Tiba Tiba Nikah

Tiba Tiba Nikah
pertemuan


__ADS_3

siang ini..


di resto cafe 99 zahdi tengah meeting dengan klien nya. Namun disisi meja lain alya tengah menunggu zahdi menyelesaikan meetingnya.


alya 💌" assalamualaikum mas.. Aq ada dimeja 17"


zahdi 💌" wa'alaikumsalam, tunggu sebentar ya nanti aq kemejamu"


alya 💌" iya mas. ."


Setelah membalas pesan dari alya, zahdi pun mengirimkan pesan pada sang istri..


zahdi 💌" assalamualaikum sayang.."


namun sang istri tak kunjung membalas pesan yang dikirimkan oleh suaminya.


" ah mungkin masih dijalan" ujar zahdi meyakinkan dirinya sendiri.


disisi lain, zahra tengah dalam perjalanan menggunakan taxi online namun terjebak kemacetan karena berbarengan jam makan siang jadi perjalanan sedikit macet, itu membuatnya khawatir sampai sampai ia tidak mendengar bahwa hp ny tengah menerima pesan masuj dari sang suami.


Di resto cafe 99..


zahdi tengah menyelesaikan meeting dengan kliennya. Ia pun menghampiri meja dimana alya tengah duduk menunggunya.


zahdi " assalamualaikum al.."


alya " wa'alaikumsalam..silahkan duduk mas" jawab alya dengan wajah berseri.


zahdi " maaf membuatmu menunggu"


alya " ah tidak masalah mas.. oya mas mau pesan sesuatu?"


zahdi " coffe dulu aja ya.. "


alya " baiklah alya pesankan dulu ya.."


sememtara alya memesankan coffe untuk zahdi, zahdi menyempatkan diri menghubungi zahra yg tak kunjung datang.

__ADS_1


tuutt... Tttuuutt...


zahra" assalamualaikum mas.."


zahdi " wa'alaikumsalam.. Alhamdulillah km angkat jg telfon ku"


zahra " ah maav mas aq masih dijalan kejebak macet karena ini kan jam makan siang kantor dan berbarengan jg dengan pulangnya beberapa anak sekolah.."


zahdi " ga papa sayang.. oya ini alya dah sampe duluan, jd aq sedang duduk bersama alya nanti km langsung aja ke meja 17 ok"


zahra " iya mas.."


zahdi " hati hati dijalan sayang.. Assalamualaikum"


zahra " wa'alaikumsalam.. "


Zahra merasa bersyukur memiliki suami seperti zahdi yang selalu mau berbagi kabar tentang apa yg ia lakukan selama ia diluar rumah, dan selalu perhatian padanya.


Kembali keresto caffe 99..


alya sedang berjalan menuju meja dimana zahdi menunggunya dengan membawa secangkir coffe pesanan zahdi.


zahdi " trimakasih al"


alya " mas ga mau pesan makan?"


zahdi " setelah ini ya.."


alya" baiklah.."


zahdi meminum coffe yang dipesankan alya untuknya.


zahdi" oya km mau bicara apa al" tanya zahdi langsung pada intinya.


alya " eemm.. Aq mau tanya tentang kita mas" jawab alya sambil menundukkan kepalanya.


zahdi " km kan masih dalam penyembuhan al, bagaimana kalau bsk aq atur jadwal bertemu dokter spesialis untuk berkonsultasi masalah kesehatanmu dulu, setelah itu kita bisa bicarakan lagi tentang ini"

__ADS_1


alya " alya udah merasa sehat mas.. Dan alya ga mau terkatung seperti ini.."


zahdi " aq janji setelah bertemu dokter kita akan bicarakan lagi masalah ini ya.."


alya " apa.. Mas malu ya karena alya sekarang punya kekurangan?"


zahdi " mas tdk pernah membeda2kan pertemanan al.. Kita sdh kenal sejak kecil, jadi aq ga mungkin berfikiran seperti itu".


alya " tapi mas.." ucapan alya terpotong


zahdi " udahlah.. Km ga perlu memikirkan hal hal yang menjadi beban pikiran km al.. Cukup pikirkan kesehatan mu dulu".


bertepatan dengan selesainya ucapan zahdi, zahra pun tiba dimeja dimana sang suami dan alya tengah duduk.


zahra " asaalamualaikum.." sapa nya ramah


zahdi " wa'alaikumsalam.. sialahkan duduk zahra"


alya " loh km.." ucap alya nampak bingung


zahdi " maav al saya mengundang zahra, karena saya ingin meminta bantuannya untuk mengatur pertemuan dengan dokter yg akan memeriksamu besok karena kebetulan dokter itu adalah paman zahra ."


alya " ooh.. Begitu.."


zahra " maav ya jadi mengganggu waktu makan siang kalian nih aq. ." ujar zahra diiringi tawa ringan.


zahdi " tudak masalah zahra, karena saya memang membutuhkan bantuan km, tolong aturkan jadwal dengan paman mu agar alya bisa memeriksakan kesehatannya ya.. Saya dengan paman mu adalah dokter terbaik disini"


zahra " insyaallah nanti zahra coba menghubungi paman. Dan segera akan zahra kabari uztadz nanti"


zahdi " terimakasih zahra.."


alya " terimakasih juga zahra.. Mohon bantuannya ya.." ujar alya


zahra " ah jangan sungkan uztadz.. alya.. Saya senang membantu selama saya bisa"


zahdi " ah zahra, apa km sdh makan siang? Mari kita makan siang bersama"

__ADS_1


zahra " iya uztadz.. Terimakasih.."


Mereka pun makan siang bersama sambil membicarakan hal hal ringan untuk mengalihkan pembicaraan yang akan alya bicarakan mengenai hubungannya dengan zahdi. Karena zahdi dan zahra sudah sepakat akan menjawab pertanyaan alya dengan sejujurnya setelah bertemu dokter dan mengetahui keadaan alya nanti.


__ADS_2