
"Jika aku tahu cinta semenyakitkan ini, aku tak akan pernah membuka hatiku dan mempercayakan hatiku kepadamu!"
^^^^^^-Black Sky Dandelion^^^^^^
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dalam kondisi hati yang kecewa dan air mata yang terus mengalir, Sky pun beranjak pergi meninggalkan ruang tempat Thunder di rawat. Saat di lobby rumah sakit, dia berpas-pas an dengan Gavriel. Gavriel sangat terkejut melihat kondisi Sky yang sedang menangis sambil berjalan, Gavriel langsung menarik lengan Sky dan membenturkan Sky kedalam dekapannya, Sky yang tidak tahu kalau orang yang menariknya Gavriel, dia langsung menghardik dan meninju Gavriel
Bugh (bunyi tinjuan Sky di perut Gavriel)
"Cari mati lu S3t4n, berani banget mesumin gue!" Hardik Sky
"Sttt Sky ini aku Gavriel, kamu kenapa hm?" Tanya Gavriel
"G...a...v...r...i...e...l maaf aku tidak sengaja meninju mu!" Ujar Sky
"Kamu kenapa? kok nangis? Udah ketemu Thundernya?" Tanya Gavriel
"Huaa Gavriel, hiks hiks hiks Thunder kenapa sih jahat banget sama aku!" Isak Sky
"Kamu kenapa hm? Yuk ketaman yuk!" Ujar Gavriel
Gavriel menuntun Sky ke taman rumah sakit, Gavriel sangat penasaran dengan apa yang terjadi kepada Sky sampai-sampai Sky menangis. Setibanya di bangku taman
"Coba sini cerita sama aku!" Ujar Gavriel
"Arggghhhh B4j1ng4n, S14l4n, lelaki br3ng53k! Kenapa kamu jahat banget sihh hiks hiks, kenapa kamu malah beradu lidah dengan tante l0ntong itu huaaa huaaaa!" Isak Sky
"Siapa yang beradu lidah Sky?" Tanya Gavriel
"Thunder sama nenek lampir itu huaaa!" Isak Sky
"Cup-cup my baby, jangan nangis lagi ya. Sini abang nyanyiin kamu!" Ujar Gavriel
"Aku request lagu nya ya!" Ujar Sky
"Mau lagu apa putri cantik?" Tanya Gavriel
"Tak ingin usai boleh?" Tanya Sky
"Boleh apa sih yang enggak boleh buat tuan putri!" Ujar Gavriel
__ADS_1
Gavriel pun mulai bernyanyi dan suaranya mengundang perhatian banyak pengunjung maupun suster atau dokter
*Berdiri
Ku memutar waktu
Teringat
Kamu yang dulu
Ada di sampingku setiap hari
Jadi sandaran ternyaman
Saat ku lemah saat ku lelah
Ho wo wo
Tersadar
Ku tinggal sendiri
Merenungi
Bisa ku putarkan kembali s'perti dulu
Ku bahagia tapi semuanya hilang tanpa sebab
Kauhentikan semuanya
Ho oh oh
Terluka dan menangis tapi ku terima
Semua keputusan yang telah kau buat
Satu yang harus kau tahu
Ku menanti kau tuk kembali
Jujur ku tak ingin engkau pergi
__ADS_1
Tinggalkan semua usai di sini
Tak tertahan air mata ini
Mengingat semua yang t'lah terjadi
Ku tahu kau pun sama s'perti aku
Tak ingin cinta usai di sini
Tapi mungkin inilah jalannya
Harus berpisah ho oh ho
Terluka dan menangis tapi ku terima
Semua keputusan yang telah kau buat
Satu yang harus kau tahu
Ku menanti kau tuk kembali
Ho ho wo oh
Tinggalkan semua usai di sini
Ku tahu kau pun sama s'perti aku
Tak ingin cinta usai di sini
Tapi mungkin inilah jalannya
Harus berpisah ho oh
Berharap suatu saat nanti
Kau dan aku kan bertemu lagi
S'perti yang kau ucapkan
S'belum kau tinggalkan aku*
__ADS_1
Gavriel pun telah usai bernyanyi, namun para pengunjung meminta dia bernyanyi lagi
"Nyanyi lagi, nyanyi lagi!" Ujar para pengunjung