untuk jauh darimu
Yang masih s'lalu ada dalam hatiku
Tuhan, tolong mampukan aku
'Tuk lupakan dirinya
Semua cerita tentangnya yang membuatku
S'lalu teringat akan cinta yang dulu hidupkanku
(Sewindu sudah)
Hu-hu (hu-ha)
Ho-oh
Ternyata belum siap diriku
Kehilangan dirimu
Belum sanggup 'tuk jauh darimu
Yang masih s'lalu ada dalam hatiku
__ADS_1
Tuhan, tolong mampukan aku
'Tuk lupakan dirinya (lupakan dirinya)
Semua cerita tentang dirinya yang membuatku
S'lalu teringat akan cinta yang dulu
S'lalu teringat akan cinta yang dulu
Hidupkanku
Hm-hm
"Thunder bangun ayolah aku mohon jangan tinggalin aku sendiri. Kamu tahu tidak, kalau kamu pergi... Kamu itu udah jahat sama aku hiks hiks aku sudah mulai mencintai kamu, aku tidak siap kalau kamu harus ninggalin aku. Aku mohon Thunder bangun plisss aku mohon hiks hiks!" Isak Sky
Sky pun terus terisak, air mata terus turun membanjiri kedua netra Sky yang indah. Tanpa Sky sadari, jemari Thunder mulai bergerak. Perlahan namun pasti Thunder menggenggam lemah jemari Sky, Sky yang merasakan pergerakan dari Thunderpun langsung menoleh dan betapa terkejutnya dia ketika dia melihat jemarinya tertaut dengan jemari Thunder,Sky pun langsung berlari keluar memanggil dokter
"Dok, pasien kembali dok hiks hiks!" Isak Sky
Suara Sky menghentikan suasana mencekam yang terjadi akibat perang batin yang terjadi dalam diri Gavriel maupun orang tua Thunder
"Sebentar coba saya cek dahulu!" Ujar Dokter
Setelah mengatakan hal tersebut, dokterpun kembali ke dalam ruang operasi. Sedangkan Gavriel, Dady dan momy Raharja hanya menatap Sky dengan datar dan tanda tanya
"Jika kamu mengatakan hal itu untuk menyenangkan hati kami lebih baik hentikan omong kosong ini, dan pergi dari sini." Hardik Dady Raharja
"Omong kosong p4la kau tuan Raharja yang terhormat! Kau tidak akan bisa mengusir saya karena saya tidak akan kemana mana, daripada kau banyak b4cot lebih baik kau diam! Dan satu lagi, berhenti mengusik saya dengan menghadirkan anak buah kau yang tidak berguna itu!" Hardik Sky sambil menatap tajam dady Raharja
"Berani kamu pada saya!" Hardik Dady Raharja
"Oh berani tentu saja, saya Black Sky Dandelion leader klan Secret Lions (milik Sky) tidak takut apapun!" Ujar Sky lantang
__ADS_1
"Om, Sky sudah lebih baik kita menunggu kabar dari dokter!" Ujar Gavriel
Perdebatan itu pun berakhir, sementara itu di ruang operasi....