
sesampainy dihotel semarang..
" kita sudah sampai hotel tuan" ujar pak supir travel
" oh ya baiklah"
saat menoleh kesamping kanannya ternyata zahra masih tertidur dibahu zahdi.
" sayang.. bangun dulu yuk kita udh sampe hotel" ucap zahdi dengan lembut.
" eemm .. ya.. baiklah.."
" kita turun yuk.." ajak zahdi
" heemm.."
" pa tolong barang2 kita turunin ya.." pinta zahdi
" baik tuan"
setelah turun dari mobil mereka menuju meja receptionist.
" selamat sore tuan ad yang bisa dibantu.." sapa sang receptionist
" tolong kamar atas nama zahdi lukito"
" mohon tunggu sebentar"
" oh ok"
2 menit kemudian..
" kamar presidential suite no.179 lantai 6 atas nama pak zahdi lukito " ucap sang receptionist
" iya betul mba.."
" bisa minta tolong kode booking dan identitasnya pak.."
" ah ini mba.."
" mohon menunggu sebentar pak "
__ADS_1
" iya"
" baik, ini kartu akses masuknya pak dan mohon tunggu sebentar nanti biar diantarkan oleh petugas kami.."
" baiklah saya tunggu dikursi tamu ya.."
" baik pa .. ada lagi yang bisa kami bantu?"
" tidak ad terimakasih mb saya tunggu disana ya.."
" baik pa terima kasih sudah bersedia menunggu.."
zahdi dan zahra pun duduk menunggu petugas hotel yang ditugaskan untuk mengantarkan mereka menuju kamar yang mereka sewa.
" selamat sore .. dengan tuan zahdi?" ucap sang petugas.
" ah iya betul pa.."
" mari silahkan saya antarkan kekamar tuan"
" baiklah.."
mereka pun segera menuju lift. dan tak lama kemudian pun mereka sudah didepan pintu kamar.
" sama2 pa saya permisi dulu kalo butuh sesuatu silahkan hubungi kami..mari pak.." ucap petudag dengan sopan
" yuk masuk.." ajak zahdi kpd zahra
" iya yuk.. capek banget perasaan ga ngapa2in "
" yaa mungkin krn tidurnya keganggu terus jadinya kya capek.."
" aq kekamar mandi duluan y mas"
" yaudah sana mas mau taro koper kita dulu"
setelah membersihkan diri zahra nampak jauh lebih segar dari sebelumnya. kini giliran zahdi yang kekamar mandi sedangkan zahra yang merasa lapar, segera ke dapur bersih yang ad dikamar nya untuk membuat mie instan.
setelah selesai mandi zahdi tertarik dengan aroma mie instan yang zahra masak. segera zahdi menuju dimana aroma mie itu berada.
" hheemm.. kamu masak?" tanya zahdi sesampainya didapur
__ADS_1
" engga.. aq bikin mie instan km mau?"
" ternyata ini aroma mie instan? tapii.. ga baik yank makan mie instan.."
" kan ga setiap hari mas.. km mau ga?"
" aman kan?" tanya zahdi ragu
" gni aja deh 1 mangkok ini kita makan ber dua ok?"
" ok.. itu akan jauh lebih enak.."
" ada2 aj km"
semangkuk mie sudah siap disantap. zahdi pun lahap saat zahra dengan sabarnya menyuapi sang suami sampai mie tak tersisa.
setelah memakan mie berdua, mereka duduk bersama sambil menonton tv.
" mas aq tdr duluan ya.." ucap zahra
" yaudah sana, mas mau cek email dr sandi dulu nanti mas nyusul ok"
" heemm.."
sepeninggalan zahra, zahdi membuka leptop yang ia bawa selalu kmna pun ia pergi. zahdi mulai serius membuka email kiriman sandi dan segera mempelajarinya.
dua jam sudah zahdi sibuk dengan leptopnya, kini semua sudah ia pelajari dan sudah ia balas semua email masuk, baik dari sandi atau sekertarisnya santi.
zahdi pun segera membereskan semua pekerjaannya dan bangkit menuju kasur king size nya yang nyaman itu.
" eemm.. mas.." eluh zahra saat tangan zahdi yang tadinya memeluk mulai nakal.
" ya.. tdr lah.. mas disini ko"
" tangan km ini loh.."
" knp?"
" eemmhh.." eluh zahra semakin menjadi2
" satu kali ya.."
__ADS_1
" aq ngantuk banget nii.."
" nolak suami dosa sayang.." ucap zahdi mulai membuka kancing piama yg zahra pakai. daann.. terjadilah yang terjadi..