Tiba Tiba Nikah

Tiba Tiba Nikah
calon besan


__ADS_3

sesampainya diruang tamu zahra dan sang bunda menata minuman dan makanan yang mereka bawa.


"mari silahkan diminum" ucap sang bunda


"trimakasih loh jeng ranti.. jadi repot2"ucap mama sinta


"ga papa ko jeng cuma air minum aj ga repot sama sekali ko.."


setelah obrolan ringan papah danu kini mengutarakan niat mereka untuk melamar zahra sebagai menantunya.


"jadi begini pa arya, sebelumnya saya sekeluarga meminta maav karena merepotkan kluarga bapa.."


"ah tidak usah sungkan pa danu.."


"pa arya seperti yg bapa tau kalo putra semata wayang saya ini ingin melamar nak zahra sebagai calon istrinya.. kalo bapa mengiziinkan insyaallah lusa kita percepat lamaranny lalu seminggu kemudian kita antar putra putri kita kejenjang pernikahan. bagaimana pa arya? "ucap papah danu.


"begini pa danu, saya tidak bisa menjawab semua perkataan bapa.. mungkin akan saya serahkan sepenuhnya kepada putri saya zahra untuk menjawab."


"bagaimana zahra apa km menyetujuinya?" tanya mama ranti.


cukup terkejut untuk zahra karena rencana awalnya seminggu lagi baru lamaran ini malah lusa..

__ADS_1


"eemm.. saya terkejut tante,om.. karena sebelumny om dan tante bilang lamaranny semingguan lagi tapi ternyata jadinya lusa.. ya? " jawab zahra


"iya zahra maav ya karena nenek ny zahdi harus segera opresi kesingapur akhir bulan ini .. jadi rencana ini kita percepat saja. toh makin cepat makin baik zahra.."ujar mama sinta


"tapi.." ucap zahra terputus


"km meragukan ketulusan saya zahra?" zahdi yang sedari tadi diam mulai angkat bicara untuk meyakinkan zahra.


"zahra sya tau ini pertemuan yg cukup singkat. tapi sya pastikan pernikahan ini bukan pernikahan yang singkat apalagi hanya didasarkan hawa nafsu. niat saya tulus dari hati lillahita'ala.percayalah zahra cinta akan tumbuh seiring kita saling bersama." zahdi mulai mengeluarkan ceramah2 kecil nya


"bagaimana zahra? mama harap km tidak keberatan".lanjut mama sinta


"eemm.. bismillah sya menerima ny ma.." ucap zahra mulai mantap setelah zahdi meyakinkan hatinya.


"ah jeng berhubung sudah waktunya makan malam,mari kita makan malam sepertinya semua sudah siap makan malam sama2.."ucap sang bunda


"waahh.. jeng tambah ngerepotin aj pake masak2 segala loh.."


"aahh ga repot sama sekali jeng sinta.. zahra kan ikut bantu2 saya .."


"oya.. menantu idaman banget nak zahra ini udah cantik,pinter,jago masak,mandiri,sederhana,sopan.. wah paket lengkap mantu idaman. pantes aj zahdi gas poll takut diambil orang kyanya.." ucap mama sinta panjang lebar.

__ADS_1


dan semua orang tertawa bahagia kecuali zahra yang mukanya memerah seperti kepiting rebus..


Dimeja makan..


" waahh jeng ini masakannya enak banget loh.." ucap mama sinta antusias


"ah ini masakan rumahan biasa aja ko jeng sinta.."


"oya?? berati jeng ranti ini jago masak.. kapan kapan kita masak bareng ya.. sekalian sya mau belajar resep masakan ini jeng.."


"boleh boleh banget ko jeng.."jawab bunda ta kalah antusias


"oya nak zahdi,gmn masakan zahra ? enak atau asin mungkin?" goda bunda ranti.


"oh enak ko bun.. apa pun yang zahra siapkan untuk saya, saya percaya pasti enak karna dy pasti menyiapkan yang terbaik buat saya.." ciee.. malah ngerayu nih zahdi.. tambah merah ga tu wajahny zahra..


"eehh nak zahdi bisa aja mujinya.. bisa terbang nanti zahra loh.." goda bunda


"iihh apaan sih bun.." zahra mulai kesal karna malu.


setelah selesai makan malam bersama mereka kembali berbincang ringan ditaman belakang rumah karna disana ada saung kecil yang pas buat ngobrol ngobrol santai.

__ADS_1


sedangkan zahra dan zahdi memisahkan diri tak jauh dari saung disana ad kolam ikan yang tepiannya ad meja kecil dan dua kursi mereka mengobrol disana.


__ADS_2