
sesampainya diresto, zahra dan zahdi sudah melihat sherly duduk di meja yang ia pilih sendiri.
" assalamualaikum sherly.." sapa zahdi
" ah wa'alaikumsalam uztadz zahdi.. mari silahkan duduk.." ujar sherly. ia sengaja memilih meja makan yang hanya ada dua kursi. namun, zahdi ta kehabisan akal, ia segera mengambil kursi yang ad sisamping zahra dan meletakkanny untuk zahra duduk.
" makasih mas" ucap zahra saat zahdi memberinya tempat duduk.
" sama2 sayang.."
tampak wajah sherly mulai kesal. karena apa yang ia harapkan ta sesuai harapannya.
" eemm.. uztadz mau makan apa?" tanya sherly
" zahra, km mau pesan apa?" bukannya menjawab pertanyaan sherly tp zahdi malah bertanya pada zahra.
" sherly, menurut kamu menu enak apa ya yang enak diresto ini?" tanya zahra pada sherly
" emm apapun pesanan uztadz saya pasti suka."
jawab sherly seakan menguji kesabaran zahra.
setelah beberapa sentilan sentilan kecil antara zahra dan sherly.. makanan yang mereka pesan pun akhirnya datang. dan mereka pun makan dengan santai.
" ehem.. sherly katakan apa yang ingin km bicarakan sama sya?" tanya zahdi
" eeemm boleh kita bicara berdua saja uztadz?"
" maav sherly , saya suadah beristri dan saya tdk mungkin bicara hanya berdua dgn km krn kita bukan muhrim"
shngguh kata2 zahdi itu sangat membuat hati sherly tercabik cabik. dan semakin membenci sosok zahra.
" baiklah kalo begitu uztadz sepertinya pembicaraan yang akan saya sampaikan sudah tidak penting lagi, tapi perlu uztadz ketahui saya tdk akan menyerah selagi saya mampu. saya permisi.." ucapan sherli diiringi kepergiannya meninggalkan zahra dan zahdi dimeja makan.
__ADS_1
" loh ko malah pergi sih dy mas"
" udah lah biarin aja.."
" tapii.. kita kan harusnya menjelaskan secara baik2 sama sherly kan mas. .?"
" udah lah.. biarkn dy begitu dulu nanti kalo ad kesempatan lagi kita bicarakan baik2 sama dy ok"
" hheemm.. baiklah"
" kita kembali ke kamar aja atau mau jalan2?" tanya zahdi
" kekamar aja deh mas bsk kn pagi2 kita berangkat jadi mending kita istirahat aja"
sesampainya dikamar..
" huufftt... sayang aq kekamar mandi dulu y.." ucap zahdi
setelah keluar dari kamar mandi untuk membersihkan wajah dan berganti pakaian zahdi menuju tempat tdr king size nya yang nyaman, sedangkan zahra yang sudah berganti pakaian tdr sedang membersihkan wajahnya didepan meja rias. saat sudah selesai, zahra melihat sang suami tengah tertidur. zahra pun menyusul sang suami ke tempat tdr untuk beristirahat.
" wangi banget km sayang.." ucap zahdi saat zahra mulai merebahkan tubuhny disamping zahdi.
" tiap hari jg aq wangi.. kmnya aja ga sadar" ucap zahra
" km sengaja menggoda aq ya.." goda zahdi semakin mendekatkan tubuhnya dan memeluk zahra dari belakang.
" mulai deh.."
" mulai apa coba.. masa peluk istri sendiri ga boleh sih.." ucap zahdi semakin mempererat pelukannya sambil menciumi kepala zahra.
" maass.. bisa lepasin? aq ngantuk nih.. bsk kalo kesiangan gmn?"
" kalo kesiangan yaudah berangkat siang jg gpp sayang.." ucap zahdi mulai menciumi sekujur tubuh zahra.
__ADS_1
" maass.." eluh zahra
" mas izin ya.. ini bulan madu kita kan.." tangan zahdi mulai membuka kancing piyama yang dipakai zahra. entah dimenit keberapa mereka berdua sudah ta memakai sehelai benang pun. setelah beberapa lama mereka pun mencapai puncaknya..
" trimakasih sayang" ucap zahdi sambil mencikum kening zahra dan memeluk tubuh polos sang istri.
" heemm.. lepas dulu ya.. aq mau bersih2.." ucap zahra namun, zahdi enggan melepas tubuh polos zahra yang kini menjadi candu baginya.
" tdr lah dulu sayang.." ucap zahdi lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka yang tdr sambil berpelukan.
" aq mencintaimu zahra ku.."
" mas.. aq.."
" tdr lah jgn km pikirkan hal2 yang tdk penting, yang penting adalah hubungan kita sekarang aq tak kan melepaskan mu apapun alasannya" ucap zahdi yang seakan tau ketakutan yang zahra khawatirkan.
malam semakin larut, zahdi yang tertidur,masih memeluk tubuh zahra yang polos. namun zahra terbangun saat merasakan sesuatu dibawah sana mengeras tepat berhadapan dgn miliknya.
" ada apa sayang?" tanya zahdi yang merasakan bahwa zahra bergerak.
" emm.. anu.. ituu.."
" mas ga tau sayang km begitu candu buat mas.."
" eemm.. tapi.. mas.."
" mas izin sekali lagi ya.." bujuk zahdi .
" menolak suami dosa loh yank.." ujar zahdi lagi.
dan.. terjadilah ronde ke 2.
sampai akhirnha mereka mencapai puncak bersama2.. setelahnya zahdi memeluk zahra kembali dengan tubuh polosnya dan tertidur.
__ADS_1