
Saat dalam keadaan kosong. Tiba-tiba bunyi dering berdesir dalam kesadarannya. Merit Heavenly Nemesis mulai berjasa, dengan gelombang yang menyerap sisa Qi pertempuran yang menjadi makanan wajibnya. 350 Akupuntur Surgawi juga tanpa sengaja membuka 20 jurang yang menyerap Qi langit dan bumi!
Tiba-tiba gelombang Qi menakutkan memasuki tubuh Huang Chen. Itu seperti banjir bandang dengan gemuruh yang menakutkan.
Bahkan efeknya tidak berhenti disitu saja. Di dunia luar, banyak orang di seluruh dunia merasakan bahwa tiba-tiba Qi langit dan bumi menyusut dan menghilang.
Itu membawa dampak besar dan keterkejutan mengguncang. Bahkan para nenek moyang yang tertidur dalam pengasingan membuka matanya karena terkejut.
Itu berlangsung hanya sepersekian detik, tapi sudah membuat banyak orang bertanya-tanya? Apalagi bagi Benua Api tempat Huang Chen saat ini.
Sudah ada dua peristiwa yang mengguncang benua saat ini. Yang pertama cahaya menyilaukan yang menyinari benua, karena tidak tahu penyebabnya banyak orang yang berspekulasi. Orang-orang menyebut peristiwa itu "Nyanyian Dewi", karena saat peristiwa terjadi memang terdengar suara yang berbeda dari dunia itu sendiri.
Dan kemudian kejadian kali ini. Bahkan orang bodoh pun tahu pasti ada hal besar yang terjadi kali ini. Mereka berpikir apakah ini pertanda sesuatu? Apakah hal buruk akan terjadi pada benua?
Bahkan banyak negara, kerajaan, kekaisaran atau afiliasi lain mengumpulkan orang-orangnya untuk berdiskusi sendiri. Mereka merenungkan dengan serius tentang dua peristiwa besar terjadi kali ini. Bahkan nenek moyang dalam afiliasi tertentu juga keluar untuk ikut berdiskusi dengan apa yang sebenarnya terjadi.
Sebagai kekuatan besar, tentu mereka harus merencanakan dengan peristiwa yang akan terjadi selanjutnya! Masa depan mereka harus diperhitungkan karena baik dan buruknya peristiwa mendatang akan memengaruhi afiliasi mereka.
Namun mereka semua tidak tahu bahwa ini hanyalah peristiwa tanpa sengaja yang disebabkan oleh seorang remaja. Bahkan tidak memikirkan tentang masa depan yang belum tentu benar dengan peristiwa apa? Huang Chen bahkan tidak berpikir bahwa karena dia, itu membuat seluruh dunia geger.
Akan tetapi Huang Chen saat ini tidak tahu tentang kejadian luar yang terguncang karena ulahnya. Dia saat ini setengah sadar dengan tubuhnya yang melayang dan dipenuhi dengan banjir Qi.
Kedua patung sebelumnya yang terbang, tidak bisa mendekati Huang Chen saat ini karena dari naluri mereka, mereka akan hancur berkeping-keping jika terkena aliran Qi.
Sebenarnya kedua patung itu bukan mahkluk hidup, mereka hanya sebuah logam yang bisa bergerak karena kehendak di tubuhnya. Mereka tidak akan mati karena dari awal mereka memang tidak hidup. Hanya, karena sudah terlalu lama kehendak menempati patung, mereka bisa merasakan naluri seorang mahkluk hidup. Meski tidak sempurna, mereka bisa berkomunikasi.
Kekurangannya mereka tidak memiliki emosi dan perasaan, meski patung itu saling membantu, itu tidak murni dan hanya sekedar mekanisme.
Saat sekian detik berlalu, seluruh Qi di dunia menurun tiba-tiba dan bergegas masuk ke dalam Huang Chen. Bayangkan saja seberapa banyaknya Qi yang masuk dalam tubuhnya, meski hanya beberapa detik, tapi itu adalah Qi seluruh planet yang diserap! Bukankah tak terbayang?
Namun bagi 20 jurang meridian, itu mampu diserap habis-habisan seperti menuangkan segelas air dalam mulut.
Setiap titik-titik meridian menghasilkan rune yang bertulis karakter-karakter tertentu dengan gaya tulisan Pinyin. Tulisan itu mengambang mengelilingi Huang Chen seperti membantu dalam penyerapan.
Dalam lautan jiwa Huang Chen, dia seperti mengingat setiap kenangannya di semua kehidupan yang diputar cepat. Huang Chen merasa dirinya kembali lagi dan merasakan setiap kebahagiaan, kesenangan, rasa sakit dan berbagai hal lainnya.
Dia tidak menyangka bahwa dia sudah sejauh ini? Sudah berapa tahun dia hidup? Dalam arti tertentu, berapa jumlah tahun kehidupan yang dia lalui?
Bagi orang lain, kematian adalah rasa takut dan hal yang paling tidak diinginkan, mereka sangat tidak mau karena dengan kematian maka itu adalah akhir dari segalanya? Itu tentu demikian karena saat jiwanya lenyap, maka dia akan hilang (tidak ada). Itu ketakutan naluriah karena setelah hilang, tidak ada lagi tanda keberadaan, tidak ada yang tahu apa yang terjadi?
Meski mereka kenal konsep siklus putaran roda nasib, jiwa mereka tidak akan lagi terhubung dengan jiwa sebelumnya alias lembaran baru. Orang-orang terdekat di kehidupan jiwa sebelumnya, akan menghilang menjadi orang asing.
Kadang Huang Chen berpikir? Bagaimana jika musuh yang terbunuh, jiwanya melakukan siklus roda nasib dan melahirkan anakmu sendiri? atau bahkan menjadi kekasihmu sendiri?
Bukankah itu keajaiban alam semesta?
Banyak orang mengejar Dao karena satu alasan "Keabadian", itu adalah sifat alami karena mereka ingin memiliki hidup panjang atau bahkan abadi. Karena ketakutan mereka terletak pada ketiadaan jiwa (lenyap).
__ADS_1
Namun untuk Huang Chen, Kematian atau lenyapnya jiwa adalah cita-citanya sejak lama. Dia sudah lelah... Untuk seorang mahkluk fana seperti dia yang tidak bisa mati (lenyap), keabadian adalah keajaiban sekaligus kutukan.
Dia sangat kesepian seolah-olah seluruh mahkluk di dunia ini tidak nyata. Bahkan dia merasa, tidak ada setiap mahkluk di alam semesta yang mengerti tentang dia. Dia merasa terjebak di dalam sebuah kubah besar yang tidak akan pernah keluar dari zona itu sendiri.[1]
Huang Chen pernah mempelajari tentang keabadiannya. Tapi dia tidak pernah menemukan petunjuk sama sekali? Meski dia memiliki Harta Surgawi Samsara Whell yang digunakan untuk reinkarnasi terakhir kali berkat temuan barang kekasihnya, lalu bagaimana menjelaskan tentang reinkarnasi Huang Chen sebelumnya?
Di empat kehidupan awal, Huang Chen mampu bereinkarnasi tanpa Roda Samsara[2]. Mengapa itu terjadi? Tidak ada yang tahu?
Siapa Aku?
Keabadian?
Sejak awal waktu, Huang Chen ingin mencari jawaban ini?
Maka dari itu, tujuan awalnya yang tak pernah tergantikan adalah mencari jawaban dari Surga? Apa dibalik rahasia Tirai Surga? Nyata dan tidak nyata, apa tujuan hidup ini?
Saat pikiran Huang Chen dalam kekacauan. Golden Embrio yang tertidur membuka matanya. Mata itu penuh dengan kedalam misteri yang tidak bisa diartikan, wujud balitanya semula, kini telah berkembang menjadi besar layaknya anak berumur 2 tahun.
Hal yang menakjubkan adalah sosoknya yang menyerupai Huang Chen itu sendiri, namun itu dalam bentuk anak kecil. Rambutnya yang poni berwarna seperti kaca perak yang memantulkan warna-warni setiap kali, kulitnya yang putih pucat seperti porselen yang dingin.
Dia yang tertidur di atas pohon ciptaan dia sendiri, tiba-tiba memancarkan cahaya unik dari matanya…
Buzzt…
Gemuruh menggelegar saat ini sinar menyerang Dantian Huang Chen. Saat itu Bola Inti Dantian yang terbentuk mengkloning dirinya sendiri dan dikirim ke kepala Huang Chen. Namun itu sangat kecil, hanya sebesar biji cinnabar dibandingkan dengan yang di perut yang sebesar semangka. Meski begitu, dalam artian tertentu, Inti Dantian seukuran semangka bisa menampung layaknya lautan samudera Qi yang luas.
Karena pengaruh Golden Embrio, sumsum tulang Huang Chen dibangun kembali dan memiliki warna emas cemerlang karena menggunakan cangkang telur Janin Emas sebelumnya sebagai landasan.
Bang…
Saat itu terobosan mulai bergema dari dantian utama Huang Chen, dia telah melewati Alam Batin Tengah untuk naik ke Alam Batin Akhir. Namun sebelum melanjutkan prosesnya…
Dantian sekunder di kepala Huang Chen juga menerobos.
Alam Dasar Pertama…
Alam Dasar Kelima…
Alam Dasar Ketujuh…
Alam Dasar Kesembilan…
Itu terus melonjak bahkan tidak ada tanda-tanda berhenti walau celah ke setiap alam sangat besar. Inti Emas sedikit demi sedikit muncul dan akhirnya berkembang yang menunjukkan proses menuju Inner Realms sukses.
Alam Batin Pertama…
Alam Batin Kedua…
__ADS_1
Alam Batin Ketiga…
…
Setelah akhirnya persimpangan dari Alam Batin Tengah ke Akhir, itu berhenti di Alam Batin Keenam. Setelah proses dantian sekunder berhenti, giliran dantian utama yang bergema.
Alam Batin Tujuh…
Alam Batin Delapan…
Alam Batin Sembilan…
Itu terus menerobos sampai di ambang batas Alam Jiwa.
Karena untuk mencapai Soul Realms seseorang harus memiliki kekuatan jiwa yang ditempa kuat. Itu mengkhususkan untuk membentuk modal awal agar saat sampai ke Alam Roh, Spirit Paragon akan mampu berkinerja dengan baik.
Setelah membentuk Inti Emas pada Inner Realms dan memperkuat dantian, pada Soul Realms itu akan membentuk jiwa spiritual yang kuat untuk membuat kesadaran praktisi lebih luas. Presepsi dengan alam mulai dimengerti oleh praktisi, dan itu satu langkah awal lebih maju pada Dao tertinggi.
Tanpa kesulitan, dengan bantuan Golden Embrio, kesadaran spiritual Huang Chen sudah lebih dari cukup bahkan sudah melampaui batas ambang. Hanya masalah waktu sebenarnya saat Huang Chen ingin menerobos ke Soul Realms.
Tiba-tiba gemuruh terjadi akibat fluktuasi fenomena Huang Chen yang menerobos. Seluruh tempat itu bergetar, bahkan getaran ini bisa dirasakan di lapisan luar planet. Inti Bumi[3] yang bergetar membuat planet juga tidak ketinggalan.
Seluruh dunia dilanda gempa yang membuat sekali lagi orang-orang menjadi ketakutan. Bahkan akibat gempa itu, lautan disisi beberapa benua mengalami tsunami yang hebat.
“Oh! Dewa… A—apakah ini akhir dunia? ”kata seseorang yang ketakutan.
“Ini… Apa yang akan sebenarnya terjadi? ”orang yang cukup berani mengajukan pertanyaan.
“Oh, Budhha yang maha pemurah… tolong redakan amarah anda, ”seorang biksu dengan rendah berdoa sambil bersujud.
“Penyelamat! penyelamat akhir akan datang! ”pendeta yang memegang salib berteriak sambil menyanyikan pujian.
“Apakah ada harta karun ilahi yang muncul? ”seorang ahli penggarap nakal bergumam.
“Apakah seorang menerobos ke tingkat yang lebih tinggi? ”kaisar dinasty besar mengerutkan kening duduk di tahtanya.
Setiap orang di seluruh penjuru dunia bertanya-tanya dengan apa yang sebenarnya terjadi? Mereka menunggu dan mengantisipasi hal apa yang akan terjadi.
Banyak orang yang bingung dan ketakutan, tapi juga ada orang yang tetap tenang dan menunggu situasi. Para warga manusia biasa yang banyak mengalami ketakutan, banyak bangunan mereka yang rubuh dan tidak sedikit pula yang menderita korban.
Namun anehnya, tidak ada yang mengalami kematian atau luka berat. Itu adalah hal misteri yang tidak akan bisa diungkapkan atau dipecahkan. Mungkin secara sederhana itu adalah Karma nasib.
Gulir untuk melanjutkan!
(A/N)
[1] Aku mencoba memikirkannya dan terjebak akan hal itu. Jika kamu pernah membaca novel "Omniscient Reader's Viewpoint", jika kalian memahami karakter Yoo Joonghyuk mungkin kalian akan paham. Btw, itu novel yang bagus yang tidak bisa ditebak alurnya.
__ADS_1
[2] Roda Samsara/Roda Reinkarnasi, salah satu dari Nine Heaven Treasures. Mampu melakukan siklus reinkarnasi bagi pengguna yang mengaktifkan, harta yang selalu melekat pada jiwa. Dalam ajaran Budha, Samsara adalah sebuah keadaan tumimbal lahir (kelahiran kembali) yang berulang-ulang tanpa henti.
[3] Dalam artian tertentu planet itu bukan "Bumi" dan Aku hanya memainkan kosakata karena akan aneh rasanya jika menggunakan kata "planet" terus menerus, seperti kata; Langit dan Bumi. Akan jauh lebih aneh jika menjadi Langit dan Tanah, mencoba menghindari kata "Bumi" karena planet itu bukan bumi, bukan cara yang baik dan menjadi penyebutan yang kurang bijak.