The Sky Love Story (REVISI)

The Sky Love Story (REVISI)
SAKIT HATI (2)


__ADS_3

"Jika aku tahu cinta semenyakitkan ini, aku tak akan pernah membuka hatiku dan mempercayakan hatiku kepadamu!"


^^^^^^-Black Sky Dandelion^^^^^^


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dalam kondisi hati yang kecewa dan air mata yang terus mengalir, Sky pun beranjak pergi meninggalkan ruang tempat Thunder di rawat. Saat di lobby rumah sakit, dia berpas-pas an dengan Gavriel. Gavriel sangat terkejut melihat kondisi Sky yang sedang menangis sambil berjalan, Gavriel langsung menarik lengan Sky dan membenturkan Sky kedalam dekapannya, Sky yang tidak tahu kalau orang yang menariknya Gavriel, dia langsung menghardik dan meninju Gavriel


Bugh (bunyi tinjuan Sky di perut Gavriel)


"Cari mati lu S3t4n, berani banget mesumin gue!" Hardik Sky


"Sttt Sky ini aku Gavriel, kamu kenapa hm?" Tanya Gavriel


"G...a...v...r...i...e...l maaf aku tidak sengaja meninju mu!" Ujar Sky


"Kamu kenapa? kok nangis? Udah ketemu Thundernya?" Tanya Gavriel


"Huaa Gavriel, hiks hiks hiks Thunder kenapa sih jahat banget sama aku!" Isak Sky


"Kamu kenapa hm? Yuk ketaman yuk!" Ujar Gavriel


Gavriel menuntun Sky ke taman rumah sakit, Gavriel sangat penasaran dengan apa yang terjadi kepada Sky sampai-sampai Sky menangis. Setibanya di bangku taman


"Coba sini cerita sama aku!" Ujar Gavriel


"Arggghhhh B4j1ng4n, S14l4n, lelaki br3ng53k! Kenapa kamu jahat banget sihh hiks hiks, kenapa kamu malah beradu lidah dengan tante l0ntong itu huaaa huaaaa!" Isak Sky


"Siapa yang beradu lidah Sky?" Tanya Gavriel


"Thunder sama nenek lampir itu huaaa!" Isak Sky


"Cup-cup my baby, jangan nangis lagi ya. Sini abang nyanyiin kamu!" Ujar Gavriel


"Aku request lagu nya ya!" Ujar Sky


"Mau lagu apa putri cantik?" Tanya Gavriel


"Tak ingin usai boleh?" Tanya Sky


"Boleh apa sih yang enggak boleh buat tuan putri!" Ujar Gavriel

__ADS_1


Gavriel pun mulai bernyanyi dan suaranya mengundang perhatian banyak pengunjung maupun suster atau dokter


*Berdiri


Ku memutar waktu


Teringat


Kamu yang dulu


Ada di sampingku setiap hari


Jadi sandaran ternyaman


Saat ku lemah saat ku lelah


Ho wo wo


Tersadar


Ku tinggal sendiri


Merenungi


Bisa ku putarkan kembali s'perti dulu


Ku bahagia tapi semuanya hilang tanpa sebab


Kauhentikan semuanya


Ho oh oh


Terluka dan menangis tapi ku terima


Semua keputusan yang telah kau buat


Satu yang harus kau tahu


Ku menanti kau tuk kembali


Jujur ku tak ingin engkau pergi

__ADS_1


Tinggalkan semua usai di sini


Tak tertahan air mata ini


Mengingat semua yang t'lah terjadi


Ku tahu kau pun sama s'perti aku


Tak ingin cinta usai di sini


Tapi mungkin inilah jalannya


Harus berpisah ho oh ho


Terluka dan menangis tapi ku terima


Semua keputusan yang telah kau buat


Satu yang harus kau tahu


Ku menanti kau tuk kembali


Ho ho wo oh


Tinggalkan semua usai di sini


Ku tahu kau pun sama s'perti aku


Tak ingin cinta usai di sini


Tapi mungkin inilah jalannya


Harus berpisah ho oh


Berharap suatu saat nanti


Kau dan aku kan bertemu lagi


S'perti yang kau ucapkan


S'belum kau tinggalkan aku*

__ADS_1


Gavriel pun telah usai bernyanyi, namun para pengunjung meminta dia bernyanyi lagi


"Nyanyi lagi, nyanyi lagi!" Ujar para pengunjung


__ADS_2