
"Kondisi Gerald sekarang sedang koma! Dimana keluarganya?" Tanya dokter
"APA DOK KOMA?" Teriak Gavriel
"Iya koma, dimana keluarga pasien?" Tanya dokter
"Saya keluarganya dok!" Ujar Gavriel
"Pasien harus segera di operasi, tolong tanda tangani surat persetujuan sebelum operasi!" Ujar Dokter
"Baik dok!" Ujar Gavriel
Saat Gavriel hendak menanda tangani surat tersebut, kedua orang tua Gerald tiba-tiba muncul dengan wajah yang panik dan linangan air mata di pelupuk netra ibunda Gerald. Gavriel yang melihat kedatangan mereka pun murka sekali
"Ck ternyata masih ada kepedulian kalian terhadap kakak saya, saya kira kalian berdua tidak peduli pada anak kalian!" Ujar Gavriel sinis
"Jaga ucapan mu anak muda!" Hardik dady Raharja
__ADS_1
"Permisi tolong cepat tanda tangani surat persetujuan ini, nyawa pasien dalam bahaya!" Ujar Dokter
Saat Dady Raharja ingin menadatangani surat persetujuan tersebut, Gavriel langsung merebut dan menandatangani surat itu. Setelah mendapatkan tanda tangan dari keluarga pasien, operasi pun segera dilaksanakan. Keheningan dan ketegangan pun tercipta di antara kedua orang tua Gerald dan Gavriel, sampai dering telepon dari hp Thunder memecah keheningan, ternyata yang menelepon adalah "My Mine❤️" dengan ragu Gavriel mengangkat telepon itu
PoV Telepon
"Hallo selamat siang Thunder, apa kabar? Maaf menganggu, perasaanku tidak enak, kamu baik-baik saja kan?" Tanya seorang wanita di sebrang telepon
"Hallo siang juga, maaf saya bukan Thunder. Emm kamu siapa ya?" Tanya Gavriel
"Thun...Thunder sekarang sedang koma nona, saya minta doanya ya nona!" Ujar Gavriel
"What, sekarang katakan kalian di Rs mana hiks hiks hiks!" Ujar Sky sambil menangis
"Rumah sakit xxxx, UGD Laven nomor 1!" Ujar Gavriel
"Ok makasih hiks hiks hiks!" Ujar Sky
__ADS_1
Telepon pun terputus, Sky pun segera memacu kendaraannya dengan kecepatan penuh karena dia khawatir dengan Thunder. Sedangkan anak buah Thunder yang mengikuti Sky hanya dapat mengumpat karena melihat Sky yang menyetir ugal-ugalan, hanya butuh waktu 10 menit Sky tiba di rumah sakit yang seharusnya memakan waktu 30menit perjalanan, Sky pun segera memakai topengnya dan mencari UGD tersebut. Pada akhirnya, dia menemukan UGD tempat Thunder ditangani. Gavriel yang melihat sesosok wanita berkharisma dan cantik meskipun pakai topeng langsung terkejut dan terpana,begitu pula dengan kedua orang tua Thunder
"Hallo, aku Sky. Bisa jelaskan kenapa Thunder bisa seperti itu?" Tanya Sky sambil menangis
"Oh dia ternyata wanita yang di g1lai oleh anakku, lumayan juga!" Batin Dady Raharja
"Hm kenalkan saya Gavriel orang kepercayaan Thunder, saya baru mengetahui Thunder mengidap kanker parah. Dan sekarang Thunder masih di operasi, mohon doakan dia ya!" Ujar Gavriel
"APA!! THUNDER KANKER! Ya Tuhan kenapa orang sebaik Thunder di berikan cobaan sperti ini hiks hiks hiks!" Isak Sky
Tak lama lampu operasi pun padam menandakan operasi telah selesai, dokter keluar dengan wajah yang sulit di artikan
"Keluarga pasien, maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi Tuhan berkehendak lain! Saudara Thunder telah meninggal dunia!" Ucap Dokter
"APA DOK, TIDAK MUNGKIN THUNDER MENINGGAL! TIDAK MUNGKIN DOK!" Teriak Sky histeris
Momy Thunder dan Dady Thunder pun tak kalah terpukul dengan Sky, sekelebat penyesalanpun berlalu lalang di pikiran mereka. Mereka sangat menyesal telah menyia-nyiakan Thunder dan merenggut kebahagiaan Thunder, mereka larut dalam pikiran masing-masing. Sampai Sky beranjak dari tempat duduknya pun mereka tak menyadari
__ADS_1