
pukul 04.30 zahdi menunaikan ibadah sholat subuh sendiri karena zahra masih tertidur. setelah sholat, hp zahdi berdering. segera ia keluar kamarnya untuk menemui tangan kanan sandy yang khusus diperintahkan sahndy untuk menemui tuannya. ternyata ia dan sandy sudah merencanakan sebuah kejutan kecil untuk zahra. seikat bunga mawar yang cantik zahdi pesan khusus untuk ia persembahkan pada zahra. dan anak buah sandi sudah menyiapkan dan menghias meja makan untuk zahra dan zahdi sarapan pagi bersama di rooftop hotel. setelah semua beres zahdi tdk langsung turun untuk menjemput zahra namun yang akan turun menjemput zahra adalah anak buah sandy.
didalam kamar zahra yang sudah bangun dari tdr nya segera menunaikan ibadah sholat subuh karena terburu2 ia tdk memperhatikan dmn sang suami berada. setelah menunaikan ibadah sholat subuh.. matanya mulai mencari dmn sosok sang suami berada.
" dmn dy ya?" tanya zahra dalam hati
" sepagi ini dh ga ada.. katnya mau ke rumah nenek.. apa batal ya?" gumam zahra. namun tiba2 terdengar bel pintu diluar kamar nya.
" syp ya pagi2 buta? jangan2 wanita semalam.. tapii.. dy kan ga tau kamar kita.. atau itu zahdi ya.." ucap zahra bergumam sendiri.
namun saat membuka pintu ternyata dugaanya salah. yang datang bukanlah sherly atau pun zahdi tapi itu anak buah sandi.
" selamat pagi nyonya zahra."
" iya pagi.. anda syp ya?" tanya zahra penasaran.
" saya diperintahkan tuan zahdi untuk menjemput nyonya zahra."
" kmna ya?" tanya zahra lagi
" mari ikuti saya menyusul tuan zahdi "
" baiklah" dengan masih memakai piama tdr zahra pun tanpa ragu mengikuti kemana anak buah zahdi itu berjalan untuk menemui zahdi.
sesampainya dirooftop hotel zahra disambut oleh zahdi dengan seikat mawar merah yang indah dan dekorasi romantis yang dipersiapkan zahdi untuknya.ta lupa pula menu sarapan kesukaan zahra pun sudah tersedia dimeja yang diperuntukkan hanya untuk mereka berdua.
" trimakasih anton" ucap zahdi pada anak buahny.
__ADS_1
" sama2 tuan saya permisi" ujar anton seraya undur diri dari tempat itu.
" silahkan duduk sayang.." ujar zahdi mempersilahkan zahra untuk duduk.
" terimakasih.."
zahra begitu bahagia diperlakukan seperti ini oleh sang suami.
" kita sarapan dulu yuk" ajak zahdi.
" heemm.."
mereka pun mulai memakan makanan yang sudah dipersiapkan zahdi khusus untuk nya.
" untuk apa km lakukan semua ini?" tanya zahra
" ko malah nanya balik sih"
" ini hadiah kecil untuk mu sayang.."
" aq blm ulang tahun knp km kasih hadiah?" tanya zahra pura2 kesal padahal dalam hati ia sangat bahagia.ia tau ini salah satu cara zahdi untuk meyakinkan bahwa ia sungguh mencintai istrinya.
" aq tdk perlu menunggu istriku ulang tahun untuk memberikannya hadiah.. bahkan setiap hari pun aq ta keberatan memberimu hadiah2 kecil sayang"
" hemm.."
" dan satu lagi km harus selalu ingat zahra bahwa km adalah satu2 nya istri ku.. aq mencintaimu, sekarang dan seumur hidupku. jadi biarlah jika ada kerikil2 yang menghampiri kita, karena itu akan membuat hubungan kita makin erat"
__ADS_1
" maav.. " hanya itu kata2 yang keluar dari mulut zahra. ia ta bisa berkata apa2 lagi selain itu.
" kau tau sayang? aq senang sekali saat km cemburu seperti ini.. "
" oo.. jadi km mempermainkan aq? "
" demi allah bukan seperti itu zahra.."
" lalu?"
" cemburu mu itu salah satu tanda bahwa km mulai mencintai aq sepenuhnya.. dan aq sangat bahagia.."
" tetaplah mencintaiku zahra.. karna aq tak akan bisa kehilangan dirimu."
zahdi pun bangkit dari tempat duduknya dan mengulurkan tangannya pada zahra. zahra pun ikut bangkit dari tempat duduknya, zahdi memeluk erat tubuh zahra.
" terimakasih.." ucap zahra
" tak perlu berterimakasih sayang.. kau istri ku.. sudah kewajiban ku untuk membahagiakan mu"
setelah puas berpelukan..
" kita kembali ke kamar yuk.. bukannya kita mau kerumah nenek sekalian berpamitan karena kita mau kesemarang besok?" ajak zahdi.
" iya yuk.. aq pikir kamu lupa.."
" semua yang berhubungan dengan mu ga mungkin aq lupa"
__ADS_1
setelah kembali ke kamar, mereka bersiap untuk berangkat kerumah nenek sekalian berpamitan karn bsk mereka akan ke semarang mengunjungi nenek zahdi.