Tiba Tiba Nikah

Tiba Tiba Nikah
obrolan calon pengantin


__ADS_3

ditepi kolam


"ra, apa keputusan kamu sudah mantap?" zahdi membuka pembicaraan.


"eemm.. sebenarnya ad yang mau aq tanya ke kamu.."


"apa itu?"


"masalah usia kita, zahdi km kan lebih muda 3thun dari aq.. bagai mana menurut km?"


"apa usia lebih muda atau lebih tua itu menjadi masalah buat mu zahra?" tanya balik zahdi.


"diluar sana banyak wanita yang lebih muda dari usia mu atau seumuran dengan mu.."


"lalu apa masalahnya ra? yang mau menikah itu kita kan bukan wanita diluar sana.."


"ah bukan itu maksudnya.. kalau suatu saat ad gadis yang lebih muda hadir diantara kita bagaimana? sedangkan pernikahan ini belum ad cinta diantara kita."


"ra, walaupun saya bukan lelaki yang sempurna atw bukan laki laki impian km untuk menjadi seorang suami bagi mu, percayalah saya tidak akan mungkin melirik apa lagi menyentuh yang bukan halal bagi saya ra.."


"eemm.. tapii.."

__ADS_1


"ra,pernikahan ini bukan mainan ra.. saya hanya ingin menikah sekali seumur hidup saya.."


"yaa.. itu juga yang aq inginkan.."


"untuk itu cobalah km percaya saya ra.. insyaallah saya akan berusaha menjadi suami yang baik dan akan berusaha memenuhi semua kebutuhan km lahir batin ra.." zahdi masih meyakinkan zahra


"tapi aq bukan wanita sempurna, apa aq pantas ?"


"zahra, saya yang memilih km dan meminta km jadi istri saya.. walaupun belum ad cinta, tapi hati saya sangat mantap memilih km ra.."ucap zahdi tulus


"lalu bagaimana dengan kuliah km dan pekerjaan km? apa km bisa membaginya sementara dirumah nanti km sudah punya istri?" tanya zahra lagi


"saya akan berusaha adil ra.. karna pendidikan,pekerjaan dan istri itu semua penting buat saya dan saya akan bertanggung jawab penuh atas semua yang saya jalani. bahkan km tidak perlu bekerja diluar ra saya rasa saya mampu menafkahi keluarga kecil kita nantinya."


"km tau ra? agama kita menganjurkan jika seorang istri itu lebih baik dirumah dari pada diluar? tapi km jgn khawatir sya akan mengizinkan km bekerja tapi diperusahaan saya tidak untuk ditempat lain."


"kenapa ?" tanya zahra bingung


"karna saya mau km nantinya berada dalam pengawasan saya karna km tanggung jawab saya setelah nanti kita menikah ra.. dan juga saya mau km membantu mengurus perusahaan kecil sya".


"heemm.. gitu ya.."

__ADS_1


"apa masih ad yang mau km tanyakan atau ad yang masih mengganjal difikiran mu.. katakan saja ra , saya mau km bisa percaya saya dan tidak ad lagi ragu difikiranmu terhadap saya."


"kayanya cukup. aq tinggal tunggu pembuktian aj dari semua kata kata km td"


"saya akan membuktikannya ra.. saya janji"


"oya boleh kita bertukan nomer hp?" pinta zahra


"astagfirullah.. kenapa saya ga kepikiran dari kemarin ya.."


"kepikiran apa?"


"yaa tukeran nomer hp lah.. selama beberapa hari ini saya cuma pakai filling aj kalo mau ktmu km ra.."


"nih masukin nomer hp km" zahdi menyerahkan hpnya kepada zahra agar zahra mengisi nomer ponselnya di ponsel zahdi


"udah ni. nanti km bisa whatshapp atw telp saya ya"


"ok.. oy sekalian nomer bunda sma ayah ya.."


"boleh nanti aq kirim y soalny aq ga hafal nomer ayah sama bunda"

__ADS_1


"ok nanti aq telp km pas dirumah biar km g lupa"


tak terasa waktu sudah malam.. keluarga zahdi pun berpamitan untuk kembali kerumah mereka.


__ADS_2