
saat kepergian Viona, Krisna kembali memasuki ruangan teks sana dengan wajah dinginnya.
" Apa kau mengadu kepada momiku? "tanya Krisna sambil memegang tengkuk dagu vexana.
" titi titi tidak tuan "ucap vexana dengan Gentar.
" Dengarkan Aku baik-baik ngadu kepadamu momiku aku nggak segan-segan akan menghukum serta menganiaya mu!!! gertak Krisna
" Saya tidak berani tuan"lirik vexana
"Ya Tuhan apakah suami seperti ini yang harus aku pertahankan, Apakah dia pantas untuk dipertahankan."ucap vexana dalam hatinya.
" nanti ada klienku yang akan mengadakan rapat di rumah ini, berpura-puralah menjadi istri yang baik kau mengerti "ucap Krisna dengan nada tinggi.
" Mengerti tuan"ucap vexana
" Sekarang ganti bajumu dengan baju yang lebih mahal dan bagus aku tidak mau melihatmu menggunakan baju murahan ini lagi " ucap Krishna dengan sinis.
" Tapi ini Bajunya sudah bagus "ucap vexana dengan polosnya Krisna kembali memegang dagunya dan menjambak rambutnya
" Dengar anak pembunuh tidak akan pernah suka dengan apa yang kau kenakan karena aku membencimu "ucap Krisna dengan lantang.
__ADS_1
" Permisi tuan ini baju yang ada pesan "ucap asistennya yang baru datang dengan cepat vexana mengumbar senyumnya seperti tidak terjadi apa-apa.
" Pakai baju itu itu "ucap Krisna lalu meninggalkan vexana. setelah kepergian dari Krisna mengeluarkan air matanya dan segera menggunakan pakaian yang telah diberikan oleh krisna setelah menggunakan pakaian vexana dijemput oleh Kepala pelayan untuk segera menuju ke ruang tamu. setelah sampai di ruang tamu vexana disambut baik oleh klien.
" Selamat siang Nyonya "ucap salah satu klien
" Selamat siang juga tuan silakan dilanjutkan Saya akan mengambil beberapa cemilan untuk kalian "ucapkan a langsung meninggalkan mereka semua untuk menuju ke dapur dan mengambil beberapa cemilan. setelah menyajikan beberapa cemilan dan minuman vexana disuruh duduk di samping Krisna.
"Duduklah di sini" ucap Krisna. vexana pun mengangguk dengan senyum manisnya
Setelah beberapa jam akhirnya rapat tersebut selesai dan seluruh klien telah kembali ke rumah masing-masing
" Tunggu bersihkan dulu sepatuku " ucap Krisna sambil menaikkan kakinya di atas meja. dengan cepat vexana langsung mengambil tisu untuk mengelap sepatu Krisna.
" Siapa suruh kamu mengelap dengan tisu Aku mau kamu mengelap denganbaju yang kau kenakan "ucap karena malas debat pada vexana mengelap menggunakan bajunya kemudian Krisna menyuruhnya duduk di pangkuannya.
"Duduk di sini dulu" ucap Krisna menunjuk pangkuannya
Veksana hendak menolak namun dengan cepat Krisna menariknya hingga tersungkur di pangkuannya
"Kau berani sekali melawan ku, perintahku adalah hal yang harus kau turuti "ucap Krisna lalu me**mat bibir vexana dengan kasar mau gimana lagi hanya bisa menerima kekerasan yang di dilakukan oleh Krisna.
__ADS_1
Setelah puas Krisna mendorong keras Veksana hingga membuat dia Hampir terjatuh namun di ditangkap oleh Kepala Madrid yang kebetulan ada di sekitar sana.
" Pergi kembali ke kamarmu "ucap Krisna dengan keras dengan cepat vexana berlari menuju ke kamarnya karena ketakutan. di kamarnya vexana mengunci diri lalu menangis sedu
" Ayah ibu Apakah benar kalian melakukan ini Lalu apakah aku yang harus menanggung semua ini kenapa kenapa aku Kenapa aku tidak mati bersama kalian aku tidak masalah melayani suamiku tetapi aku tidak suka dengan caranya Ya Tuhan segerakanlah kau menunjukkan kuasa"ucap sana sambil menangis didalam doanya nya
.
.
.
.
.
.
.
Hallo ingat ya berkomentar yang bijak,Boleh ngasih saran dan Kritik ingat juga bahasanya ya,Author akan terima semua Kritik saran yang baik dan pasti aku jadiin referensi,Kalau ada salah kata dan penulisan Maaf ya 🖤🔊Author cuman manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah hehehe lebay kan😉🙏🏻🙏🏻1
__ADS_1